Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
142. Informasi Alam Angin


__ADS_3

Tentu pria yang juga prajurit istana kehancuran tersebut merasa terhormat bisa melihat langsung dan berbicara dengan kaisar kehancuran.


Bagaimana pun sekarang Lin Tian adalah idola setiap orang di alam kehancuran, maka dari itu jika di kalangan para pemuda siapapun yang benar-benar dapat berbicara dengan Lin Tian pasti akan sangat bangga meskipun itu hanya satu kalimat saja.


"Jadi berita apa yang kamu dapatkan?" tanya Lin Tian dengan santai.


Pria itu pun menceritakan informasi yang dia dapat dari kelompok bayangan kehancuran, para kultivator yang di tugaskan untuk mencari dan mencoba mengumpulkan semua informasi penting di alam langit itu.


Tentang informasi tersebut itu adalah masalah yang terjadi di alam angin, dan semua yang terjadi di alam angin pun di ceritakan oleh pria itu dengan nada tenang dan tidak terburu-buru.


Hanya semua orang penting di sana menjadi serius saat mendengarkan apa yang terjadi di alam angin tersebut, mereka tidak menyangka kalau masih ada yang berani mencuri mayat dari tuan muda kedua alam angin.


Di antara mereka Lin Tian sedikit lebih tenang dan dia pun menghela nafas berat setelah mendengarkan semua laporan yang terjadi itu, dia menduga kalau itu bukan kelompok yang sama dengan kelompok naga Phoenix dan kemungkinan ada cerita di balik kelompok tersebut.


"Kamu boleh kembali" ucap Lin Tian memerintahkan pria itu pergi dari aula.


Pria itu pun mengangguk dan dengan hormat keluar dari aula besar itu, dia merasa senang bisa menjadi penjaga pintu aula hari ini karena biasanya sangat jarang dia bisa melihat dengan jelas sosok kaisar Kehancuran apalagi berbicara dengan dirinya secara langsung.


Di dalam aula Lin Tian dan yang lain diam mereka tidak ada yang berbicara karena mereka sekarang benar-benar penasaran dengan siapa musuh mereka sebenarnya? apalagi mereka yang telah lama tinggal di alam langit tidak pernah menemukan kejadian seperti ini sebelumnya.


Mereka langsung memandang Lin Tian yang masih diam duduk dengan tenang di tahtanya, terlihat dia juga sedikit serius sebelum menghembuskan nafas berat.


Dia berfikir tidak perlu memikirkan hal ini untuk sekarang, karena semua yang dia inginkan pasti cepat atau lambat akan muncul satu persatu termasuk siapa musuhnya yang sebenarnya.

__ADS_1


"Kalian semua tahu tentang diriku bukan?" tanya Lin Tian kepada para ahli disana, semua orang disana mengangguk tentu mereka tahu identitas Lin Tian yang sebenarnya.


"Kalian mulai lah melatih para generasi muda dan bawahan alam kehancuran kita, karena mungkin saat aku kembali dari alam bawah kita mungkin akan terlibat dalam pertempuran yang lebih berbahaya dari sebelumnya" jelas Lin Tian dengan tatapan serius kepada mereka.


Apa yang di katakan Lin Tian bukan tanpa alasan, itu di karenakan kemungkinan di alam bawah siapa dia sebenarnya pasti akan terungkap maka di saat itu dia sudah tidak bisa lagi menghindari masalah besar itu.


Mendengar ucapan Lin Tian semua ahli kuat disana langsung mengangguk setuju, mereka harus benar-benar siap dengan hal itu karena mereka telah mengikuti Lin Tian dan sudah mengakhi Lin Tian sebagai kaisar mereka, maka mereka pun siap mempertaruhkan hidup mereka untuknya.


"Tapi kaisar, apakah anda yakin hanya ingin pergi sendiri?" tanya Kepala keluarga Gu kepada Lin Tian.


