Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (62)


__ADS_3

Aliya lebih memilih untuk menundukkan kepalanya dia merasa binggung harus menjawab apa.


"Aliya, bantu aku untuk mendapatkan Siska. Aku sangat menginginkan Siska dia baik ya walaupun jutek tapi dia tidak seperti wanita yang menginginkan ku hanya karena harta kekayaan yang aku punya."


Rendy semakin serius memandangi wajah Aliya dan Kania melihat wajah Rendy.


"Seperti itu anak ku Rendy, dia sedang bersama dengan siapa yaa. Dengan wanita kah siapa wanita yang berani mendekati Rendy."


Kania pun beranjak dari tempat duduk nya, dia berjalan menghampiri Rendy.


"Rendy,? kamu sedang bersama dengan siapa."


Aliya seketika langsung terkejut ketika mendengar suara Kania.


Kania pun duduk dan melihat ternyata Rendy yang sedang bersama dengan Aliya.


"Aliya Mutiara, bukan kah kamu sudah menikah dengan lelaki itu yaa."


Seketika Aliya pun sangat takut sekali jika Siska langsung bertemu dengan Kania.

__ADS_1


"Iya Benar sekali Tante aku sudah menikah dengan Fabian Putra."


Kania memandang mereka berdua dengan penuh kecurigaan.


"Ada acara apa kalian berdua makan di Restoran ini, hanya berdua loh dan Aliya kamu yang sudah mempunyai suami."


Rendy pun mencoba untuk menjelaskan kepada Mama nya.


"Sebenarnya kita berdua Mam, tapi satu nya lagi sedang di toilet. Siska Aurora nama nya."


Kania seakan tidak mempedulikan perkataan Rendy yang menyebutkan nama Siska di hadapan nya.


"Aliya, bagaimana sekarang apakah kamu masih melanjutkan kuliah kedokteran mu atau menjadi CEO muda di perusahaan orang tua mu."


"Aku masih kuliah kedokteran dengan beasiswa ku, dan Mama masih menjadi CEO di perusahaan milik Papa. Aku akan memperjuangkan cita-cita ku yang ingin menjadi seorang dokter spesialis anak karena aku sangat suka anak kecil."


Kania tidak menyangka jika Aliya yang bisa kuat dengan kesederhanaan hidup nya, tanpa harta kekayaan dari Miranda.


"Kamu wanita yang tangguh yaa Aliya, kuat juga yaa kamu hidup dalam kesederhanaan."

__ADS_1


Kania merasa sangat salut sekali dengan Aliya.


"Kadang wanita sederhana itu tidak memandang harta kekayaan loh Tante, karena dia yang tidak mengerti dengan keadaan yang super mewah yang memaksa diri untuk ingin kelihatan lebih tinggi dari orang lain."


Kania melihat Aliya memiliki jiwa seperti Miranda yang pantang menyerah dan selalu ingin berjuang.


"Ini yang membuat Tante dulu ingin menjodohkan kamu dengan Rendy, kalian berdua sama-sama mempunyai semangat juang yang tinggi tapi ternyata kalian berdua yang tidak berjodoh."


Ketika Kania yang sedang membahas tentang perjodohan ini adalah kesempatan Aliya untuk mencobanya untuk meluluhkan perasaan Kania.


"Tante bagaimana jika Rendy mencari pendamping nya sendiri, aku yakin sekali Rendy akan sangat bahagia sekali ketika bersama dengan seorang wanita yang dia cintai."


Kania langsung melirikan mata nya kepada Rendy dan Rendy hanya bisa terdiam saja.


"Tidak Aliyaa, Rendy harus mendapatkan wanita yang tepat. Wanita yang sama-sama pekerjaan keras seperti Rendy, agar mereka berdua bisa membangun perusahaan yang lebih besar dan maju."


Aliya merasa jika Kania yang terus saja memikirkan kekayaan dan keberuntungan dalam hal bisnis.


Rendy merasa sangat kecewa sekali dengan perkataan Mama nya, dia merasa pintu restu nya untuk bisa bersama dengan Siska.

__ADS_1


"Hmmmm, Tante aku harus pergi yaa. Karena aku harus membersihkan rumah dan menyiapkan makanan untuk suami aku karena aku harus ada di rumah sebelum suami aku pulang kerja."


Aliya pun berdiri setelah berpamitan dan Aliya memilih untuk langsung pergi saja dari Restoran tersebut.


__ADS_2