Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
91. Pengkhianatan


__ADS_3

"Begini...!"


Lin Tian mulai menceritakan apa yang terjadi degan Sheng Chu'er kepada Wanita Zu atau di panggil Zu Fi'er.


Dia menceritakan awal mula kenapa Sheng Chu'er bisa begini tentu Lin Tian tidak menceritakan semuanya yang terjadi setelah dia jatuh ke bawah tebing.


Setelah mendengar semua itu Zu Fi'er terdiam untuk beberapa saat, dia lalu memandang Sheng Chu'er dengan serius.


Mata roh nya di ambil? dan dia menjadi seperti ini karena racun? di lihat itu mungkin bukan racun biasa sesuatu yang membuat seseorang dapat kehilangan atau mengingat masa lalu nya yang menyedihkan hal ini...


"Aku kurang mengerti dengan Situasi Sheng Chu'er, bagaimana jika aku mencoba memeriksa denyut nadinya?" tanya Zu Fi'er.


"Chu'er biarkan Saudari Zu memeriksak denyut nadi mu yah" ucap Lin Tian membujuk Sheng Chu'er.


"Tidak! dia jahat..! jangan biarkan dia menyentuhku" balas Sheng Chu'er menolak langsung.


Lin Tian dan yang lain benar-benar tidak mengerti dengan semua ini, dia dan Hei Son saling mengangguk lalu pada akhirnya Lin Tian langsung membuat Sheng Chu'er pingsan.


Setelah Sheng Chu'er pingsan baru lah Zu Fi'er bisa memeriksa keadaan Sheng Chu'er.


"Benar! ternyata ini racun mimpi" ucap Zu Fi'er.


"Racun mimpi?" ucap Lin Tian bingung.


Zu Fi'er menjelaskan apa itu racun mimpi, racun itu terbuat dari bunga mimpi yang sangat kuat, di campur dengan beberapa racun yang bisa di bilang memperkuat efeknya.


"Ini? sudah kuduga!" ucap Zu Fi'er.


Sekarang dia mengerti kenapa roh mata milih Sheng Chu'er bisa menghilang, dengan menggunakan racun mimpi tuan muda angin mencampurkan sebuah formasi kecil ke dalam racun itu yang berfungsi menarik roh milik Sheng Chu'er langsung ke suatu wadah.


Teknik ini juga adalah tekhik terlarang yang bahkan sudah hilang sejak zaman dulu, mendengar penjelasan dari Zu Fi'er wajah Lin Tian menjadi jelek.


Dia tidak menyangka kalau tuan muda angin itu bahkan bukan hanya tertarik pada tubuh Sheng Chu'er tapi juga pada matanya.


"Orang ini harus mati!" ucap Lin Tian dengan tegas.


Hei Son dan Zu Fi'er mengangguk setuju, karena mengambil roh mata secara paksa akan membuat efek samping atau cidera serius kepada si pemilik bahkan mungkin kematian.

__ADS_1


Untung saja efek samping yang di hadapi Sheng Chu'er hanyalah hilang ingatan akibat racun mimpi dan kehilangan sifat aslinya untuk sementara waktu.


"Sekarang kita harus menyembuhkan diri dulu, dan mari bersama mencari istana itu setelah semua orang sembuh" ucap Lin Tian.


"Iya! dan soal istana kalian tenang saja aku sudah tahu posisinya" jelas Hei Son.


Mendengar itu Lin Tian dan Zu Fi'er mengagnguk, sekarang mereka tidak perlu bersusah payah mencari istana tersebut, dan mereka dapat memulihkan diri dengan tenang.


Setelah beberapa hari semuanya menuju ke tempat istana berada, anehnya saat rombongan Lin Tian sampai di tempat itu tidak ada yang terjadi.


Bahkan di depan istana Lin Tian dan yang lain melihat banyak kelompok dari berbagai alam yang sedang menunggu pintu masuk kedalam istana itu.


"Aneh? kemana perginya orang-orang itu?" fikir Hei Son.


Bukan hanya Hei Son tapi yang lain juga berfikiran aneh, karena menurut dari sikap orang-orang misterius itu pasti mereka akan memasang formasi atau menyerang disini.


