Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
123. Berkumpulnya para wanita


__ADS_3

Setelah satu bulan kemudian, di alam kehancuran masih berjalan dengan tenang tanpa ada masalah dan kehidupan disana terlihat tenang tanpa ada masalah yang terjadi.


Dan sekarang di alam kehancuran dengan beberapa keberuntungan Lin Tian, banyak dewa penguasa tingkat rendah yang bermunculan di setiap keluarga, sekte, dan kerajaan di alam kehancuran tersebut.


Hal ini tentu adalah langkah baru bagi alam kehancuran untuk maju kembali ke masa jayanya, apalagi dengan adanya kepemimpinan Lan Jingyi serta di bantu dengan Mu Xuanyin dan Sheng Chu'er membuat semua orang di alam kehancuran sadar kalau setiap wanita milik kaisar mereka lebih dari apa yang mereka bayangkan.


dan sejak sebulan lalu setelah Lin Tian menikmati hidupnya bersama dengan ketiga wanitanya, dia pun telah menutup diri dan tidak keluar selama sebulan ini.


Swish...


"Cucuku! nenek mu datang" ucap sosok yang baru saja masuk melalu gerbang alam kehancuran.


"Salam Dewi" ucap para penjaga yang menjaga gerbang tersebut.


Sosok itu mengangguk lalu dia dengan cepat pergi meninggalkan gerbang tersebut untuk pergi menemui cucu kesayangannya itu, tentu dia adalah Ming Bi'er yang telah kembali untuk merawat Lin Sang.


Tapi karena Lin Sang sebenarnya tidak terluka jadi dia pergi meninggalkan alam elemen dan kembali ke tempat cucunya tersebut, tentu setelah dia keluar seorang wanita cantik yang lain juga keluar dari gerbang.


"Nenek! kenapa kamu begitu cepat? eh? tunggu aku nenek!" ucap sosok cantik tersebut dengan cepat mengejar Ming Bi'er yang sudah jauh.


Para penjaga yang melihat kejadian agak lucu itu pun menjadi tercengang, bagaimana tidak? keduanya adalah orang yang sangat penting dan juga kuat tapi sekarang saat mereka melihat sikap keduanya...


"Bagaimanapun kaisar kita adalah pria yang sangat di cintai oleh siapapun, iya wajar saja kalau keluarga kaisar bertingkah seperti itu" ucap salah satu penjaga.


Yang lain juga mengangguk setuju karena bagaimanapun mereka juga sangat mengagumi kaisar mereka, apalagi saat mereka membayangkan kalau kaisar mempunyai tiga istri yang cantik, di tambah dengan satu istrinya yang mungkin tak kalah cantik dari ketiga istri kaisar yang lain.


Apalagi dengan sebulan ini, ketiganya benar-benar aktif bersama dalam mengembangkan alam kehancuran tanpa adanya kaisar mereka.


"Yah.. aku sedikit iri dengan kaisar" ucap salah satu penjaga.


"Yasudah, setelah tugas kita selesai bagaimana jika kita ke paviliun hijau?" ajak yang lain.


"Ide yang bagus" ucap yang lain setuju, akhirnya mereka berencana untuk pergi ke pavilin hijau untuk mencari hiburan nanti disana setelah pekerjaan mereka selesai.

__ADS_1


"Cucuku! nenek mu datang!" teriak Ming Bi'er saat mendekati istana.


"Nenek!" Lin Xin benar-benar malu saat melihat tingkah neneknya itu, tapi yah bagaimanapun dia juga merindukan sepupu kecilnya itu juga.


Karena beberapa alasan dia juga harus kembali saat itu pulang ke alam elemen, jadi kali ini karena tidak ada masalah dia meminta Ming Bi'er juga membawanya ke alam kehancuran, tapi ayah dan kakaknya tidak mengizinkan dia untuk ikut.


Tapi berkat bantuan dari Ming Bi'er yang tadi menghalangu dia pergi malah di hajar habis-habisan oleh neneknya saat itu, sampai mereka tidak bisa keluar dari kamar karena wajah bengkak mereka.


Walaupun Lin Xin kasihan kepada mereka tapi dia lebih kasihan terhadap sepupunya yang sebelumnya terluka parah lalu dia di gertak oleh beberapa penguasa alam lainnya.


