Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #310#


__ADS_3

Miranda mendengar perkataan Aliyaa kepada Kania, dia pun memilih untuk langsung masuk ke dalam mobil nya.


Melihat Mama nya yang sudah masuk ke mobil, Aliya pun berlari menghampiri Mama nya.


Aliya memilih duduk di kursi belakang, dan Miranda memilih untuk tidak bertanya kepada Aliyaa.


Sepanjang perjalanan menuju pulang Aliyaa dan Miranda hanya terdiam saja sampai mereka turun dari mobil, Aliyaa berjalan cepat menuju ke kamar nya.


"Aliya, maafkan Mama. Mama yang terlalu berlebih-lebihan kepada mu tapi sekarang Mama sudah bisa berusaha untuk menjadi yang terbaik untuk kamu."


Miranda pun masuk ke dalam kamar nya, dia merasa sangat bersalah sekali dengan Aliyaa.


Ketika Aliyaa yang merasa sedih di saat pernikahan Siska, kebahagiaan Siska di mulai dengan Rendy.


Siska dan Rendy yang memilih untuk menikmati malam pengantin mereka di hotel tapi dengan membawa ke dua anak kembar nya.


Ini begitu sangat berbeda sekali, ketika pengantin membawa bayi ke kamar hotel.


Mereka sampai di hotel dan harus di sibukkan dengan membuat susu formula untuk ke dua anak mereka.

__ADS_1


"Sayaaaaang, sebentar yaa. Ibu buatkan dulu yaa jangan menangis semuanya seperti ini."


Rendy memilih untuk membuatkan susu formula sedangkan Siska yang mencoba untuk menenangkan ke dua anak nya yang menangis secara bersamaan.


Rendy tersenyum manis melihat Siska yang kelihatan begitu sangat sabar sekali, padahal mereka berdua yang masih memakai pakaian pengantin.


Rendy membawa dua susu formula dan ternyata itu membuat mereka berdua diam, Rendy pun untuk mengantikan baju begitu juga dengan Siska.


Mereka merasa sangat senang sekali melihat dua bayi mereka yang tumbuh dengan sangat sehat.


"Sabar yaa sayaaaaang, nanti sebentar lagi kamu akan mempunyai adik perempuan dan Papa beri nama Jessica Aurora nama yang sama seperti Ibu kamu. Siska Aurora."


"Bisakah kamu tidak berkata seperti itu,? aku masih merasakan sakit yang luar biasa setelah melahirkan."


Rendy pun tersenyum kepada Siska.


"Iyaaa sayaaaaang becanda saja kok, aku juga kasihan sekali melihat kamu pada saat melahirkan Reynold dan Arnold."


Siska pun memilih untuk mengendong Reynold dan Rendy mengendong Arnold mereka berdua berusaha untuk menidurkan bayi kembar identik itu.

__ADS_1


...*Keesokan harinya*...


Fabian memikirkan sebentar lagi adalah sidang perceraian mereka berdua, Fabian mulai mencoba untuk menenangkan pikiran dan hati nya.


Agar fokus pada pekerjaan tidak memikirkan hal tersebut karena Rendy yang cuti tiga hari jadi Fabian yang mengambil alih pekerjaan nya.


Tapi ternyata Kania datang, dia yang akan mengantikan posisi Rendy. Fabian pun kembali ke ruangan nya karena sudah melihat Kania yang masuk ke dalam ruangan Rendy.


Kania melihat kondisi perusahaan nya yang terus menerus meningkat, dia pun merasa jika Rendy dan Fabian yang benar-benar berpengaruh terhadap perkembangan perusahaan nya.


"Aku harus mempertahankan Fabian berada di perusahaan ini, Fabian tidak boleh keluar dari perusahaan ini."


Kania pun keluar dari ruangan Rendy dia langsung menghampiri Fabian di ruangan kerja nya.


Fabian begitu sangat terkejut sekali ketika Kania yang datang ke ruangan nya.


"Terimakasih banyak Fabian, kinerja kamu yang sangat bagus sekali ketika berkerja di perusahaan ini. Saya benar-benar tidak menyangka ternyata kamu itu sangat pintar dalam berbisnis."


Kania dan Rendy pun bersalaman dengan erat.

__ADS_1


__ADS_2