Lin Tian menggelengkan kepalanya karena memang dia kali ini pergi sendiri tapi sebelum itu dia harus membawa kucing berandalan itu bersama dengannya, karena Bai kecil pernah ke alam bawah jadi dia bisa membantunya untuk beberapa hal saat disana.


"Aku ingin kalian jangan katakan hal ini kepada istri-istriku yang cantik itu, jika sampai kalian mengatakannya termasuk ayah mertua maka mungkin leluhur empat keluarga kalian siap memukul pantat kalian" ucap Lin Tian mengingatkan mereka dengan tegas.


Mereka sangat jelas kalau empat leluhur tua itu sangat lah menghormati Lin Tian, dan jika sampai ada keturunannya yang membuat masalah ataupun tidak mematuhi perintah Lin Tian maka nasib mereka pasti sudah jelas.


"Tentu tidak terkecuali dengan yang lain, mungkin setelah Bai kecil kembali atau naga kecil selesai dengan hukumannya aku mungkin tidak bisa bertanggung jawab apa yang akan terjadi nanti kepada barang-barang berharga kalian." tambah Lin Tian dengan senyum di wajahnya.


"Hik!" semua petinggi itu pun tidak dapat berkata apapun, mereka tidak takut akan kekuatan Bai kecil atau naga kecil tapi mereka takut akan benda berharga mereka menghilang secara tidak langsung.


Dan meskipun setelah itu mereka tahu siapa yang mencurinya maka mereka tidak akan dapat berbuat apa-apa, apalagi dengan Bai kecil dan naga kecil yang memiliki kekuatan besar melebihi mereka.


Hal yang bisa mereka lakukan setelah kehilangan benda mereka tentu hanya menangis menyesal setelah itu, dan juga kalau bukan Lan Jingyi memperingati naga kecil agar tidak mencuri benda para petinggi di istana kehancuran maka nasib mereka mungkin sama dengan yang lain.

__ADS_1


"Tenang saja kaisar, mulut kami tertutup rapat" ucap salah satu dari mereka.


"Iya! bahkan jika tiga permaisuri bertanya kepada kami, kami tidak akan pernah mengatakannya" tambah yang lain satu persatu meyakinkan diri mereka kepada Lin Tian.


"Kalau begitu bagus, kalian benar-benar keluargaku yang baik" ucap Lin Tian memuji mereka sambil tersenyum senang.


Mendengar kata-kata Lin Tian semua yang disana terdiam, apa yang membuat mereka terdiam adalah kata keluarga dari Lin Tian itu di karenakan mereka jelas kalau apa yang di katakan Lin Tian itu benar-benar tulus dari hatinya.


"Itu kaisar? apakah pantas bagi kami di sebut keluarga oleh mu?" tanya Salah satu menteri yang bekerja di bawah Lan Jingyi.


"Kenapa tidak? kita disini bersama duduk berbicara untuk melindungi dan jug mengembangkan alam kehancuran kita, dan kita juga hidup di tempat yang sama meskipun aku tidak lahir di sini tapi aku adalah kaisar kalian, memang kita tidak memiliki ikatan darah tapi kita memiliki satu ikatan untuk alam kita ini itu sudah cukup menjadikan kita keluarga!" ucap Lin Tian dengan serius.


Mendengarkan penjelasa Lin Tian semua orang disana tidak dapat menjawab lagi, dan mereka langsung sadar kalau kaisar mereka ini adalah orang yang baik kepada orang-orangnya sendiri dan kejam kepada semua musuhnya atau musuh orangnya sendiri.


Selama mereka berbuat baik dan tidak melenceng dari apa yang di fikirkan Lin Tian maka selama itu meskipun itu sulit maka Lin Tian pasti akan tetap melindungi mereka walaupun mungkin musuh mereka adalah dewa langit sekalipun.


"Kami akan tetap setia kepada kaisar, baik hidup dan mati!"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2