Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
62. Sesuatu Yang Aneh


__ADS_3

Tangan itu menyentuh tangan Lin Tian, seketika Lin Tian yang marah pun tersadar karena tangan wanita itu.


"Saudara Tian, tidak baik melakukan hal itu di depan banyak orang" ucap Sheng Chu'er yang muncul di depan Lin Tian.


Dia tahu kalau Lin Tian marah karena pria ini menghina neneknya tapi dia tidak bisa membiarkan hal itu karena seluruh alam sedang berada disini.


Dan tidak baik untuk membuat masalah dulu sebelum alam rahasia terbuka, karena pasti alam lain berfikir kalau mereka Suka bertindak seenaknya karena berada di alam mereka sendiri.


"Huf...!" Lin Tian menghela nafas lalu ular berkepla tiga menghilang dari belakang Lin Tian.


Dia menatap pria yang menghina nenek nya itu dengan wajah marahnya, tapi itu hanya sesaat dan wajah Lin Tian kembali normal.


Karena dia tahu lebih baik tidak membuat masalah untuk neneknya, dan dia yakin kalau nenek nya tahu akan hal ini mungkin dewa alam Ying akan menderita.


"Kita masuk?" ucap Sheng Chu'er kepada Lin Tian dengan lembut.


"Em! saudara Ju terima ini" ucap Lin Tia melemparkan sebuah botol ke arah Sheng Ju yang tadi di pukuli.


Menangkap botol itu wajah Sheng Ju agak aneh tapi karena dia penasaran dia membuka botol itu dan wajahnya kaget saat mencium aroma dari dalam itu.


"Ini...? Pil saint tingkat menengah?" ucap Sheng Ju kaget.


Semua orang disana juga kaget saat mencium bau dari Pill itu, bahkan setelah mendengar suara Sheng Ju rasa kaget muncul di mata mereka.


Pil saint tingkat menengah? semudah itu di berikan oleh pria itu kepada Sheng Ju? betapa boros nya dia? tidak berapa Kaya nya pria itu.


"Pill ini sepertinya baru di buat?" ucap salah satu ahli yang juga seorang alkimia disana.


Meskipun dia bukan alkimia saint tapi dia tentu dapat membedakan mana Pill baru dan lama, jadi orang-orang disana mengubah wajah mereka dengan takjub setelah mendengar itu lagi.


"Apakah ada master saint di alam kehidupan?" fikir mereka secara bersaman.


"Saudara Ju mari ikut" ucap Lin Tian.


"Baik suadara Tian" ucap Sheng Ju dengan rasa terima kasih kepada Lin Tian, dia tahu kalau Lin Tian mengeluarkan Pill itu agar semua orang disana tahu kalau mereka alam kehidupan memiliki ikatan saudara yang baik.

__ADS_1


Sheng Chu'er juga tersenyum tapi wajahnya sedikit memerah karena Lin Tian memegang tangannya dengan erat.


Sheng Chu'er tidak berusaha untuk menarik kembali tangan Lin Tian, entah kenapa dia bisa merasakan kalau tangan Lin Tian itu sedikit gemetar karena sesuatu hal.


"Apa yang terjadi denganku?" ucap Lin Tian dengan aneh.


Tidak biasanya dia akan marah semudah itu, dan bahkan tadi pun dia tanpa fikir melakukan pembunuhan di depan banyak orang.


Yang padahal dia awalnya hanya akan memberi peringatan kepada orang-orang tersebut, tapi dia merasakan seperti ada sesuatu yang membuat dirinya tak bisa mengontrol kemarahan nya saat itu.


Untung Sheng Chu'er menghentikan dirinya dan berkat aura Sheng Chu'er maka dari itu Lin Tian sadar dari kemarahan dan kebencian nya itu.


Berjalan ke depan pintu lelang Lin Tian hanya langsung mengeluarkan kartu VIP yang pernah di berikan oleh Sheng Lien kepada nya.


