Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode 12.


__ADS_3

Fabian kembali masuk ke dalam kamar hotel nya dan dia melihat Aliya yang sedang tertidur pulas tapi tangan nya tetap memegang perut nya.


"Aku memang tidak tahu dunia tentang seperti ini, tapi kenapa aku merasa ada yang aneh sekali yaa. Aliya sampai pucat kesakitan dan sampai seperti ingin pingsan, hmmmm aku harus mengajak Aliya untuk memeriksa nya jika bulan depan dia tetap seperti ini."


Fabian memilih untuk tidur di sofa dia tidak mau mengganggu Aliya.


Sampai ke esokan hari nya, Fabian sudah siap untuk pulang tapi Aliya yang masih tertidur pulas.


"Aku biarkan saja Aliya tertidur pulas, kasihan jika aku sampai membangun kan nya."


Fabian berencana untuk membawa Aliya untuk menginap beberapa hari di rumah nya. Dan setelah itu dia pun mengikuti apa yang di inginkan oleh Aliya untuk mengontrak di dekat kampus nya.


Sinar matahari yang masuk ke dalam kamar dan membuat Aliya langsung terbangun dari tidurnya.


"Astaga, sudah jam berapa ini yaa. Mas kenapa kamu tidak membangunkan aku sih. Hari ini kan waktu nya kita pulang."


Aliya terlihat tergesah-gesah sekali dan dia pun langsung pergi ke kamar mandi.

__ADS_1


"Seperti nya Aliya sudah sehat sekarang, seperti tidak harus ada yang aku hawatiran dengan kondisi Aliya sekarang."


Fabian menunggu Aliya dengan memainkan handphone karena dia tahu jika Aliya pasti sangat lama sekali.


"Setelah mandi dia pasti bermake-up dan itu durasi bisa untuk aku makan minum dan makan lagi."


Selesai mandi Aliya melihat suami nya yang sedang asik dengan handphone nya.


Aliya memilih hanya memakai lipgloss saja setelah dia selesai ganti baju.


"Selesai, aku kita segera berangkat Mas."


"Wah, sudah selesai sayaaaaang. Cepat sekali yaa biasanya kalau aku menunggu kamu makeup itu aku bisa makan minum makan dan makan lagi."


Aliya pun memilih untuk langsung pergi begitu saja ketika mendengar canda an dari suami nya.


"Dia marah seperti nya, yasudah lah. Nanti juga ada waktu nya dia meleleh sendiri."

__ADS_1


Fabian kelihatan sangat keberatan sekali dengan barang-barang yang dia bawa.


Aliya pun memilih untuk duduk di depan dan menunggu kedatangan suami nya,


Ketika Fabian yang sedang memasukkannya barang-barangnya nya ke bagasi, Aliya melamun dan memikirkan apakah dia harus pulang ke rumah nya untuk bertemu dengan Mama nya.


"Aku tidak bisa membohongi perasaanku jika aku ingin sekali bertemu dengan Mama, aku sangat merindukan sekali Mama dan aku sangat berharap besar jika Mama bisa berubah seperti dulu melupakan apa yang sudah terjadi dan menerima kehadiran aku sebagai anak nya dan suami ku sebagai menantu nya."


Fabian membuka pintu mobil nya dan dia melihat Aliya yang sedang melamun seperti sedang memikirkan sesuatu yang berat.


Fabian memegang tangan Aliya dan Aliya sedikit terkejut dengan sentuhan tangan suami nya.


"Ada apa lagi,? kenapa kamu kelihatan sangat sedih seperti ini."


Aliya pun langsung tersenyum menutupi rasa sedih nya


"Tidak kok, aku tidak sedang sedih kok Mas. Aku hanya ingin sekali segera sampai di rumah."

__ADS_1


Aliya tidak tahu dia akan di bawa pergi ke rumah mana, tapi keinginan adalah bertemu dengan Mama nya.


__ADS_2