
Lin Tian terdiam beberapa saat sebel dia tersenyum cerah berdiri di langit memandangi seluruh mayat yang hangus di tanah, dia lalu menatap Bai kecil dan berkata dengan suara tenang padanya.
"Apa yang harus di fikirkan? lakukan saja apa yang bisa kita lakukan, selama kita berjuang maka tidak akan ada masalah yang akan terlalu merepotkan terjadi dan meskipun masalah itu sangat merepotkan selama kita berdua bersama pasti akan selesai dengan baik" ucap Lin Tian dengan senyum bangga kepada Bai kecil.
Bai kecil yang mendengar perkataan Lin Tian juga ikut tersenyum, tapi karena dia dalam wujud harimau bersayap hitam yang sangat besar maka senyumnya jika di lihat agak menakutkan.
"Benar kak, ayo kita pergi" ucap Bai kecil agak lega dan bersiap untuk duduk di kepala Lin Tian.
"Sialan! apa kau ingin menjadikan ku pasta dengan duduk seperti ini di kepalaku?" ucap Lin Tian yang melihat kalau Bai kecil ingin duduk dengan wujudnya yang besar itu di atas kepalanya.
"Ahahah, maaf kak aku lupa" jawab Bai kecil yang baru sadar kalau dia masih dalam wujud binatang sucinya, dia kembali ke wujud kucing kecil dan kembali duduk di kepala Lin Tian dengan tenang.
Lin Tian juga segera pergi ke istana untuk melihat apakah keadaan disana baik-baik saja atau tidak, tapi saat dia mendekati istana ternyata masih ada pertempuran yang terjadi antara tiga pasukan dan keluarga Dong.
"Sepertinya kita tidak bisa masuk sekarang" ucap Bai kecil melihat pertempurang sengit di depan mereka, Lin Tian menatap kedalam formasi dengan menggunakan mata kaisar dan dia dapat melihat sebuah pagoda di kelilingi oleh dinding es sedang melayang.
"Ibu benar-benar dapat berfikir jauh" ucap Lin Tian dengan senyum memandang pagoda tersebut, tentu dia tahu pagoda apa itu karena dialah yang membuatnya.
"Ehem! itu adalah ibuku" ucap Bai kecil dengan bangga.
"Tuan Tian, anda datang" ucap salah satu jenderal yang telah Lin Tian perintahkan sebelumnya ke istana duluan.
"Ceritakan semuanya langsung"perintah Lin Tian kepadanya, karena sekarang sedang dalam masalah besar jadi dia harus bisa masuk untuk menyelamatkan orang-orang di dalam segera, apalagi sekarang hanya tersisa satu hari lagi sebelum semua orang itu terkikis oleh kabut merah di dalam.
__ADS_1
jenderal itu pun menceritakan situasi umum yang terjadi di sini, ternyata sebelum Lin Tian datang sudah ada beberapa keluarga Dong yang menjadi monster darah raksasa tapi berhasil di bunuh oleh jenderal Nan Mo dan jenderal besar lainnya saat mereka datang ke sini.
Dan semua tiga pasukan telah mencoba berbagai cara sebelum datangnya pasukan keluarga Dong tapi mereka gagal menembus ke dalam formasi besar di depan mereka jadi mereka sekarang hanya dapat terus menyerang keluarga Dong dulu sebelum mencoba untuk masuk ke dalam.
"Kak? bagaimana sekarang?" tanya Bai kecil serius, memang mereka mempunyai cara yaitu bergabung bersama maka itu akan membuat semuanya selesai tapi jika sekarang mereka bergabung maka setelah mereka terpisah, untuk sementara mereka tidak akan bisa lagi bergabung.
Meskipun ada satu cara lain tapi itu akan benar-benar mengungkap siapa Lin Tian yang sebenarnya ke luar dan akan terjadi hal merepotkan setelah Lin Tian menggunakan kekuatan tersebut, tentu apa yang di fikirkan Bai kecil juga ada dalam fikiran Lin Tian.
