Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
369. Rencana Buruk mata emas


__ADS_3

Lin Tian sadar kalau roh mata emas tidak ada di dalam mata emasnya. Dia yakin kalau mata emas telah kabur saat ledakan yang di lakukan oleh mata emas sebelumnya. Lin Tian dengan marah mencengkram tangannya dan bersiap untuk langsung menuju Medan perang, tapi saat dia bergerak tiba-tiba tubuhnya menjadi lemah dan rantai emas mengikat seluruh tubuhnya sehingga dia tidak dapat bergerak.


"Ini ulah mata emas itu!" ucap Lin Tian dalam keadaan di ikat oleh rantai emas. Dia mencoba untuk melepaskan diri dari rantai emas itu tapi semua sia2, meskipun dia yakin bisa melepaskan rantai emas tapi waktu yang dia butuhkan pasti akan lebih lama. Apalagi dengan keadaannya yang sekarang ini.


"Aku pasti harus menghancurkan mata sialan itu!" ucap Lin Tian kesal terus menyerap seluruh energi di sekitarnya. Dia memutuskan mencoba menyerap energi di sekitarnya dan maju ke dewa kaisar jika bisa.


......................


BOOOOMMMM...


Pertarungan antara Lin Dong dan Huang Sheng terlihat seimbang, tapi ada beberapa kali Huang Sheng tidak dapat menahan serangan Lin Dong yang membuat dia di pukuli oleh Lin Dong. Sayangnya, Huang Sheng tidak terlihat marah ataupun kesal dengan pukulan Lin Dong. Dia malah terlihat menjadi lebih bergairah dan ingin terus menerus bertarung, di dalam hatinya pun semakin kuat niat untuk bisa membunuh dan melampaui Lin Dong.


Boom..


"Hahaha, kenapa? apakah kamu telah melemah?" tanya Huang Sheng menatap Lin Dong dengan senyum mengejek.


"HM!" Lin Dong tidak terlalu peduli dan langsung menyerang Huang Sheng dengan tombaknya. Lin Dong terlihat terburu-buru untuk mengakhiri pertarungan itu, dikarenakan perasaannya dari sejak tadi akan terjadi sesuatu yang bahaya jika terus membuat orang bodoh ini bertarung dengan dia.


"ugh!" Huang Sheng terpental akibat pukulan dari Lin Dong. tulang dadanya patah hanya karena pukulan tepat Lin Dong ke dadanya.


"Sudah saatnya mengakhiri ini semua" ucap Lin Dong memandang Huang Sheng dingin.


"hei, kamu kuat! tapi jika ayahku datang kamu tidak akan bisa lagi sombong seperti sekarang".


"Ayahmu? dia hanyalah roh sesat yang tidak tahu terima kasih atas pemberian tuannya". jawab Lin Dong dingin.


"Kamu...!"


tiba-tiba perasaan aneh menyelimuti Huang Sheng, dalam alam bawah sadarnya ada mata emas muncul memandanginya dengan marah. Tanpa mengucapkan sepatah katapun, mata emas langsung masuk ke roh Huang Sheng yang masih dalam keadaan syok melihat mata emas itu.


"Ahhhhh!" Huang Sheng tiba-tiba merasakan sakit yang luar bias di kepalanya. Membuat dia berteriak kesakitan di depan Lin Dong yang tidak mengerti apa yang terjadi dengannya.


"kenapa? kenapa ayah melakukan ini?" tanya Huang Sheng sambil menahan sakit.


"Hanya klon tidak berhak memarahiku! saatnya mengambil apa yang menjadi milikku". suara mata emas dapat di dengar oleh Huang Sheng yang masih tidak percaya dengan semua yang dia dengar.


"Jadi aku hanya alat untukmu?" ucap Huang Sheng dengan sedih sebelum rohnya menghilang.

__ADS_1


"Gawat!" Lin Dong yang menyadari sesuatu segera bertindak dan menyerang Huang Sheng yang dalam keadaan tidak sadar itu. tapi saat tombaknya baru mendekati Huang Sheng, mata Huang Sheng terbuka dan ada senyum jahat di wajahnya.


"Tinju emas!" ucap Huang Sheng.


"Apa?".


Boom....


