Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *109*


__ADS_3

Fabian dengan sangat berat hati dia harus meninggalkan istri bersama dengan Miranda. Fabian sebenarnya ingin sekali bisa menemani Aliyaa tapi dia juga harus bertanggung jawab atas pekerjaan nya.


Fabian sampai di kantor nya, dia melihat Veronica yang sudah datang.


Veronica tersenyum manis kepada Fabian tapi Fabian mengabaikan senyuman tersebut dia langsung masuk ke ruangan Miranda.


"Kenapa Fabian masuk ke ruangan Ibu Miranda, bukan kah sekarang itu ada rapat penting yaa. Hmmmmm seperti nya Ibu Miranda tidak masuk kerja."


Veronica fokus pada pekerjaan nya dia juga harus menyelesaikan semua pekerjaan nya.


Tapi seketika Veronica seperti di kaget kan sesuatu.


"Jika Bu Miranda tidak masuk berkerja itu tandanya aku dan Fabian yang akan menghadiri rapat penting tersebut. Astaga aku harus mempersiapkan diri sekarang, supaya di saat Fabian datang aku sudah siap."


Veronica pun mulai mempelajari apa saja yang akan mereka bahas di rapat tersebut.


"Veronica, apakah dia siap untuk mendampingi ku di rapat yang dadakan ini."

__ADS_1


Fabian keluar dari ruangan dia menuju ke ruangan Veronica.


"Veronica, hari ini Bu Miranda tidak masuk untuk berkerja karena istri saya sedang di rawat di Rumah Sakit. Kamu harus bisa menemani saya di rapat penting ini, tolong pelajari semua nya berikan yang terbaik untuk perusahaan kita."


Veronica menganggukkan kepalanya dia mengerti dengan perkataan Fabian, dan Fabian pun memilih untuk kembali ke ruangan Miranda.


"Oh, istrinya Fabian sedang sakit ternyata yaa. Jadi Fabian yang harus bertanggung jawab atas semua yang ada di perusahaan ini. Tapi sayang sekali Fabian belum menjadi CEO di perusahaan ini."


Veronica pun kembali mempelajari apa yang di katakan oleh Fabian dia begitu sangat serius sekali dalam mendalami semua yang harus dia mengerti.


Fabian melihat jam yang sudah menunjukkan waktu nya untuk pergi, Fabian menghampiri Veronica.


"Kamu sudah siap Veronica, ayo kita pergi sekarang yaa. Rapat tidak jadi di perusahaan kita yaa."


Veronica pun langsung bergegas pergi bersama dengan Fabian, mereka berdua berjalan bersama menuju ke mobil Fabian.


Seorang CEO tampan yang di temani oleh seorang Asisten yang cantik dan seksi, sempat membuat banyak orang yang memperhatikan nya.

__ADS_1


Veronica dan Fabian pun masuk ke dalam mobil, Veronica terus saja membaca berkas-berkas tersebut.


"Veronica, bagaimana jika aku memberikan kesempatan itu kamu tampil. Kamu yang menjelaskan semuanya di depan para pengusaha yang lain, aku yakin kamu pasti bisa."


Seketika Veronica pun langsung terkejut ketika mendengar perkataan dari Fabian.


"Fabian, apa maksud kamu. Ini adalah rapat yang sangat penting sekali dan jika aku gagal maka aku akan langsung di pecat oleh Tante Miranda."


Fabian mendengar jelas sekali ketika Veronica yang memanggil nama nya dengan langsung menyebut Fabian.


"Tidak ada yang tidak mungkin Veronica, aku percaya dengan kemampuan kamu. Jika sampai kamu berhasil maka Bu Miranda akan kagum dengan mu."


Seketika Veronica pun langsung gugup dan sangat gelisah sekali, tangan kelihatan tidak mau diam sekali karena menahan rasa gugup nya.


Fabian pun tersenyum manis kepada melihat tingkah lucu Veronica yang tidak mau diam di dalam mobil nya.


Veronica yang sampai memejamkan mata nya seperti sedang berdoa.

__ADS_1


__ADS_2