Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (76)


__ADS_3

Kania merasa sangat yakin sekali jika Rendy dan Aliya memiliki hubungan terlarang.


"Rendy, apapun alasannya Mama tetap yakin jika kamu memang memang mempunyai hubungan dengan Aliyaa. Di mulai kalian berdua yang makan di Restoran dan kamu yang memberikan mobil untuk Aliya."


Kania melihat Rendy yang baru keluar dari kamar nya, dan berjalan menuju ke meja makan.


"Itu dia Rendy, seperti lebih baik aku tidak membicarakannya nya lagi dengan Rendy. Lebih baik aku bicarakan dengan Miranda bagaimana pun juga Miranda harus mengetahui semuanya."


Kania bersikap seperti biasanya di depan Rendy, dia tidak mau lagi membahas tentang Aliya.


"Bagaimana dengan pekerjaan mu sekarang Rendy,? apakah selalu lancar atau ada kendala."


Rendy menyimpan gelas yang hendak dia minum.


"Pekerjaan ku baik-baik saja Mam, dan semoga selalu baik dan maju."


Kania tersenyum manis ketika mendengar hal tersebut.


"Baguslah Rendy, kamu bisa memperjuangkan perusahaan itu yaa. Tolong jangan membuat Mama kecewa karena sekarang hanya kamu yang Mama andalkan."

__ADS_1


Rendy menggangukan kepalanya sambil bersiap untuk pergi.


"Kamu sudah selesai makan nya,? kamu hanya minum susu coklat hangat saja. Rendy kamu harus makan yang banyak jangan seperti ini kamu kerja perlu tenaga untuk berpikir."


Rendy memilih untuk bersalaman dengan Mama nya.


"Hari ini aku ada rapat besar pertemuan juga dengan perusahaan Tante Miranda dan aku yakin pasti akan di wakilkan oleh Fabian."


Rendy pun langsung pergi meninggalkan rumah nya, dan Miranda merasa sangat aneh sekali melihat sikap Rendy.


"Rendy masih bisa bersikap santai ketika dia mau bertemu dengan Fabian, ahhhh permainan cinta yang sangat dingin sekali sehingga tidak mudah untuk di ketahui oleh banyak orang."


"Ini adalah kesempatan ku untuk pergi ke kantor Miranda, di saat Fabian pergi untuk rapat aku bisa lebih nyaman untuk membicarakan nya bersama dengan Miranda."


Ketika Kania yang bersiap-siap untuk pergi ke kantor Miranda tapi tidak untuk Fabian, dia yang masih berada di tempat tidur bersama dengan Aliya


Mereka berdua sangat kelelahan sekali sampai tidak menyadari jika sudah jam 7 pagi.


Handphone Fabian terus-menerus berdering kencang dan akhirnya bisa membangunkan Aliya dari tidurnya.

__ADS_1


Aliya membuka mata nya dan mengambil handphone suami nya, dia seketika langsung terkejut ketika melihat jam di handphone suami nya.


"Astagaaaa, sudah jam 7 pagi. Aku ada kelas jam 8 dan suami ku hari ini dia ada rapat penting."


Aliya mengabaikan panggilan telephone dari Rendy, dia langsung berlari menuju ke kamar mandi.


Fabian merasa sangat bising dengan deringan handphone nya dia pun langsung terbangun dari tidurnya.


"Rendy, Astaga hari aku ada rapat besar bersama dengan Rendy."


Fabian pun memilih untuk bersiap-siap untuk berangkat kerja dia melihat Aliyaa yang tidak ada di samping nya.


"Seperti nya Aliya sudah bangun dari tidur nya, waktu nya aku untuk bersiap-siap pergi ke kantor."


Aliya masuk ke dalam kamar dengan handuk kimono berwarna putih, membuat Fabian merasa bergairah kembali melihat rambut basah isterinya tersebut.


"Ayoo cepat kamu juga harus segera mandi, seperti nya tidak ada sarapan pagi di pagi ini yaa."


Aliya pun menarik paksa tangan suami nya untuk keluar dari kamar nya.

__ADS_1


__ADS_2