Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *134*


__ADS_3

Fabian pun mulai keluar dari mobil mungkin terkesan sangat tega sekali tapi setidaknya dia yang sudah bertanggung jawab terhadap Veronica.


Fabian yang sudah membawa Veronica ke klinik untuk pengobatan.


Fabian melihat Rendy yang sampai mengantarkan sampai di meja kerja Veronica.


Dan membuat semua orang menyangka jika Rendy itu adalah kekasih Veronica.



Fabian memilih untuk langsung masuk ke dalam ruangan nya walaupun Veronica tersenyum manis kepada dirinya.



Rendy merasa sangat emosional sekali ketika Fabian yang memilih untuk pergi ke ruangan nya, tanpa ada basa-basi terhadap Kakak nya.


"Aku tahu Fabian bersikap seperti itu karena dia tidak mau kehilangan Aliyaa, tapi menurut ku ini sangat keterlaluan sekali."


Veronica memegang tangan Rendy dan menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Jangan, kakak sangat memerlukan pekerjaan ini. Kamu jangan bersikap seperti ini yaa, biarkan saja dia seperti itu."


Beruntung nya Veronica mencoba untuk menenangkan perasaan Rendy.


"Jika mereka bersikap keterlaluan kepada Kakak, lebih baik pindah saja ke perusahaan ku. Biarkan Mama aku yang mengurus nya, aku tidak tega jika kakak di perlakukan seperti ini oleh mereka."


Veronica terus saja memegang tangan Rendy.


"Sudahlah, sekarang lebih baik kamu segera pergi ke kantor yaa. Jangan sampai kamu telat dan ingat kamu itu adalah seorang CEO."


Rendy pun mengikuti apa yang di katakan oleh kakak nya dia segera pergi dari tempat tersebut dengan pandangan mata yang sinis terhadap Fabian.


"Ada apa dengan Rendy, apakah dia marah karena luka di kaki Veronica. Astaga bagaimana jika dia sampai membicarakan tentang semua ini kepada Aliyaa."


Ketika Fabian yang merasa was-was dengan apa yang sudah terjadi dengan Veronica. Di sisi lain Miranda dan Aliya mereka berniat untuk pergi ke kantor terlebih dahulu.


"Aliya sebelum kita pergi ke makam Almarhum Papa Kamu, bagaimana jika kita pergi ke kantor. Kamu juga harus melihat kondisi kantor termasuk juga melihat Veronica dalam bekerja."


Aliya yang sebenarnya merasa tidak sanggup untuk melihat suami kerja dengan wanita cantik tapi akhirnya dia pun memang harus melihat secara langsung mereka berdua.

__ADS_1


"Baiklah Mam, ayo kita pergi ke kantor sekarang."


Miranda dan Aliya pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor nya, Aliyaa segera masuk ke dalam mobil.


"Mam, tadi malam mereka berdua melakukan lemburan di kantor. Apakah memang pekerjaan itu sangat banyak sekali yaa."


Aliya mencoba untuk bertanya kepada Mama, memastikan apakah benar atau tidak.


"Ya, benar sekali karena Mama yang tidak masuk kantor. Sehingga pekerjaan yang sangat menumpuk sekali sehingga mereka berdua yang harus bertanggung jawab."


Aliya pun terdiam ketika dia mendengar jawaban dari Mama nya.


Miranda melihat wajah Aliyaa yang seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Aliya apa yang sedang kamu pikirkan,? apakah kamu semalam menangis karena permasalahan ini. Veronica dan Fabian melakukan lemburan bersama?."


Aliya pun langsung menggelengkan kepalanya berkali-kali dia tidak jika Mama nya berpikir seperti itu kepada nya.


"Tidak bukan karena masalah itu, ada permasalahan yang lain tapi bukan itu."

__ADS_1


Aliya terpaksa berbohong karena dia merasa sangat malu sekali jika sampai Mama nya tahu.


Aliya tidak mau permasalahan rumah tangga nya di ketahui oleh Mama nya.


__ADS_2