Tapi....


Tidak ada satupun orang misterius yang di temukan oleh mereka, bahkan terlihat kalau tempat ini sangat damai dan hanya sedang bersabar menunggu pintu istana itu terbuka.


"Duh..dug...dug...!"


Dia melihat sekelilingnya dan menemukan tuan muda dari alam angin, Lin Tian tidak melihat ada sesuatu yang aneh dari tuan muda alam angin itu dan kelompoknya.


"Saudara Tian! ini bukan saatnya untuk bertarung dengan dia" ucap Hei Son mencegah Lin Tian untuk bertindak sembrono.


"Iya! aku tahu itu!" balas Lin Tian dengan tenang.


Lin Tian akhirnya mencari kelompok dari alam kehidupan yang tersisa dan menemukan mereka semua baik-baik saja.


"Saudara Tian!" ucap salah satu dari generasi alam kehidupan yang melihat Lin Tian.


Setelah mendengar teriakan salah satu dari teman mereka, mereka juga melihat ke arah Lin Tian dan buru-buru menuju ke tempat Lin Tian.


Tapi saat mereka mendekati Lin Tian mereka melihat sesuatu yang aneh, yaitu sikap Sheng Chu'er yang tidak biasa.


"Saudara Tian ini..? apa yang terjadi dengan saudari Sheng?" tanya salah satu dari mereka.

__ADS_1


Lin Tian menghela nafas lalu mulai menceritakan apa yang terjadi kepada Sheng Chu'er, mendengar hal itu beberapa dari mereka sangat marah menatap tuan muda alam angin.


"Aku akan membunuhnya!" ucap salah satu dari mereka mengeluarkan pedang nya.


Tapi dia yang akan menyerang ke arah tuan muda alam angin berhasil di hentikan oleh teman-temannya yang ada disana.


Lin Tian terus memperhatikan apa yang terjadi dengan orang-orang dari alam kehidupan, dia menceritakan nya tapi itu tidak semua.


"Jadi roh mata saudari Sheng Chu'er hilang?" ucap seorang wanita secara tiba-tiba.


"Iya? bukan kah berarti dia tidak bisa melihat lagi? dan kekuatan tempurnya bukan kah akan berkurang?" tambah seorang pria lagi.


Mendengar itu wajah semua orang dari alam kehidupan berubah, mereka langsung melihat ke arah Lin Tian yang hanya diam saja.


Hei Son dan Zu Fi'er yang berada di belakang Lin Tian tersenyum, mereka bersiap untuk menyaksikan apa yang akan terjadi selanjutnya.


"Ho..? bagaimana kalian tahu kalau mata roh Chu'er hilang? aku tidak pernah mengatakan kalau mata roh nya hilang, aku hanya mengatakan kalau dia di racuni" ucap Lin Tian dengan tenang tapi wanita dan pria itu terdiam seketika.


Semua orang dari alam kehidupan yang berada di alam dewa surgawi tingkat menengah disana juga menyadari sesuatu.


"Gawat!" keduanya saling pandang lalu cepat-cepat mengeluarkan token mereka bersiap untuk menghancurkan token mereka.


"Tangkap mereka!" ucap salah satu dari mereka.


BOOMM....


"Ugh!" kedua pria dan wanita itu terlempar jauh akibat pukulan seseorang.


Mereka berdua jatuh di tanah dan token mereka juga jatuh ke tangan seseorang, tentu orang itu adalah Lin Tian yang wajah nya terlihat sangat marah.


Bahkan hal itu membuat semua alam yang ada disana melihat ke arah Lin Tian dengan kaget, mereka lalu bersiap untuk melihat pertunjukan bagus.


"Kalian berasal dari alam yang sama tapi benar-benar berani mengkhianati saudara kalian sendiri" ucap Lin Tian.


"Saudara Tian! tangkap mereka dulu biarkan dewa Sheng Qiu dan Dewi kehidupan yang memberi mereka hukuman" ucap Hei Son mencoba menenangkan Lin Tian.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


...----------------...


...****************...


__ADS_2