Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #240#


__ADS_3

Aliya memulai hari-hari nya tanpa ada Fabian di Sam nya, dia merasa semakin dia berniat melupakan semakin dia selalu terbayang kebersamaan bersama dengan suami nya itu.


"Aliya untuk apa kamu memikirkan seseorang yang sudah jelas-jelas tidak menerima kekurangan mu ini, sudah lah mencoba untuk melupakan nya karena itu yang terbaik untuk mu."


Aliya memulai kehidupan seperti Aliyaa yang dulu penuh dengan kemewahan dan selalu di hampiri oleh para pegawai nya.


Aliya kembali di perlakukan seperti ratu di dalam rumah nya, tapi Aliyaa merasa tidak nafsu makan.


"Masukkan saja makanan ini ke tempat nya, nanti aku akan memakannya di kampus saja. Aku tunggu di mobil yaa."


Aliya berjalan menuju ke mobil nya dan dia pun menunggu pegawai nya memberikan nya bekal untuk kuliah.


"Sebenar yaa Pak Denies, kita tunggu bekal untuk ku dulu."


Aliya mengeluarkan handphone dan dia pun mengikuti apa kata Mama nya.


"Aku harus menghapus semua tentang Kak Fabian, baiklah aku akan melakukan nya."


Ketika Aliyaa yang sedang menghapus bekal untuk nya pun sudah di masukkan ke dalam mobil.

__ADS_1


"Ayo Pak Denies, cepatlah pergi."


Aliya begitu sangat serius sekali dia pun melirikan mata nya kepada Pak Denies.


"Pak Denies, nanti pulang kampus kita ke rumah ku yang depan kampus yaa. Aku mau mengambil barang-barang ku yang penting saja di sana karena mungkin aku yang tidak akan pernah masuk ke dalam rumah itu lagi."


Pak Denies hanya menganggukkan kepalanya dan mengikuti apa yang di katakan oleh Aliyaa kepada nya.


Sampai akhirnya Aliyaa pun sampai di depan kampus nya.


"Datang kembali jam 12 siang yaa, karena selesai mengambil barang-barang aku juga mau bertemu dengan Siska di Restoran Om Irfan."


"Aliya, kamu cantik sekali hari ini tidak seperti biasa nya loh. Terus biasanya juga kamu jalan kaki sekarang kamu diantarkan suami kamu yaa."


Aliya hanya bisa tersenyum ketika mendengar perkataan dari teman nya.


Aliya berjalan menuju ke kantin untuk memakan bekal yang dia bawa dari rumah.


"Aku merasa sangat kesepian sekali tidak ada Siska bersama dengan ku, Siska kenapa kita berdua harus berpisah seperti ini."

__ADS_1


Aliya menikmati makanan nya dan tiba-tiba saja handphone Aliyaa yang bergetar.


"Siapa yang mengirimkan pesan kepada ku yaa, tidak mungkin Kak Fabian mungkin Mama."


Aliya pun mengeluarkan handphone dari tas nya dan ternyata Dokter El-Rivan yang mengirimkan pesan kepada nya.


*Aliya, bagaimana dengan kabar mu ? kamu baik-baik saja kan Aliyaa?*


Sedikit perhatian yang di berikan oleh Dokter El-Rivan membuat Aliyaa tersenyum.


*Aku baik-baik saja Dokter, aku sekarang sedang menikmati makanan ku pagi ini*


Aliya sampai mengirim kan foto makanan nya kepada Dokter El-Rivan.


*Bagus makanan yang sangat sehat sekali, semangat kuliah nya. Dokter Aliyaa Mutiara*


Aliya pun menghabiskan makanan nya dan langsung pergi ke kelas nya.


Aliya berharap jika hari ini dia bisa fokus belajar dengan baik tidak memelukku permasalahan nya di dalam proses pembelajaran nya.

__ADS_1


Aliya harus bisa fokus demi cita-cita nya.


__ADS_2