
Fabian telat masuk ke kantor dan dia pun melihat Veronica yang tersenyum manis kepada nya.
Fabian mencoba untuk tidak menatap lama wajah Veronica.
"Selamat siang Pak Fabian, kenapa datang telat yaa. Saya sudah menunggu Bapak dari pagi karena saya harus berkerja bersama dengan Bapak."
Miranda pun langsung menghampiri mereka berdua, dan berbicara dengan Fabian.
"Kita lihat bagaimana kerja nya, jika memang cocok kamu bisa menjadikan dia sebagai sekertaris kamu."
Miranda merasa tersaingi oleh kecantikan Veronica.
"Baiklah, Veronica selamat berkerja dan semangat untuk bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini yaa."
Fabian pun masuk ke dalam ruangan dan Veronica sudah di berikan ruangan juga.
"Selamat berkerjasama dengan baik untuk kalian yang."
Miranda kembali ke ruangan tapi mata tetap memperhatikan mereka berdua.
__ADS_1
"Aku sangat membutuhkan pekerjaan ini, aku harus memberikan yang terbaik untuk perusahaan ini."
Veronica terlihat begitu sangat bersemangat sekali dan Fabian pun memperhatikan nya.
"Veronica selalu bersaing dengan ku di saat masih sekolah, dia memang sangat pintar sekali. Apalagi dia yang kuliah di luar negeri."
Miranda memberikan berkas-berkas kepada Veronica, dan dengan senyuman manis nya dia pun mulai mengambil berkas tersebut.
"Selesaikanlah dengan baik, benar dan rapih jika ingin berkerja di perusahaan ini."
Miranda terlihat sangat jutek sekali kepada Veronica tapi Veronica harus tetap sabar dengan sikap Miranda kepada nya.
"Baik ibu Miranda, saya akan memberikan yang terbaik."
"Miranda seperti nya tidak menyukai Vero, apa karena Veronica itu lebih cantik dan menarik."
Fabian hanya bisa tersenyum ketika melihat wajah Miranda yang kelihatan tidak suka dengan Veronica.
Beberapa menit kemudian Veronica menyelesaikan berkas yang di berikan oleh Miranda kepada nya.
Dengan rasa percaya diri yang sangat besar, Veronica pun memberikan hasil pekerjaan kepada Miranda.
"Ini hasil dari pekerjaan saya Ibu Miranda Larasati."
__ADS_1
Melihat Veronica yang memberikan hasil pekerjaan, Fabian pun langsung berjalan menuju ke ruangan Miranda dia ingin melihat sendiri hasil pekerjaan Veronica.
"Bagaimana pun juga Veronica itu adalah sekretaris ku, aku harus melihat kemapuan nya."
Miranda melihat hasil kerja Veronica dan Fabian pun datang Miranda langsung memberikan hasil pekerjaan Veronica kepada nya.
Fabian begitu sangat teliti sekali dan sampai berulangkali mencari celah kesalahan dari pekerjaan Verona tapi ternyata dia tidak menemukan nya
"Hmmmmm, hasil kerja Veronica sempurna. Bagaimana menurut Ibu Miranda sebagai CEO di perusahaan ini? apakah sama seperti pendapatan saya juga?."
Dengan berat hati Moran pun merasakan yang sama dengan Fabian, Veronica memang sangat baik.
"Baiklah Veronica Leticia, kamu di terima untuk menjadi sekretaris Fabian. Harap berkerja dengan sangat baik dan jangan terlalu bolos dalam berkerja yaa."
Veronica merasa sangat senang sekali, akhirnya dia bisa berkerja di perusahaan besar dan dia juga bisa membantu Ayah nya.
"Terimakasih banyak Bu Miranda, sangat baik sekali. Saya berjanji akan melakukan yang terbaik untuk perusahaan ini."
Fabian merasa senang tapi bukan karena dia berkerja sama dengan Veronica, tapi Veronica bisa menunjukkan kemampuan nya.
"Saya permisi dulu yaa Buu, saya kembali ke tempat kerja saya."
Melihat Veronica pergi, Fabian pun juga kembali ke ruangan nya.
__ADS_1
Veronica membalikkan badannya ketika dia mengetahui Fabian yang ada di belakang nya.