
Aliya sampai di rumah sakit dan dia pun mulai berjalan menuju ke ruangan Dokter El-Rivan.
Ternyata Aliya langsung di panggil ke dalam tidak perlu menunggu lama, karena Rendy yang sudah mendaftar Aliya.
Dengan perasaan yang sangat takut, Aliya pun masuk ke dalam ruangan tersebut dan bertemu dengan Dokter El-Rivan.
"Hallo Aliya Mutiara, apa yang kamu rasakan sekarang. Apakah kamu merasa lebih baik dari sebelumnya?."
Aliya merasa semakin takut untuk mengatakan apa yang dia rasakan sekarang.
"Hmmmm, begini Dokter. Saya merasa sakit yang semakin luar biasa di bagian perut nya. Saya sudah rutin mengonsumsi obat-obatan nya dan mencoba untuk mengindari makanan yang tidak boleh di makan."
Dokter El-Rivan pun mulai memeriksa kondisi Aliya, dia begitu sangat serius sekali sehingga wajah membuat Aliya semakin ketakutan untuk mengetahui hasil nya.
"Aliya kista ovarium kamu semakin membesar, jika di biarkan akan semakin berbahaya. Kita harus melakukan tindakan operasi saja."
Aliya seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan dari Dokter Rivan.
"Kenapa bisa membesar,? kenapa bisa secepatnya itu membesar."
__ADS_1
Aliya seakan tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Dokter dan Dokter pun mencoba untuk menerangkan kepada Aliya.
"Bisa karena Makanan Penyebab Kista Ovarium
Daging Merah. Makanan penyebab kista yang pertama adalah daging merah. Hindari konsumsi daging merah seperti babi, sapi dan domba secara berlebihan. ...
Gorengan. Makanan penyebab kista yang kedua adalah gorengan. ...
Makanan Tinggi Lemak Jenuh.
Aliya yang merasa jika dia yang sudah menjaga kesehatan makanan nya.
Melihat wajah Aliyaa yang seperti sedang kebingungan, Dokter Rivan pun semakin memperhatikan Aliya.
"Rendy sudah membiayai berapa pun biaya nya, dia menginginkan kamu untuk bisa sembuh Aliya."
Aliya menundukkan kepalanya sambil meneteskan air mata nya.
"Suami ku dan Mama ku tidak tahu jika aku sekarang seperti ini, aku tidak mau mereka berdua sampai tahu. Aku ingin sembuh dengan obat saja aku tidak mau melakukan operasi."
__ADS_1
Aliya menangis di hadapan Dokter El-Rivan.
"Aliya, ingat kista mu sudah membesar dan ini sangat bahaya jika di biarkan begitu saja."
Aliya tetap pada pendiriannya nya, dia tidak mau melakukan operasi.
"Tapi kita belum mencoba nya kan,? kita tidak tahu jika bulan depan mungkin ada keajaiban untuk kuu. Aku mohon Dokter aku yakin aku pasti akan sembuh walaupun hanya dengan mengonsumsi obat-obatan saja."
Dokter Rivan tidak bisa berkata apa-apa dia terpaksa mengikuti apa yang di inginkan oleh Aliya.
Dia pun menuliskan resep obat yang bisa di konsumsi oleh Aliya.
"Terimakasih banyak Dokter, semoga saja apa pilihan aku ini benar. Akan ada keajaiban untuk ku kista ku bisa mengecil seperti apa yang aku inginkan dan bisa sembuh total."
Dokter Rivan tersenyum tipis melihat Aliyaa, dan setelah selesai pemeriksaan. Aliya pun keluar dari ruangan Dokter Rivan.
"Semoga keajaiban bisa kamu dapatkan Aliyaa, karena kamu yang masih sangat muda sekali. Masa depan mu masih sangat cerah."
Aliyaaaa terus saja memikirkan perkataan dari Dokter Rivan, dia masih tidak percaya jika kista bisa membesar apalagi Dokter yang menyarankan Aliyaa untuk melakukan tindakan operasi.
__ADS_1