Andai dia sekuat ayah atau kakeknya mungkin dia akan menghancurkan para penguasa itu jadi bubur, bahkan mungkin dia juga akan membuat mayat mereka menjadi debu.


"Siapa itu?" tanya Mu Xuanyin kepada Lan Jingyi yang melihat wanita yang cukup cantik muncul tiba-tiba di istana, dan berteriak begitu disana.


"Dia nenek Lin Tian, Ming Bi'er" jawab Lan jingyi.


"Eh?" Mu Xuanyin lalu tersadar, bukankah berarti dia ibu dari ayah mertuanya?.


"Salam nenek" ucap Lan jingyi dan Mu Xuanyin saat melihat Ming Bi'er muncul di depan mereka dengan cepat.


"Oh! cucu-cucuku yang baik, dan ini siapa?" tanya Ming Bi'er saat melihat Mu Xuanyin yang memakai cadar.


"Dia istri Lin Tian Mu Xuanyin nenek" ucap Lan Jingyi memperkenalkan Mu Xuanyin kepada Ming Bi'er.


"Ho?" mata Ming Bi'er bersinar saat Lan Jingyi mengatakan kalau Mu Xuanyin adalah istri Lin Tian.


"Bukankah istri cucuku masih di dunia dewa?" tanya Ming Bi'er.


"Sesuatu kecelakaan dan membuat aku naik ke alam langit nenek" jawab Mu Xuanyin.


Mendengar jawaban Mu Xuanyin, Ming Bi'er mengangguk lalu dia melihat Mu Xuanyin dari atas ke bawah, dia merasa kalau cucunya benar-benar beruntung bisa mendapatkan wanita seperti ini sebagai istrinya.


"Bagus, kalau begitu mari kita mengobrol nanti, dan sekarang nenek ingin melihat An'er, Dianna dia?" tanya Ming Bi'er.

__ADS_1


Mu Xuanyin menjawab kalau Lin Tian sedang dalam pengasingan selama sebulan ini, bahkan mereka belum mendapat kabar tentang Lin Tian juga karena dia benar-benar dalam pengasingan.


Mendengar kalau Lin Tian dalam pengasingan Ming Bi'er sedikit kecewa, setelah beberapa saat Lin Xin juga datang dengan agak mengeluh kepada Ming Bi'er.


"Nenek, kamu terlalu cepat" ucap Lin Xin


"hehehehe, ayolah nenek merindukan cucu kecil nenek jadi wajar saja kan?" jawab Ming Bi'er.


Lin Xin menggelengkan kepalanya, dia melihat ada tiga wanita di bawah dengan Mu Xuanyin di tengah, seperti dia adalah pemimpin dari dua wanita lainnya.


Setelah Lin Xin mendengar kalau Mu Xuanyin adalah istri adik kecilnya, Lin Xin langsung bertanya banyak hal kepada Mu Xuanyin.


Bahkan Ming Bi'er menarik mereka ke halaman lain untuk mengobrol bersama disana, dan kebetulan mereka juga bertemu dengan Bai Yu yang juga menyambut kedatangan Ming Bi'er dengan baik.


"Saudari Bai, apakah kamu bisa menceritakan tentang Lin Tian saat kecil kepada kami?" tanya Ming Bi'er.


"Eh? aku adalah ibu angkat Lin Tian, bukan kah tidak pantas memanggilku saudari?" ucap Bai Yu.


"Tidak maslaah, bagaimanapun baik kamu dan aku jika di bandingkan umur kita kamu lebih tua dari pada aku" jawab Ming Bi'er.


"Bukan masalah umur, panggil saja aku Bai Yu." ucap Bai Yu dengan sopan.


Ming Bi'er akhirnya setuju dengan usulan dari Bai Yu karena di paksa terus yang membuat dia menyerah pada akhirnya, setelah itu Bai Yu menceritakan Lin Tian kecil kepada mereka semua.


Tapi meskipun begitu karena dia hanya lebih kurang lima tahun bersama Lin Tian, jadi tidak banyak yang dapat dia ceritakan.


Lalu karena beberapa alasan selama Lin Tian telah tumbuh dia juga bisa melihat kenangan Lin Tian jadi dia juga menceritakan beberapa hal kepada ke empat gadis itu tentang masa kecil Lin Tian.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2