Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *123*


__ADS_3

Fabian memang begitu sangat sibuk sekali dia membaca pesan dari Rendy dia merasa sangat malu sekali ketika dia sebagai suaminya yang tidak bisa hadir.


"Maafkan aku Aliyaa, mungkin 30 menit lagi aku akan mencoba untuk menghubungi kamu."


Fabian hanya bisa membaca pesan dari Rendy tapi dia tidak membalas pesan tersebut.


Rendy terus-menerus melihat layar handphone untuk menunggu balasan dari Fabian tapi tetap tidak ada balasan.


"Apakah Aliyaa akan tinggal di sini kembali,? karena aku merasa jika Aliyaa yang butuh perhatian khusus dari makanan dan juga waktu istirahat nya."


Pertanyaan Dokter Nadia pun langsung di jawab oleh Aliyaa.


"Tidak Dokter, aku akan kembali ke rumah yang dulu bersama dengan suami ku. Jika aku tinggal di sini bagaimana dengan nasib suami ku yang jauh dari istri nya. Karena dia tidak mungkin mau untuk tinggal bersama di sini."


Miranda sebenarnya sependapat dengan Dokter Nadia, dia menginginkan Aliyaa yang kembali tinggal bersama dengan nya di rumah ini.


Jika Aliyaa tinggal di rumah ini maka dia akan lebih di perhatikan lagi dalam hal makanan dan juga waktu istirahat nya.


"Jika sudah berumah tangga memang kita harus lebih mengikuti apa yang di katakan oleh suami kita yaa."

__ADS_1


Mereka semua pun hampir selesai menikmati makanan yang di sediakan kan, ketika suasana hening tiba-tiba saja handphone Aliyaa berdering kencang.


Aliya terlihat begitu sangat bersemangat sekali ketika melihat suami nya yang menghubungi nya.


*Hallo Mas Fabian*


*Hallo Aliyaa sayaaaaang, maafkan aku yaa. Seperti tidak bisa hadir di acara tersebut*


*Iya tidak apa-apa kok, jika masih berkerja di kantor*


*Aku benar-benar sibuk sekali hari ini dan seperti nya, akan pulang larut malam sampai perkerjaan ini selesai*


*Iya sayang terimakasih atas perhatian nya*


Aliya masih memegang handphone nya sedangkan Fabian dia lupa mengakhiri panggilan telephone nya.


Veronica pun datang ke ruangan Fabian dengan membawa berkas-berkas yang harus selesai.


"Pak Fabian ini berkas-berkas nya yaa, saya simpan di atas meja."

__ADS_1


Veronica pun menyimpan berkas-berkas tersebut.


"Veronica seperti nya kamu bekerja bersama dengan ku, mungkin sampai selesai semuanya. Kamu akan melakukan lembur bersama dengan ku malam ini, apakah kamu tidak keberatan."


Aliya begitu sangat jelas sekali mendengar perkataan tersebut sampai tangan nya pun bergetar memegang handphone yang ada di telinga nya.


Veronica pun langsung terdiam ketika mendengar tawaran tersebut, karena dia berpikir akan berduaan bersama dengan Fabian.


"Kamu tidak usah hawatir yaa aku akan bertanggung jawab atas semua, aku akan mengantarkan kamu pulang."


Aliya menteskan air mata nya dan dia pun memilih langsung pergi ke kamar nya.


"Aliya, kenapa dia langsung pergi begitu saja."


Miranda pun langsung berlari mengejar Aliyaa sedangkan Dokter Nadia, Irfan, Siska dan Rendy pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Kenapa lagi dengan Aliyaa, lebih baik kita semua pulang saja yaa. Karena sekarang kita sudah melihat Miranda yang sudah berubah seperti dulu lagi jadi kita tidak perlu menghawatirkan kondisi Aliyaa."


Irfan pun memilih langsung pergi dari rumah tersebut tanpa berpamitan terlebih dahulu dengan Aliyaa.

__ADS_1


__ADS_2