Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #308#


__ADS_3

Rendy benar-benar menyiapkan semuanya sendirian, Kania yang benar-benar tidak memperdulikan Rendy sedikit pun.


Kania melarang Rendy untuk tidak mengundang teman-teman kerja di perusahaan nya, karena Rendy yang sudah memiliki seorang anak.


Veronica datang ke rumah Rendy dia yang di suruh oleh Rendy agar menemani dalam membelikan barang-barang yang akan di bawa ke pernikahan Rendy.


Kania memandangi wajah Veronica dengan sangat sinis sekali dan membuat Veronica merasa sangat kebingungan.


"Ada apa yaa Tante,? kenapa Tante Kania memandangi wajah saya seperti itu yaa."


Kania pun memilih untuk pergi dia memilih untuk berangkat ke kantor nya, karena Rendy yang pasti akan sangat sibuk sekali.


Rendy pun datang menghampiri Veronica, dia memegang tangan Veronica.


"Ayo kak kita pergi sekarang juga."

__ADS_1


Rendy dan Veronica pun pergi, mereka berdua masuk ke dalam mobil.


"Mama tidak akan pernah datang ke acara pernikahan ku Kak, Mama benar-benar tidak memperdulikan aku."


Veronica merasa sangat sedih sekali ketika mendengar cerita Rendy.


"Lalu bagaimana Rendy,? ketika nanti kamu dan Siska sudah menikah apakah nanti akan tinggal di rumah itu?. Kasihan Siska jika Tante Kania bersikap seperti itu kepada nya."


Rendy pun menjelaskan semuanya kepada Veronica karena hanya Veronica sekarang yang ada di samping nya.


"Siska akan tinggal bersama dengan orang tua nya, nanti kita berniat untuk tinggal di Apartemen atau membeli rumah ketika Reynond dan Arnold sudah lumayan besar. Karena aku juga ingin Siska meneruskan kuliah kedokteran nya."


"Kamu yang sabar yaa, Kakak akan selalu ada untuk kamu yaa. Kamu tidak usah hawatir yaa Rendy."


Mereka berdua pun akhirnya sampai ke tempat yang menjual perhiasan untuk di berikan kepada Siska, Rendy memakai uang tabungan nya dia tidak meminta sedikit pun uang Mama nya.

__ADS_1


Rendy dan Veronica pun mulai memilih kalung berlian untuk Siska, Rendy pun seketika mengingat jika Bianca yang di berikan kalung berlian seharga 2 Milyaran rupiah.


"Siska pasti menyukainya nya, karena Siska itu gadis sederhana jadi lebih baik mencari kalung berlian yang kelihatan nya simpel saja."


Rendy akhirnya sudah menemukan kalung untuk Siska dan Veronica mencari barang-barang lain nya.


Veronica memperhatikan wajah Rendy yang begitu sangat bahagia sekali, Rendy yang merupakan anak dari seorang pengusaha sukses tapi dia yang harus merasakan pernikahan yang sederhana dengan modal tabungan nya sendiri.


"Rendy, kamu harus bisa membuka jika kamu dan Siska bisa bahagia. Jangan pernah kamu membuat hati Siska kecewa yaa lihat apa yang sudah Siska lakukan perjuangan Siska ketika dia sedang hamil."


Mengingat Siska yang sedang hamil hanya membuat Rendy semakin merasa bersalah besar kepada Siska.


"Aku akan membahagiakan Siska dengan kesederhanaan ku, aku akan semakin berjuang untuk kedua anak kembar ku dan juga Siska. Mereka harus bahagia bagaimana pun caranya kak aku akan berjuang."


Mata Veronica pun berkaca-kaca dia pun langsung memeluk erat Rendy.

__ADS_1


"Semangat yaa Dee terkadang hidup itu tidak selalu indah, Kakak merasa Mama mu sangat kelewatan sekali dia seperti bukan seorang wanita yang pernah hamil dan melahirkan. Jika dia membenci Siska dia tidak berhak membenci anak-anak mu karena mereka berdua tidak bersalah."


Veronica pun melepaskan pelukan erat nya dan Rendy pun langsung merenung mendengar perkataan Veronica.


__ADS_2