Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
207. Pertemuan Dua kenalan lama


__ADS_3

"Aku tidak bisa terlalu lama disini, aku akan pergi dulu dan juga ada teman lama yang menemui ku sekarang, Ais! orang ini masih sama dengan dulunya" ucap Bai Wutian kepada Bai Yu.


"Em, aku menunggumu kembali" jawab Bai Yu.


"Bagus! oiya, jangan sampai aku melihat kamu minum lagi, mengerti?" ucap Bai Wutian secara tiba-tiba kepada Bai Yu.


Wajah Bai Yu langsung memerah mendengar ucapan Bai Wutian, bagaimanapun keduanya adalah suami istri tentu Bai Wutian lebih mengerti sifat istrinya ini daripada Bai kecil kalau tidak bagaimana Bai kecil yang sekarang suka minum seperti sekarang. Padahal dia adalah pria yang tidak suka minum, dia lebih menyukai teh daripada anggur.


Kadang dia juga telah menyimpan dengan baik semua anggur agar Bai Yu tidak minum, sayangnya Bai Yu juga wanita yang cerdas dan menggunakan akal liciknya untuk mendapatkan anggur keluar jika dia tidak mendapatkan di suaminya sendiri.


Karena itulah di alam binatang suci, Bai Wutian dulu menjadi pusing bukan main sampai-sampai dia menegaskan siapapun yang berani memberikan Bai Yu anggur akan dia hukum sendiri, dengan begitu Bai Yu sedikit mulai berubah dan tidak terlalu sering minum anggur lagi.


"Kamu juga berhati-hati lah, aku merasa kalau alam langit akan jatuh dalam kekacauan" ucap Bai Wutian lalu dia menghilang dari hadapan Bai Yu.


Mendengar kata-kata terakhir Bai Wutian membuat Bai Yu menjadi serius, jika yang di katakan suaminya benar maka dia harus mengatur beberapa hal agar tidak terlalu berdampak ke alam kehancuran.


"Bibi?" tanya Mu Lu'er yang ada disana mencoba memanggil Bai Yu yang tiba-tiba saja diam.


"Eh! apa kamu memanggilku?" tanya Bai Yu yang baru sadar.


"Kami telah memanggilmu sejak tadi, tapi tidak ada jawaban darimu! apakah kamu ada masalah?" tanya Ming Bi'er.


Bai Yu menggelengkan kepalanya, dia tentu tidak ada masalah cuman saat cahaya jiwa suaminya datang membuat dia menjadi terfokus kesana dan tubuhnya menjadi diam.


"Sudah, mari kita minum lagi" ucap Bai Yu tidak lagi memikirkan masalah suaminya bagaimanapun pria yang dia rindukan masih hidup dan kekuatan dia sendiri lebih kuat dari kekuatan Bai kecil dulunya.


Swisshh..

__ADS_1


"Bibi, nenek, naga kecil menghilang" ucap Lin Niao yang tiba-tiba muncul di hadapan mereka dengan wajah cemas.


Bai Yu yang sepertinya mengerti maksud dari suaminya tadi tiba-tiba sadar kalau teman lama yang dimaksud Bai Wutian adalah naga kecil, jadi dia mencoba menenangkan kecemasan Lin Niao atas perginya naga kecil.


"Tenang saja, setelah dia kembali kita semua akan menghukumnya bersama-sama! jadi jangan cemaskan pria seperti itu lagi, nah! ayo minum" ucap Bai Yu memberikan botol anggur kepada Lin Niao.


Lin Niao yang terbujuk akhirnya mengangguk lalu ikut minum dengan mereka disana, akhirnya dia juga melupakan masalah naga kecil yang tiba-tiba menghilang itu.


......................


Swissh..


"Yah, kamu benar-benar dapat merasakan keberadaanku begitu cepat saudaraku" ucap Bai Wutian ke sosok pria yang menggunakan pakaian biru putih di hadapannya.


"Kau masih hidup?" tanya pria tersebut.


