Lahirnya Kaisar Langit Season II

Lahirnya Kaisar Langit Season II
251. Lima pedang bintang


__ADS_3

Sosok itu segera memberi perintah dan semua anak buahnya langsung keluar dari tempat persembunyian mereka, dan tempat itu tepat di alam api dimana tidak ada penguasa yang berani menjadi penguasa disana.


Bahkan mereka tidak berani melakukan hal-hal yang buruk disana akibat roh yang kuat dan tidak mau di kendalikan oleh saipapun, karena itu di antara alam langit alam apilah yang paling tenang dan jarang ada konflik besar.


Meskipun disana ada sekte dan kerajaan, tapi mereka tidak pernah mencoba untuk menganggap diri mereka penguasa disana apalagi menjadi penguasa alam itu. Karena dulu pernah kekaisaran lama yang menyatakan perang dengan seluruh kerajaan dan sekte yag tidak mau tunduk kepadanya, tapi anehnya dalam semalam kerajaan itu lenyap tanpa bekas.


Semua orang-orang mereka, kaisar mereka dan keluarganya lenyap seperti debu. Saat itu hanya tersisa adalah beberapa penjaga kecil yang bahkan tidak tahu kemana kekaisaran itu menghilang. kemana prajurit besar dengan kekuatan itu pergi? dan kemana seluruh bangsawan besar dan keluarga kekaisaran itu menghilang.


Setelah memberi perintah pria itu tersenyum sambil memegang sesuatu di jarinya, matanya penuh dengan kerinduan dan pemujaan saat mengingat sosok yang dulu pernah hadir dalam hidupnya.


"Apakah itu pantas?".


Suara aneh yang tidak tua dan muda terdengar di belakang pria tersebut, perlahan sosok yang di penuhi api muncul di samping pria itu.


"Itu pantas! dulu tuan meminta aku untuk membuat pasukan yang kuat untuknya, dan kebetulan saat bencana terjadi hal yang ada di dalam benda ini menyelamatkan aku di saat-saat terakhir"


"Aku tidak menyangka ku benar-benar begitu setia, bahkan sejak dulu kamu mengumpulkan kekuatan besar yang mungkin dapat membuatmu menjadi penguasa alam langit ini tapi kamu tidak pernah bergerak bahkan saat bencana yang di alami kaisar langit terjadi dulu" ucap sosok api itu.


"Roh api, di mataku tidak ada orang yang pantas untuk bisa membeli kesetianku selain tuanku! bahkan jika aku mati aku akan menjadi roh pelindung untuk tuanku" jelas pria tersebut dengan tegas tanpa sedikitpun ragu.


Mendengar ucapan pria itu, sosok api menghela nafas berat. Dia dan pria di sampingnya ini sudah lama saling kenal, dan juga karena bantuan pria inilah yang membuat alam api menjadi tenang dan damai.


Juga, dia sebagai roh api bukan tidak mau mencari Penguasa tapi menurutnya tidak ada yang pantas untuk menjadi penguasa atau tuannya. Apalagi meskipun dia berbentuk roh alam api tapi bentuk aslinya adalah api tertinggi dan terkuat dari segala api langit yang ada.


Dia adalah api dewa yang memiliki wujud Phoenix api biru, dan bukan tanpa alasan dia disebut Phoenix api biru karena memang dia memiliki darah murni dari keturunan Phoenix. Apalagi Phoenix api biru termasuk Phoenix terkuat dari Phoenix elemen api.


"Baiklah, aku tidak akan menghentikanmu tapi jujur kamu tidak boleh untuk bergerak karena kekuatanmu tidak dapat di terima di dunia ini! jika sampai ada orang di zaman mu masih hidup dan malah ikut campur maka itu akan menimbulkan kekacaaun di seluruh alam langit" jelas Roh alam api dengan serius mengingatkan pria tersebut.

__ADS_1


"Aku tahu... kamu tenang saja aku tidak akan melanggar batasanku, kecuali jika orang kuat muncul aku tidak akan bergerak" jawab Pria tersebut sedikit mengeluh.


