
BOOMM....
"hahaha, ini adalah karyaku yang luar biasa" ucap pria bertopeng memandang monster di depannya yang masih terikat oleh rantai aneh.
Dia awalnya mengambil tubuh tuan muda kedua alam angin lalu menggabungkan dengan sel yang ada di mayat monster yang dulu pernah dibunuh oleh Bai kecil. Ternyata dia lah yang mengambil mayat monster tersebut dan menjadikannya sebagai bahan percobaan untuk membuat pasukan darahnya sendiri.
"Dengan ini pasti tidak akan ada lagi yang berani melawanku, hahaha" pria itu tertawa gila karena merasa semua usaha yang dia lakukan telah berjalan dengan mulus.
"Baiklah, saatnya membersihkan alam bawah. Saat semua beres dan aku menguasai alam bawah maka selanjutnya negeri langit! hahahaha, tahta kaisar langit hanya untukku" ucap pria tersebut dengan tertawa bahagia saat memikirkan rencana yang di buat akan berhasil.
Akhirnya setelah melihat percobaan yang dia buat dengan puas, dia pun perti dari ruangan yang terbilang cukup gelap tersebut dengan wajah bahagia.
Tapi satu yang tidak dia tahu, sesaat dia berbalik kedua kelopak mata tuan muda angin itu bergerak sedikit dan untuk sementara tubuhnya mengeluarkan aura jahat yang luar biasa. Karena itu hanyalah sesaat tentu orang bertopeng itu tidak mengetahui hal itu dan masih tetap berjalan keluar dengan senang.
"Jaga tempat ini dan jangan biarkan satu pun masuk" ucap pria bertopeng kepada bawahannya.
"Baik tuan" ucap penjaga tersebut.
Swishh...
"Tuan, rencana kita membunuh Nan Yong gagal" ucap sosok hitam yang tiba-tiba muncul di hadapan pria bertopeng sambil berlutut.
"Apa yang terjadi? bukankah semua rencana harusnya berjalan dengan baik?" tanya Pria bertopeng dengan aneh.
__ADS_1
Pria itu pun menjelaskan kalau semuanya telah gagal, bahkan tim yang di kirim kesana pun telah menghilang tanpa jejak yang jelas karena itulah dia berfikir kalau kemungkinan mereka telah mati di bunuh oleh kelompok jenderal Nan.
"Kembalilah, semua rencana tetap berjalan sesuai yang kita rencanakan! dan masalah Nan Yong tidak mati itu tidak masalah sekarang karena dia cepat atau lambat tetap akan mati karena saat kita menyerang bagian timur itu yang pertama kali kita hancurkan" ucap pria bertopeng dengan tenang.
Pria misterius itu pun dengan hormat mundur dari sana setelah melaporkan semua yang terjadi di alam bawah kepada tuannya, sedangkan pria bertopeng masih dengan tenang tersenyum di dalam topengnya.
"Sepertinya kita tidak bisa terlalu lama lagi, jika tidak segera di mulai baik aku menguasai alam bawah atau aku ketauan oleh mereka itu akan sangat merepotkan" ucap pria itu menghilang dari ruangan yang ada di depannya itu.
......................
Di perbatasan timur baik Lin Tian, nan Yong dan Jenderal Yun sedang berdiskusi di ruangan mereka, disana hanya mereka bertiga yang ada membahas masalah jembatap darah dimana para monster darah itu bermunculan.
Setiap hari mereka akan menerima kabar dari pengintai yang mereka tempatkan di luar, dan mereka akan membahas apa yang harus mereka rencanakan setelah semua untuk mencegah atau menghilangkan hama di alam bawah ini.
"Jika itu benar maka setiap orang yang mati rohnya akan melewati jembatan dan secara otomatis mengubah mereka menjadi monster darah bukan?" ucap Jenderal Yun dengan serius memandang peta di depannya.
