Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
291. Rencana Bing Zhao


__ADS_3

"Saudara-saudaraku mari bersulang atas kemenangan kita".


Bing Zhao berdiri sambil mengangkat gelas anggurnya ke atas. yang lainnya juga mengangkat gelas mereka dan bersulang bersama dengan rasa kebahagian yang puas.


"Sial! siapa yang berani mengambil tempat tuan muda ini!" teriak seorang pria muda yang berjalan dengan beberapa pengawal di tempat hiburan itu.


pemuda itu menatap kelompok Bai kecil dengan tatapan jengkel karena mereka mengambil tempat yang biasanya dia duduki bersama teman-temannya.


"Kakak! ada orang bodoh dan juga memiliki wajah jelek datang tu!".


Su Kun menunjuk ke arah tuan muda tersebut sambil memandang dia dengan jijik. Tuan muda itu terlihat marah dengan sikap Su Kun dan menghinanya secara terang-terangan itu.


"Sialan! Siapa kau berani menghina tuan muda ini?" ucap pria muda itu sambil menunjuk Su Kun.


"Lihatlah! ternyata dia adalah tuan muda kaya" ucap Lin Guang kepada yang lainnya.


"Saudaraku, bagaimana jika biarkan dia yang membayar kita?".


Bai kecil tersenyum licik memandang tuan muda itu dengan tatapan penuh kebahagian. Dia melihat kalau tuan muda sebagai tambang emas yang dapat membuat dia menjadi puas selama disini.


"Hahaha.. Ide yang bagus!".


Satu persatu saudara dengan begitu mudah mengangguk setuju. Wajah tuan muda sudah berubah merah karena marah mendengar kalau dia di anggap tambang emas bagi mereka.


"Sial! bunuh mereka untukku" ucap tuan muda itu memerintahkan bawahannya untuk menyerang kelompok Bai kecil.


"Mati kalian!" ucap bawahan tuan muda.


"Haa! kalian terlalu berisik!" ucap Su Kun mengeluarkan panahnya dan langsung menembakan lima anak panah tepat ke dada bawahan tuan muda tersebut.


'Uhuk!'


Kelimanya langsung terbang dengan panah masih di dada mereka dan langsung menempel di dinding tempat hiburan itu dengan nyawa mereka sudah melayang pergi ke alam lain.


Melihat lima penjaganya mati begitu saja, tuan muda itu sangat marah dan menunjuk mereka dengan gemetar ketakutan. Dia tidak menyangka kalau kelompok pemuda ini sangat kuat, tapi dia masih yakin kalau mereka tidak akan berani membunuh dia disini.

__ADS_1


"Sialan! kau masih saja menunjuk seperti itu, jarimu ini tentu tidak penting buat kamu kan?" ucap Lin Guang kesal langsung memotong jari tuan muda di bawah mata banyak orang yang sudah kaget dengan perbuatan mereka.


"Ah! jariku" teriak tuan muda dengan kesakitan saat melihat jarinya telah putus akibat Lin Guang.


"Sial! terlalu berisik".


Sekarang Bing Zhao menggerakan tangan dan menerbangkan jari tuan muda yang tadi putus masuk ke dalam mulut tuan muda itu sendiri.


"Uhuk!".


Tuan muda itu langsung tersedak karena menelan jarinya sendiri. Sekarang semua orang disana tampak konyol dan hampir ingin tertawa melihat kalau tuan muda yang sombong ini telah menelan jari telunjuknya sendiri di bawah pasang mata mereka semua.


"Ka..kalian! aku akan memanggil ayahku tunggu saja!" ucap tuan muda itu sambil menahan rasa sakit mengeluarkan batu komunikasi.


"Ayah! ada beberapa orang yang menggangguku, mereka bahkan membunuh bawahanku dan memotong jariku, ayah datang selamatkan anakmu ini" teriak tuan muda tersebut dengan penuh amarah.


"Kakak! dia memanggil bantuan, bagaimana ini?" tanya Long Aotian berpura-pura takut.


"Aku juga tidak tahu? apakah kita kabur sekarang?".


