Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *178*


__ADS_3

Keluarga Aliyaa dan Veronica yang berada di kantor teriak histeris ketika mendengar kecelakaan mobil tersebut.


Kania sampai tidak sadarkan diri karena melihat foto mobil Randy yang sangat rusak parah.


Fabian pun langsung menghampiri Veronica dia mencoba untuk menenangkan perasaan Veronica.


"Kamu yang sabar dan tenang yaa, ayo sekarang kita ke Rumah Sakit kita lihat keadaan Rendy."


Tangan Veronica begitu sangat bergetar sekali sehingga Fabian tidak sadar dia sampai memeluk Veronica karena kelihatan sampai ketakutan sekali.


Beruntunglah Veronica sadar dia langsung melepaskan pelukan erat tersebut.


"Ayo kita ke Rumah Sakit sekarang juga."


Fabian dan Veronica pun langsung berlari keluar kantor dan membuat pusat perhatian orang-orang yang ada di kantor karena mereka berpikir jika yang kecelakaan tersebut adalah kekasih Veronica.


"Kasihan sekali Veronica, aku lihat mobil sampai seperti itu bagaimana dengan orang yang ada di dalam mobil nya yaa. Semoga saja bisa terselamatkan."


Ucap salah satu karyawan yang melihat Fabian dan Veronica pergi dengan terburu-buru sekali.


Fabian dan Veronica pun masuk ke dalam mobil.

__ADS_1


"Fabian hati-hati yaa jangan ngebut-ngebut yaa, aku takut."


Fabian menganggukkan kepalanya dia mengendarai mobil dengan kecepatan yang rendah.


Mereka berdua pun akhirnya sampai di Rumah Sakit, dan ternyata Rendy di bawa ke Rumah Sakit Permata.


Aliya dan Miranda pun datang juga ke Rumah Sakit itu karena Aliyaa yang akan kontrol bekas luka operasi.


Veronica tidak melihat Kania berada di Rumah Sakit, dia mencari keberadaan Kania sedangkan Fabian mencari informasi tentang Rendy.


Veronica di beritahu salah satu Suster bahwa ibu korban kecelakaan tersebut sudah sadar, ketika dia datang untuk melihat korban dia langsung tidak sadarkan diri.


"Tante, bagaimana dengan kondisi Mama sekarang apakah sudah membaik?."


Kania melihat kedatangan Veronica yang begitu sangat cantik sekali, Kania merasa tidak lagi mempunyai seorang yang bisa ada di samping nya.


"Veronica, Rendy mengalami kecelakaan mobil dia langsung melakukan operasi karena mengalami benturan keras di kepala nya."


Veronica pun langsung memegang tangan Kania dia seperti mencoba untuk menenangkan hati Veronica yang sedang sedang terguncang mental.


"Hmmmm, Tante kita harus percaya dengan sebuah keajaiban. Kita percaya kan semuanya pada Dokter yaa pasti Rendy akan sehat kembali."

__ADS_1


Kania memeluk erat tubuh Veronica, dan Veronica merasa kehangatan pelukan seorang ibu kepada nya.


"Veronica, Mama sudah tidak punya siapa lagi sekarang. Mereka membenci Mama."


Veronica terdiam ketika mendengar Kania yang menyebutkan nama nya dengan sebutan Mama.


"Aku akan selalu ada karena bagaimana pun juga, Tante Kania yang pernah membiayai aku untuk bisa kuliah di luar negeri dan sekarang aku bisa berkerja di perusahaan Tante Miranda."


Kania langsung melepaskan pelukan nya ketika mendengar Veronica yang berkerja di perusahaan milik Miranda.


"Kamu berkerja di perusahaan milik Miranda,? kenapa Mama tidak tahu kamu berkerja di sana?."


Kania pun langsung memandangi wajah Veronica.


"Iya Tante, aku menjadi sekretaris nya Fabian dan aku merasa sangat nyaman sekali berkerja di sana."


Kania mendengar Veronica yang terus menerus memanggil nama nya dengan sebutan Tante.


"Panggil Mama yaa jangan Tante lagi yaa."


Veronica pun merasa sangat terharu sekali ketika mendengar nya.

__ADS_1


__ADS_2