
Di perjalanan mereka berdua pun seperti mengenang masa-masa kebersamaan di waktu sekolah.
Ketika Fabian yang benar-benar menyimpan perasaan suka nya terhadap Veronica sampai mereka berdua selama tiga tahun selalu satu kelas dan duduk bersama bersaing dalam pelajaran karena Veronica dan Fabian bisa di sebut sebagai siswa-siswi yang berprestasi.
Akhirnya sampai juga di gedung Apartemen nya, dan Veronica yang masih memakai jas Fabian.
"Jas mu yang dulu masih aku simpan dan sekarang menambah lagi satu jas, nanti akan aku berikan kepada Rendy yaa biar Rendy yang memberikan kepada kamu. Agar tidak ada salah paham terhadap kita berdua."
Fabian membukakan pintu mobil nya untuk Veronica keluar.
"Tidak usah simpan saja Jas itu, tidak usah di kembalikan lagi yaa."
Veronica pun tersenyum dia berjalan, dan Fabian memperhatikan kaki Veronica yang sudah sembuh.
"Syukurlah kaki nya yang sudah sembuh aku merasa sangat bersalah sekali dengan kejadian itu."
__ADS_1
Fabian pun mengikuti apa yang di katakan oleh Veronica dia kembali ke Rumah Sakit untuk melihat kondisi Aliyaa.
Beruntung di jalan masih ada toko bunga yang buka sehingga Fabian bisa membelinya untuk Aliyaa.
"Aku tidak tahu harus membeli apalagi selain bunga dan bunga untuk permintaan maaf kepada Aliyaa."
Setelah membeli bunga Fabian pun melanjutkan perjalanan nya menuju ke Rumah Sakit.
Fabian mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan nya dia jangan emosi atau kesal di hadapan istrinya tersebut.
"Oke Fabian kita sudah sampai di Rumah Sakit, kendalikan nafsu emosional mu yaaa."
"Kamu kembali juga Fabian, kamu sudah menenangkan perasaan kamu sekarang ? dan aku sebagai orang tua Aliyaa ingin meminta maaf kepada kamu atas semua ini."
Fabian pun memilih untuk duduk dan membuat Miranda duduk kembali di samping Aliyaa.
__ADS_1
"Biarkan aku yang menemani Aliyaa, lebih baik kamu pulang saja. Aku ingin mendekatkan kembali dengan Aliyaa agar bisa menjalankan hubungan seperti dulu lagi."
Siska yang di suruh Miranda untuk membelikan makanan dia seketika kaget melihat Fabian kembali.
"Ini sangat begitu sangat rumit sekali yaa, bagaimana jika mereka berdua tidak bisa menjalani hubungan seperti dulu lagi."
Siska pun memberikan makanan tersebut kepada Miranda dan Fabian melihat Siska.
"Siska bukan kah kamu harus kuliah besok,? lebih baik kamu pulang saja dan besok setelah pulang kuliah kamu bisa kembali ke sini."
Siska hanya bisa terdiam sambil memandangi wajah Miranda dan Miranda pun mulai memikirkan nya. Jika memang seharusnya Fabian yang menuggu Aliyaa agar hubungan mereka berdua tetap terjalin kembali seperti dulu.
"Baiklah, aku dan Siska akan pulang. Kamu baik-baik menjaga Aliyaa yaa besok kamu tidak usah masuk bekerja fokus dengan Aliyaa saja."
Miranda pun langsung pergi dengan Siska, dan Siska pun mengikuti apa yang di katakan oleh Miranda.
__ADS_1
"Siska kamu tidur di kamar Aliyaa saja yaa, kasihan orang tua kamu jika harus di bangunkan dan besok berangkat kuliah biar Tante yang antar."
Miranda merasa jika Siska yang begitu sangat baik sekali dengan Aliyaa dan dia berjanji akan membantu Siska pada hubungan nya dengan Rendy.