Nan Yong terlihat masih diam karena dia masih bingung dengan semua yang terjadi dengan jembatan darah, apa yang di katakan Lin Tian jelas adalah berita bagus untuk empat pasukan jenderal tapi meskipun mereka tahu apa jembatan itu tetap saja tidak akan menyelesaikan masalah mereka.
"Apa aku perlu mengajak tigta jenderal lainnya kesini?" tanya Nan Yong.
"Tidak, kita belum tahu siapa di antara para jenderal yang berkhianat dan jika sampai apa yang kita rencanakan ketauan oleh pengkhianat itu maka semuanya akan hilang percuma" jawab Lin Tian serius kepada Nan Yong.
Nan Yong tiba-tiba tersadar lalu hanya dapat menghela nafas berat, berita tentang apa yang terjadi di alam langit sudah membuat dia kaget dan beberapa hari yang lalu Lin Tian mengatakan kalau salah satu dari jenderal besar berkhianat kalau bukan karena Lin Tian percaya kepadanya maka Nan Yong mungkin tidak akan tahu masalah ini sampai sekarang.
__ADS_1
Dan saat dia akan mengatakan kepada ayahnya masalah ini, Lin Tian meminta dia jangan pernah sekalipun mengatakan hal itu kepada orang lain apalagi jenderal besar Nan karena itulah dia pun tetap diam dan hanya jenderal Yun yang mengetahui masalah itu.
"Tuan Tian, di antara tiga jenderal kita bisa bekerja sama dengan jenderal Zao Bi!" ucap Jenderal Yun setelah banyak pertimbangan.
Lin Tian Diam, memang benar di antara tiga jenderal orang yang dapat dia percayai adalah jenderal Zao lalu jika memang maka untuk bekerja sama dengan Zao Bi itu juga mungkin tapi masalahnya sekarang adalah di sisi Zao Bi masih ada beberapa mata-mata yang membuat Lin Tian sedikit kerepotan.
Berbeda di sisi Nan Yong yang semua mata-matanya telah berhasil di musnahkan oleh mereka dalam beberapa hari ini, dan juga pasukan disini sudah mulai kembali di perkuat sejak semua racun di para jenderal tingkat menengah dan tinggi telah hilang.
"Paman Yun, Nan Yong, aku memiliki ide! aku ingin kalian melakukan sesuatu untukku" ucap Lin Tian serius.
Keduanya mengangguk lalu mulai mendengarkan apa yang di rencanakan Lin Tian dengan serius, saat Lin Tian mulai merencanakan semuanya ada kekaguman di wajah jenderal Yun, dia tidak menyangka kalau pemuda ini dapat dengan mudah membuat rencana setelah mengetahui semua situasinya dengan baik.
"Satu hal! jangan katakan kepada mereka kalau pasukan kita telah kembali pulih! dan paman Yun harus diam-diam bersembunyi serta dengan tegas mengatakan semuanya kepada yang lain agar tidak mencolok!" ucap Lin Tian tegas.
"Kami mengerti, tapi saat mereka berkumpul apa yang akan kamu rencanakan?" tanya jenderal Yun yang lebih paham dengan rencana Lin Tian sebelumnya.
Lin Tian hanya tersenyum, dia sudah mempunyai rencana sendiri untum masalah tersebut karena apa yang di katakan oleh Nan Yong dalam beberapa hari bantuan dari alam lain akan datang maka itu akan membuat semuanya berjalan dengan baik.
Yang harus di lakukan pertama kali adalah menghancurkan tumor di sekitar mereka dulu, lalu baru menyelesaikan masalah dengan monster darah kalau tumor ini tidak hilang baik dia sendiri ataupun bergabung dengan seluruh alam tidak akan dapat menyelesaikan masalah alam bawah ini.
"Aku tentu akan sedikit bermain di sana saat itu" ucap Lin Tian dengan tenang.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...----------------...
...****************...