Lin Dong kaget dengan serangan yang di lancarkan oleh Huang Sheng sehingga membuat dia terlambat menahan pukulan Huang Sheng itu. dia malah terpukul mundur beberapa langkah akibat serangan itu. memandang Huang Sheng mata Lin Dong menjadi sangat jelek karena dia sadar kalau Huang Sheng bukanlah Huang Sheng sekarang.


"Apakah kamu mata emas?" tanya Lin Dong.


"Iya, anakmu berhasil membuatku marah! sayangnya dia sekarang mungkin terjebak di dalam dimensi yang aku buat" jawab Huang Sheng sambil melemaskan otot-ototnya. dan luka yang di terima Huang Sheng sebelumnya juga telah sembuh sangat cepat.


"Jadi pria ini klon yang sengaja kamu ciptakan bukan?".


"Iya, tapi aku tidak menyangka kalau aku harus menggunakan tubuh ini. padahal tubuh ini sedikit kurang tapi tidak masalah, tetap saja aku masih bisa meningkatkannya dengan menelan beberapa dari mereka" jawab Huang Sheng tersenyum dingin ke arah Lin Dong.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Lin Dong.


"Hahaha, menurutmu apa? segel!". tiba-tiba segel aneh menyelimuti daerah sekitar Lin Dong yang membuat dia terkurung dalam dimensi aneh, disana berbagai monster aneh menatapnya dengan tatapan penuh napsu.


"Sial!".


Boom..


"Nikmati waktu mu disana, saat kamu keluar semuanya akan berakhir" ucap Huang Sheng yang setelah mengucapkan itu menghilang dari sana.


......................


Boom..


"Kuat!" ucap Pria yang penuh dengan otot memandangi Lin Xiao.


Dia merasa sangat bergairah dapat melawan Lin Xiao yang memiliki fisik sekuat dirinya. Bahkan setelah dia menggunakan kekuatan terkuatnya, dia tidak dapat melukai Lin Xiao dengan parah. Hanya beberapa pukulan kecil yang membuat Lin Xiao sedikit terluka tapi tidak dapat membuat dia terganggu karena luka kecil.


"Saatnya mengakhiri semuanya" ucap Lin Xiao dengan dingin.

__ADS_1


"Cakar harimau putih!" ucap Lin Xiao, perlahan dua tangannya berubah menjadi dua cakar yang tajam.


Melihat perubahan di dua tangan Lin Xiao wajah Pria berotot itu tiba-tiba menjadi jelek, dia tidak menyangka kalau Lin Xiao belum mengeluarkan kekuatan penuh saat melawan dirinya.


"Kamu masih belum mengeluarkan sepenuhnya kekuatanmu?" tanya Pria berotot.


"Begitulah! sudah lama sejak aku bertarung dengan lawan yang memiliki fisik sama denganku, jadi aku sedikit menahan tadi tapi sekarang tidak lagi" jawab Lin Xiao dengan santai.


SWISH...


tiba-tiba Lin Xiao menghilang di bawah penglihatan pria berotot tersebut, wajah pria itu langsung berubah jelek saat melihat hilangnya Lin Xiao. dia mencoba mencari dimana Lin Xiao tapi gagal, dan saat dia berbalik Lin Xiao sudah berada di belakangnya. dengan tangan harimau, Lin Xiao menusuk punggung pria itu tembus ke depan.


"Ugh, sial!" ucap pria penuh otot itu dengan kesal.


"Apa?" wajahnya tiba-tiba berubah saat merasakan energi yang dia miliki perlahan tersedot oleh Lin Xiao.


"Teknik melahap, melahap dunia" ucap Lin Xiao dingin.


"Sial!".


BOOMMM...


tiba-tiba saat pria berotot dalam keadaan putus asa, sosok Huang Sheng muncul dan memukul mundur Lin Xiao. akibatnya, pria berotot terbebas dari cakar Lin Xiao.


"Terima kasih tuan" ucap Pria berotot itu kepada Huang Sheng.


"Hahaha, tidak masalah" jawab Huang Sheng santai.


"Sial! lukannya tidak pulih?" ucap Pria berotot saat melihat luka dari cakar Lin Xiao tidak pulih.


"Benarkah? kalau begitu biar aku sembuhkan" ucap Huang Sheng.


"Terima ka... apa yang kamu lakukan?".


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2