Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #312#


__ADS_3

Semua orang yang ada di persidangan mereka begitu sangat terkejut sekali ketika melihat Aliyaa yang jauh pingsan, Aliyaa pun dengan cepat di larikan ke Rumah Sakit terdekat.


Fabian, Siska dan Rendy pun ikut datang ke rumah sakit. Miranda begitu sangat cemas sekali kepada Aliyaa.


" Korban ke egois orang tua, anak sedang sakit pun tetap saja harus mengikuti sidang perceraian."


Rendy kelihatan sangat marah sekali dengan sikap Miranda yang tidak beda jauh dengan Mama nya.


Miranda mendengar perkataan Rendy dia pun merasa sangat menyesal sekali dengan sikap nya itu.


Keadaan di dalam ruangan, Dokter yang sudah memeriksa kondisi Aliyaa. Dan Aliya pun sudah sadarkan diri.


Aliya masih merasa sangat pusing, dan Aliya melihat seorang Dokter wanita yang tersenyum manis kepada nya.


"Ibu Aliyaa sudah sadar yaa, selamat yaa Ibu Aliyaa sekarang yang sedang hamil."


Aliya pun seketika langsung terkejut ketika mendengar dirinya yang sedang hamil.


"Hamil Dok,??? saya hamil???? itu tidak mungkin Dok sebelum nya saya sudah mempunyai penyakit kista ovarium dan sudah menjalankan operasi Dokter El-Rivan mengatakan jika saya kesulitan untuk bisa hamil."

__ADS_1


Dokter pun tersenyum manis ketika mendengar perkataan Aliyaa.


"Dokter El-Rivan mengatakan jika Ibu Aliyaa itu kesulitan untuk bisa hamil yaa bukan tidak akan pernah bisa hamil. Selamat yaa ibu Aliyaa Mutiara."


Dokter tersebut keluar dari ruangan, dan Aliya merasa sangat tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh Dokter tersebut.


"Aku hamil, cinta satu malam itu membuat aku bisa hamil."


Aliya melamun sambil memegang perut nya, dan ketika Dokter tersebut keluar Miranda langsung menghampiri nya untuk menyamakan kondisi Aliyaa.


"Maaf suami nya ibu Aliyaa, mana yaa."


"Selamat yaa Pak, istri bapak sekarang sedang hamil yaa. Mohon di jaga kesehatan nya yaa karena usia kandungan yang masih sangat muda sekali."


Semua yang mendengar perkataan Dokter pun mereka seketika langsung terkejut dan menghampiri Fabian.


Miranda langsung masuk ke dalam ruangan Aliyaa untuk mempertahankan semuanya.


Aliya terdiam ketika melihat Mama nya yang masuk ke ruangan nya.

__ADS_1


"Aliya kamu hamil Nak,? kamu hamil dengan siapa?."


Fabian, Siska dan Rendy pun masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Aliya hamil anak aku ku, kita melakukan kan sebulan sebelum perceraian ini."


Aliya seketika langsung menangis antara dia harus bahagia atau sedih, bayi ini datang di saat sidang perceraian mereka berdua.


Siska pun langsung menghampiri Aliyaa dia memeluk Aliyaa dan Aliya menangis di pelukan Siska.


Miranda pun juga di buat tidak percaya dengan apa yang terjadi dengan Aliyaa, Miranda pun memilih untuk pergi dari ruangan.


"Aliya, kamu akhirnya di percaya untuk bisa menjadi seorang ibu yaa. Selamat yaa Aliyaaaa kamu harus jaga bayi yang ada di dalam kandungan kamu ini yaa."


Rendy pun langsung merangkul Fabian dia juga merasa sangat terharu sekali dengan kehamilan Aliyaa.


"Selamat yaa ini tandanya kalian berdua yang tetap di persatuan kan, kalian berdua yang tetap di persatuan untuk bisa menjadi orang tua."


Fabian pun hanya bisa terdiam, dia tidak tahu apakah masih bisa bertahan dengan Aliyaa atau tidak. Miranda yang sangat egois yang pasti tetap menginginkan mereka berdua untuk berpisah.

__ADS_1


__ADS_2