Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *140*


__ADS_3

Ketika Kania yang sedang memikirkan kondisi Aliyaa, di rumah nya Aliyaa pun harus bisa menerima apapun yang terjadi dengan dirinya.


"Mungkin sandiwara ku cukup sampai besok saja, aku tidak bisa melawan nya dengan obat-obatan. Aku harus melakukan tindakan operasi secepatnya."


Aliya memikirkan bagaimana dengan Mama dan suaminya jika mengetahui hal tersebut. Apakah mereka berdua akan kecewa atau marah besar kepada nya karena penyakit yang dia sembunyikan ini.


"Aku akan mengakui nya besok saja, biarkan saja sekarang aku menunggu datangnya keajaiban untuk ku."


Aliya teringat dengan Siska dia yang meninggalkan Siska sendirian, Aliyaa pun membuka pintu kamar dan dia melihat tidak ada Siska.


"Seperti nya Siska yang sudah pergi, maafkan aku Siska. Aku pun memiliki permasalahan yang cukup besar dan jika sampai terjadi sesuatu dengan mu aku akan membela mu Siska."


Aliya duduk melamun di sofa ruang tamu nya, dia seakan tidak punya rasa semangat dalam dirinya.


"Kamu harus tetap ceria Aliya, kamu tidak boleh seperti ini. Kamu jangan menunjukkan rasa sedih di hadapan suami mu ketika nanti pulang kerja."

__ADS_1


Aliya seketika melupakan rasa cemburunya terhadap suaminya, dia pun memilih untuk pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan pada saat suaminya pulang.


***


Keadaan di dalam kantor Miranda menghampiri Fabian, dia ingin mengatakan jika Aliyaa yang sudah ada di rumah nya.


"Fabian, Aliyaa sudah pulang di rumah kalian. Aku membelikan buah-buahan dan makanan sehat untuk Aliyaa. Kamu harus bisa menjaga pola makan Aliyaa yaa jangan sampai penyakit lambung nya kembali menyerang nya."


Fabian menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan Miranda baru mengingat jika sekarang posisi Aliyaa yang sedang cemburu terhadap Fabian dan Veronica.


Miranda tidak mau jika mereka berdua sampai bertengkar di saat baru kembali ke rumah nya.


Miranda pun keluar dari ruangan Fabian karena sebentar lagi bell waktu nya pulang.


"Veronica kamu pulang dengan siapa sekarang,? apakah Rendy menjemput mu kembali? jika tidak aku yang akan mengantarkan mu pulang yaa, kamu jangan sampai pulang sedang taksi sendiri tidak ada yang menjaga kamu."

__ADS_1


Fabian merasa sangat bersalah sekali ketika banyak yang peduli dengan Veronica, sedangkan dia harus diam karena keadaan.


Padahal Veronica sampai seperti itu karena dia penyebab nya.


"Seperti nya Rendy yang akan menjemput saya, dia bilang begitu waktu pagi."


Veronica tidak mau membuat banyak orang yang kerepotan karena nya, sampai dia pun harus berkata bohong dengan Miranda.


"Oh baguslah, Rendy dia begitu sangat sayang terhadap Kakak nya. Kalau begitu sekarang bersiap-siap untuk pulang yaa."


Miranda memilih untuk pergi ke toilet dan itu di manfaatkan oleh Fabian, Fabian yang merasa bersalah dia menghampiri Veronica.


"Veronica, maafkan aku yang tidak bertanggung jawab atas semua kesalahanku ini. Aku yang tidak bisa memberikan perhatian karena aku juga yang harus menjaga perasaan istri ku dia sangat cemburuan sekali."


Veronica pun tersenyum manis kepada Fabian.

__ADS_1


"Ya, tidak apa-apa Fabian. Aku mengerti sekali jika ada di posisi kamu, sudah jangan pedulikan aku."


Veronica pun memilih untuk pergi dari ruangan dengan perlahan-lahan.


__ADS_2