Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #216#


__ADS_3

Fabian seperti kehilangan arah dia tidak tahu harus bagaimana lagi dengan sikap Aliyaa kepada nya.


"Aliya dia yang selalu berpikiran negatif terhadap aku dan Veronica dan sekarang hanya karena aku tidak bekerja sehari dia berpikir jika aku ini hanya ingin memanfaatkan dia saja."


Masalalu yang Fabian yang membuat Aliyaa merasa ketakutan jika Fabian mengulangi lagi.


Fabian pun ingin sekali bertemu dengan Rendy, dia ingin meminta bantuan Rendy.


*Rendy, bisakah kita bertemu sekarang*


Rendy yang membaca pesan tersebut dia pun langsung membalas pesan dari Fabian.


*Baiklah, kita bertemu di Restoran Om Irfan saja*


Fabian pun merasa jika di sana memang tempat yang paling nyaman.


Rendy pun memilih untuk menonaktifkan handphone karena dia tidak mau dapat panggilan telephone dari Mama nya.


Mereka berdua pun akhirnya sampai di Restoran tersebut dan kedatangan mereka berdua membuat Irfan begitu sangat terkejut sekali.

__ADS_1


"Rendy dan Fabian datang seperti nya ada yang terjadi dengan Fabian."


Irfan menuggu mereka berdua datang dan mereka pun menghampiri Irfan.


Wajah Fabian yang sangat emosional sekali sehingga Irfan lebih memilih untuk bertanya kepada Fabian.


"Apa yang sebenarnya terjadi dengan mu dan Aliya,? tadi aku melihat Aliyaa pun seperti sedang habis menagis."


Fabian seketika langsung ingin bicarakan semuanya dengan Irfan.


"Aku datang ke sini karena ingin minta bantuan kepada Rendy, aku ingin keluar dari Perusahaan Miranda dan melamar pekerjaan di perusahaan Rendy.".


"Fabian kamu serius dengan ucapan kamu itu,? kamu ingin keluar dari perusahaan Miranda? lalu bagaimana dengan Aliyaa dan Miranda apakah mereka mengetahui keputusan kamu ini ?."


Fabian menghelakan nafas panjang nya.


"Aku seperti hanya di jadikan robot oleh Miranda, dia seperti membuat aku yang melakukan semuanya sedang kan aku hanya di jadikan sebagai asisten pribadi saja bukan pemilik perusahaan itu."


Rendy merasa tidak mau jika sampai karena permasalahan keluarga yang memuat Fabian ingin bekerja sama dengan nya.

__ADS_1


"Fabian, aku merasa keputusan kamu ini sangat membuat mereka terkejut dan mempertanyakan kamu yang keluar dari perusahaan Tante Miranda sedangkan sekarang aku merasa jika Tante Miranda dan Mama ku hubungan mereka berdua tidak baik."


Fabian mengetahui hal tersebut dan dia pun sehingga dia yang lebih memilih memutuskan untuk memilih bekerja di perusahaan Rendy.


"Lalu apa yang membuat Aliyaa menangis,? apakah karena kamu yang ingin keluar dari perusahaan nya ?."


Irfan semakin ingin mengetahui semuanya.


"Aku melihat Aliyaa yang sedang bersama dengan seorang lelaki di Restoran dekat Rumah Sakit Permata, dan ternyata dia adalah Dokter di rumah sakit itu dan aku merasa sangat kecewa sekali karena di saat mereka chatting Aliyaa yang langsung menghapus nya. Jika tidak terjadi apa-apa tidak mungkin seperti itu."


Permasalahan rumah tangga yang sangat rumit sekali membuat Irfan merasa tidak bisa untuk memberikan kata-kata untuk Fabian.


"Fabian lebih baik kamu bicarakan terlebih dahulu dengan Aliyaa dan Tante Miranda, setelah itu mulai minggu kita mulai bisa bekerja sama."


Rendy tidak mau Miranda yang menyangka jika dirinya yang mengajak Fabian untuk pindah ke perusahaan nya.


"Baiklah, aku akan bicarakan ini besok di kantor dan aku pun juga akan meminta Aliyaa untuk datang juga di kantor."


Irfan menuangkan minuman ke gelas mereka masing-masing agar lebih bisa membuat dingin perasaan mereka.

__ADS_1


__ADS_2