Saat melihat kartu itu para penjaga dengan hormat memberikan Lin Tian jalan, lalu seorang pelayan membawa Lin Tian dan yang lainnya ke sebuah ruangan yang besar di tempat lelang itu yang berada di lantai Tiga.


"Suadara Tian bisakah kamu melepaskan nya?" ucap Sheng Chu'er dengan malu.


"Eh? maaf" ucap Lin Tian kaget tidak sadar kalau dia masih memegang tangan Sheng Chu'er.


Dia sepertinya harus memberitahu ayah nya untuk mengatakan informasi tadi kepada Sheng Lien karena dia pun merasa ada yang tidak benar dengan Lin Tian sebelumnya.


Di luar pria tadi gemetar karena taku melihat wajah menyeramkan Lin Tian, dia bahkan tidak sanggup untuk berdiri untuk beberapa saat sebelum pergi dari sana dan tak peduli dengan lelang itu lagi.


Dia ingin membuat ayahnya mencari perhitungan kepada Dewi kehidupan karena telah membunuh para pelayannya.


"Orang bodoh" ucap Salah satu wanita cantik yang sedang bergerombolan disana .


"Saudari Zu?" ucap salah satu wanit ayang bersamanya.


"pria itu tidak tahu betapa mengerikannya Dewi kehidupan bila marah, dan dia juga dengan berani melawan cucu dari Dewi kehidupan, sepertinya kali ini alam Ying akan menderita" ucap Wanita bernama Zu itu yang mana dia berasal dari alam bunga.


"Hoo... nona Zu sepertinya tahu lebih banyak dari kami" ucap pria yang muncul di belakang Wanita Zu itu.


"Ternyata anda tuan muda kedua dari alam kegelapan" ucap Wanita Zu itu dengan senyum.

__ADS_1


"Hahaha.... sepertinya kali ini alam rahasia akan lebih meriah" ucap tuan muda kedua dari kegelapan itu.


"Iya! apa kamu juga mendapatkan perintah yang sama dengan kami?" tanya Wanita Zu.


"Iya! sepertinya kita sama, apa kita masuk bersama?" ucap Tuan muda kedua itu dengan senyum.


Akhirnya kedua orang itu bersama dengan rombongan nya masuk kedalam pelelangan bersama-sama, dan orang dari alam angin yang berada di belakang rombongan Lin Tian melihat semua itu.


Dan pria yang menyukai Sheng Chu'er sangat marah melihat Lin Tian yang berani menarik tangan Sheng Chu'er tersebut.


"Wanita jalang!" ucap tuan muda dari alam angin itu dengan marah.


Setelah satu jam berlalu....


Pelelangan akhirnya di mulai, dan harta pertama yang di jual adalah pedang tingkat dewa rendah hal itu tidak membuat Lin Tian sedikitpun tertarik.


Sampai beberapa kali barang lelang di keluarkan hanya membuat Lin Tian menjadi mengantuk.


"Pelelangan ke empat adalah ini...." ucap juru lelang.


Saat itu empat macam kalung indah muncul di depan pelelangan itu, dan orang-orang yang melihat itu bisa merasakan kalau kalung itu berada pada tingkat ketegori dewa menengah.


Lin Tian sedikit tertarik dengan kalung tersebut, dan dia memikirkan dua wanita nya jika dia memberikan kalung itu nanti sebagai hadiah untuk mereka pasti mereka akan senang.


"Kalung ink berfungsi sebagai pelindung untuk si pemakainya dan terbuat dari bahan yang langka, cocok untuk perempuan serta...." juru lelang tersenyum lalu dia memasukan energi ke salah satu kalung berwarna putih.


"Itu?" Lin Tian terlihat serius melihat apa yang terjadi dengan kalung tersebut.


dapat di lihat kalau kalun itu bisa menyimpan aura milik orang lain, dan juga menurut Lin Tian jika dia menambahkan sedikit kekuatan dan mengukir sebuah formasi mungkin dia bisa menambahkan kegunaannya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...****************...

__ADS_1


__ADS_2