Pria berpakaian biru putih itu adalah naga kecil yang telah kembali dalam wujud manusianya, sebenarnya dari dulu dia selalu menggunakan wujud manusia tapi sejak dia di kurung dalam pintu putih itu membuat dia benar-benar jarang memperlihatkan wujud manusianya.


"Aku harus memanggilmu apa sekarang? Xiaolong atau Kaisar Tianlong?" tanya Bai Wutian yang mengetahui nama asli dari naga kecil.


"Itu terserah kamu! tapi aku lebih suka dengan sebutan Naga kecil" jawab naga kecil dengan santai.


Keduanya pun terlihat berbicara dengan baik di dalam ruang yang terlihat tenang itu, mereka seperti teman lama yang baru saja bertemu iya memang bisa di bilang mereka adalah sahabat lama juga.


Cukup lama keduanya masih terus mengobrol tentang masalah yang terjadi saat perang dulu, Bai Wutian yang masih mencari misteri yang terjadi dulupun terkejut kalau saudara-saudarinya benar-benar telah mati. Meskipun dia sebelumnya masih ada fikiran kalau mereka kemungkinan masih hidup tapi dengan penjelasan dari naga kecil jelas kalau mereka telah mati sepenuhnya.


"Apakah dewa takdir mengatakan hal seperti itu?" tanya Bai Wutian.

__ADS_1


"Hu Huang, kau harus tahu bagaimana sifat orang itu bukan? dia adalah pria yang selalu mengikuti takdir, saat mengurungku dia juga hanya bertindak karena takdir yang dia lihat" jawab Naga kecil.


"Jangan panggil aku dengan sebutan itu lagi! aku adalah Bai Wutian, tapi jika benar begitu apakah menurutmu orang itu masih hidup?" tanya Bai Wutian kepada naga kecil.


Naga kecil menggelengkan kepalanya, jika orang itu masih hidup maka di pastikan pria itu tidak akan menyerah sampai dia mencapai keinginannya, apalagi dia sebagai naga langit tahu orang itu sangat mengerikan.


Dalam arti bukan kekuatan dia saja yang mengerikan tapi bagaimana dia bisa membuat rencana yang bahkan di luar dari akal mereka, bahkan orang itu sangat kejam demi membunuh orang-orang yang di cintai naga kecil serta dewa Dewi yang berdiri disisinya, pria itu bahkan rela membuat bom hidup dengan menggunakan bawahannya sendiri.


Karena kecerbohon dan ketidaktahuan naga kecil saat itulah dia kehilangan orang-orang yang dia cintai serta hampir semua makhluk hidup saat itu musnah, itu juga yang menyebabkan dewa takdir atau penguasa dari ruang dan waktu bertindak untuk mengatasinya.


"Jika dia masih hidup, maka kamu harus memulihkan kekuatanmu ke puncak!" ucap Bai Wutian dengan serius.


"Tidak apa-apa, dia tidak akan dapat menyelesaikan keinginannya lagi sejak dia gagal dulu" jelas naga kecil sambil tersenyum.


Orang itu dan dewa takdir mungkin tidak akan percaya kalau ada seseorang yang dapat melawan takdirnya sendiri, dan mungkin saat mereka melihatnya ada kemungkinan wajah mereka akan syok dan juga kaget.


"Apakah kamu begitu percaya kepada pemuda itu?" tanya Bai Wutian dengan serius.


"Ini bukan kepercayaan biasa saja, tapi ini adalah keinginanku sendiri untuk mempercayainya! mungkin kamu tidak tahu tentang dia tapi aku sudah tahu bagaimana dia membuat kemajuan sedikit demi sedikit! dan menurutku jika dia ada di zaman kita maka mungkin hal itu tidak akan terjadi" ucap naga kecil.


"Tidak ada yang bisa kita lakukan, baiklah! aku akan pergi sekarang karena ada hal yang harus aku pastikan saat ini" ucap Bai Wutian berdiri dan bersiap untuk pergi.


Naga kecil juga hanya mengangguk, mereka memang sahabat tapi itu dulu dan sekarang mereka memiliki hal yang harus mereka lakukan masing-masing, meskipun berbeda setidaknya tujuan mereka masihlah sama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2