Tapi dia tidak punya apa-apa untuk melawan karena selama ini dia tidak pernah turun tangan bukan takut tapi dia cemas kalau masih ada orang-orang tua dari zamannya berhasul hidup dan saat dia tahu kalau ada orang yang juga hidup di zamannya ingin menguasai alam langit pasti dia tidak akan tinggal diam begitu saja.


Meskipun ini tidak tertulis tapi dia tahu kalau zamannya telah berakhir dan sekarang dia tidak bisa keluar begitu saja dengan keadaan kultivasi dunia ini yang telah agak menurun.


"Tapi tidak masalah, setelah semua selesai aku akan pergi ke samping tuanku dan akan berdiri di sampingnya untuk menjadi tangan kanannya!" ucap pria itu dengan senyum indah di wajahnya.


......................


BOOMM...


"Sial! Kaisar harimau ini sangat kuat" ucap Dewa laut darah memandang Lin Tian, dia lalu melihat ke arah orang tua dari keluarga Tian yang masih bertarung dengan tiga jenderal dan dewa angin.


Wajahnya agak jelek karena jelas mereka dapat mengimbangi kekuatan keluarga Tian, sejak hampir sebulan lewat mereka bertempur tapi tidak ada hasil dari pertempuran mereka..


Kaki kanan Bai kecil telah siap siaga menunggunya, dengan melayangkan kakinya dengan kuat Bai kecil menendang keras pinggang sebelah kiri dewa laut darah.


KRACKKK.


"Ah!"


BOOMM..


Dewa laut darah di tendang keras oleh Bai kecil terbang dengan cepat menabrak beberapa gunung di belakangnya sebelum dia terbaring lemah di gunung yang ke lima. Wajahnya menarik nafas, mencoba berdiri tapi dia merasakan kalau pinggangnya benar-benar patah akibat tendangan Bai kecil.


"Dengan kekuatan seperti ini dia harusnya bisa membunuhku, tapi kenapa dia tidak membunuhku? malah dia seperti sedang mempermainkan ku layaknya tikus?" fikir dewa laut darah memandang Bai kecil yang tersenyum cerah ke arahnya.

__ADS_1


"Yah! sudah saatnya semua berakhir, mari kita akhiri dengan baik" ucap Bai kecil.


"Telapak kehancuran!" ucap Bai kecil.


setelah dia mengangkat tangannya tangan berwarna emas melayang di langit dan langsung terjun ke arah posisi dewa laut berada, melihat hal itu wajah dewa laut sangat jelek dan dengan sekuat tenaga bersiap untuk menahan serangan yang datang itu.


Swishh...


"Kaisar harimau kamu terlalu sombong" ucap suara yang tiba-tiba membuat alis Bai kecil sedikit terangkat.


BOOMM...


Serangan telapak tangan Bai kecil langsung hancur oleh orang-orang yang tiba-tiba muncul entah darimana itu, hal itu membuat Bai keci sedikit mengerutkan keningnya.


Sesaat empat sosok muncul di depan dewa laut darah, melihat ke empat sosok tersebut dewa darah kaget karena dia tahu ke empat orang itu. Dan dia juga melihat ke sosok yang menghentikan serangan Bai kecil dengan wajah kaget.


"Lima pedang bintang? apakah tuan benar-benar berniat menguasai negeri langit sampai-sampai mengirimkan lima pedang bintang!" fikir dewa laut darah.


"Jenderal darah! tuan mengirim kami karena takut terjadi sesuatu hal yang tidak terduga disini, benar saja dugaan tuan kalau ada kaisar harimau yang menghalangi jalan kamu menguasai negeri langit" ucap sosok yang menjadi pemimpin dari ke limanya.


"Terima kasih telah mau membantuku" ucap Dewa laut darah dengan serius.


"Tidak masalah" jawab pria yang berada di tengah kelimanya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2