"aku tidak menyangka kalau ayahku begitu menakutkan" fikir tuan muda itu dengan penuh kebanggaan.


Padahal jika dikatakan keluarga besar yang terkenal tidak juga, dia hanya keluarga bangsawan di kerajaan. Dan ayahnya juga tidak terlalu terkenal di kalangan orang luar dari kerajaan. kebanyakan rakyat disana takut kepada keluarga tuan muda hanya karena ayahnya berhubungan baik dengan salah satu sekte tingkat satu di alam api.


"Kakak, kenapa kita harus berpura-pura takut seperti ini?" tanya Su Kun heran mengirimkan suara ke Bing Zhao dan yang lainnya.


"Ayolah saudaraku! kita kekurangan uang disini setidaknya pemuda ini memiliki ayah seorang bangsawan besar! menurut kalian berapa yang akan di bawa oleh pria itu?".


Mendengar ucapan Bing Zhao semua saudaranya itu langsung bersemangat untuk sesaat sebelum mereka kembali berpura-pura ketakutan di depan tuan muda. Jika mereka dapat menghasilkan uang cuma-cuma dari ayah pria muda ini bukankah mereka bisa berpesta lebih lama lagi disini?.


"Bagus! mari kita tunggu, lebih banyak lebih bagus" ucap Bai kecil penuh semangat.


"Baiklah, aku juga setuju selama bisa bersenang-senang degan wanita cantik disini".


Lin Guang juga ikut setuju dengan cara Bing Zhao mendapatkan uang. Dia pun juga berfikir agak sayang menggunakan uangnya sendiri jadi jika ada orang baik yang mengantarkan uang kepada mereka kenapa harus menolak?.

__ADS_1


"Hehehe" Lang kecil yang terlihat seperti anjing kecil juga merasa senang juga mendengar kalau akan ada uang yang datang cuma-cuma kesini.


"Siapa yang berani mengganggu anakku?" teriak suara pria dari luar tempat hiburan.


Tidak berselang lama masuklah beberapa orang dengan pakaian serba mewah dan juga banyak hiasan mahal di setiap bagian tubuhnya. Bing Zhao dan yang lain melihat itu semua sudah merasakan betapa indahnya hidup mereka setelah ini.


"Bagus! Lima domba gemuk penghasil uang kita" ucap Bing Zhao tanpa sadar di dengar oleh orang-orang disana.


Wajah kelima orang yang memimpin agak berubah aneh. Tentu kelimanya termasuk para bangsawan dan juga satu orang tetua dari sekte tingkat satu di alam api ini.


"Bocah! kalian telah mati sejak ayahku datang" ucap tuan muda itu menunjuk kembali dengan tangan kirinya ke arah Bai kecil.


"Apakah mereka orangnya anakku?" tanya salah satu pria menatap tuan muda.


"Iya ayah! dialah yang melakukan hal jahat kepadaku" jawab tuan muda tersebut.


"Bagus.. Bagus..! ikat mereka dan biarkan aku menyiksa mereka dengan sadis!" perintah ayah dari tuan muda tersebut.


"Tunggu! sebelum kalian membawa kami, aku ingin menanyakan satu hal dulu kepadamu" ucap Bing Zhao yang mengangkat tangan.


"Apa itu? akan ku izinkan kamu berbicara karena setelah kau tertangkap maka kamu tidak akan dapat selamat dan hidup bahagia seperti sekarang" ucap ayah tuan muda itu dengan nada Sombong.


"Oh! kalau begitu, apakah kalian telah membawa banyak uang? seberapa banyak itu?".


Pertanyaan Bing Zhao sontak membuat semua orang disana tertawa aneh karena pendapat mereka, Bing Zhao ini telah gila karena takut. Mereka berfikir kalau Bing Zhao tidak tahu kalau kelompok ayah dan anak ini sangatlah kejam terhadap orang luar.


"Aku membawa banyak uang bersamaku cukup untuk berpesta satu Minggu penuh disini, lalu apa? kamu akan mati tapi masih saja menanyakan hal aneh!" ucap ayah tuan muda itu.


"Bagus! Kalau begitu kamu...."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2