"Ayo bersatu!" ucap Lin Tian kepada Bai kecil.
Bai kecil hanya mengangguk patuh setelah Lin Tian memutuskan apa yang akan dia lakukan, lalu Lin Tian meminta semua orang mundur untuk sementara karena dia akan mencoba untuk menghancurkan formasi sekaligus memusnahkan beberapa dari keluarga Dong secara langsung.
"Mundur!" teriak setiap jenderal di tiga pasukan, semuanya mundure jauh ke belakang Lin Tian.
"Teknik dewa harimau, menyatu" ucap Lin Tian dan Bai kecil serentak.
BOOMM..
Tiba-tiba Bai kecil berubah menjadi roh dan menghilang masuk ke dalam tubuh Lin Tian, Lin Tian yang berambut hitam tadi berubah menjadi putih seperti bulu kucing Bai kecil dan bola matanya berubah menjadi hitam tapi sekarang ada sedikit warna lain di dalamnya.
Dan sayap hitam sama dengan sayap Bai kecil juga muncul di punggung Lin Tian dengan armor berwarna putih yang membuat Lin Tian terlihat bagaikan seorang penguasa dan raja perang.
"Siapa dia?" tanya seorang tetua dari keluarga Dong, mereka semua merasakan kekuatan yang luar biasa dari tubuh Lin Tian bahkan hanya tatapan Lin Tian saja membuat mereka ketakutan seperti mereka melihat dewa kematian sedang berada di samping mereka.
__ADS_1
"Ini? dia menyatu dengan kaisar harimau?" ucap salah satu jenderal yang bersama Bai kecil sebelumnya.
"Eh? kaisar harimau apa maksudmu?" tanya jenderal Nan Mo, pria itu menjelaskan apa yang terjadi saat dia fi perbatasan bersama Bai kecil dan melihat sendiri wujud asli dari Bai kecil saat itu.
Tentu mendengar kalau kucing kecil yang selalu bersama Lin Tian adalah kaisar harimau membuat semua orang di keluarga Nan merinding ketakutan, siapa kaisar harimau? dia adalah orang yang berani mengacaukan alam langit dulunya bahkan kaisar langit tidak dapat berbuat apapun terhadap kaisar harimau saat itu.
"Ayolah, siapa yang bisa mengatakan kepada ku siapa pemuda ini sebenarnya?" tanya Nan Mo dengan wajah yang sudah frustasi karena keajaiban yang di buat oleh Lin Tian.
Semua jenderal yang statusnya sama dengan dia pun tidak dapat berkata apa-apa, mereka juga benar-benar tidak tahu siapa pemuda ini sebenarnya dan jangankan tahu mendengar namanya pun belum pernah mereka di alam langit.Tapi jika Lin Tian menggunakan wajah aslinya mungkin mereka akan tahu kalau dia adalah kaisar kehancuran.
"Hm, sepertinya aku ingat sesuatu" ucap Jenderal Nan Mo, dia lalu ingat kalau ada pemuda yang menjadi penguasa alam kehancuran lalu juga memiliki hubungan dengan alam elemen dan es, setelah itu dalam beberapa tahun dia juga yang menggagalkan rencana dari tuan muda angin di alam kehidupan.
"Eh? jangan-jangan dia?" memandangi Lin Tian yang telah bergabung dengan Bai kecil sepenuhnya itu dengan takjub.
"Delapan elemen menyatu, bola kehancuran" ucap Lin Tian membentuk sebuah titik kecil di tangannya yang perlahan menjadi besar seukuran kepalan tangan.
Bola itu terlihat biasa saja dari luar tapi mereka yang adalah dewa penguasa tingkat tinggi bisa tahu kalau mereka terkena serangan tersebut maka mungkin mereka akan lenyap sepenuhnya saat itu juga.
"Masuk ke dalam formasi!" teriak pemimpin dari keluarga Dong yang cemas disana saat melihat melemparkan bola hitam itu dengan santai ke arah mereka.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
__ADS_1
...****************...