
Bianca yang sudah mengetahui semuanya dari Irfan dia berpura-pura tidak tahu di hadapan Kania.
Ketika mereka berdua yang sedang menyiapkan undangan untuk pernikahan.
"Tante ada yang ingin aku bicarakan, ini lumayan sangat serius sekali."
Bianca mengajak Kania untuk duduk bersama.
"Aku ingin membicarakan ini semua sebelum terlambat nanti nya Tante, hmmmm Tante Kania tahu kan jika aku ini adalah seorang pengusaha produk Skincare dan Kosmetik juga dan aku pun juga menjadi brand ambassador produk ku sendiri."
Wajah Kania mulai kelihatan tegang sekali, dan Bianca pun menyadari nya.
"Jika aku menikah dengan Rendy, aku seperti tidak bisa langsung memberikan Tante cucu. Karena aku yang harus memperhatikan bentuk tubuh ku ini."
Kania pun seketika dia langsung terkejut mendengar perkataan Bianca, sedang kan tujuan dia ingin Rendy menikah dengan Bianca untuk bisa memberikan nya cucu.
Kania di buat tidak bisa berkata-kata karena dia melihat Bianca yang begitu sangat sempurna sekali untuk dirinya, dan juga pengeluaran yang fantastis yang sudah dia siapkan untuk pernikahan mereka berdua di bulan depan.
__ADS_1
"Bianca, berapa tahun kamu akan menindak untuk hamil. Jika badan mu berubah kita bisa pergi ke luar negeri untuk melakukan operasi, yang Tante inginkan cukup satu cucu saja untuk bisa menjadi penerus perusahaan besar milik Tante."
Kania mulai merasakan gelisah dengan pembicaraan mereka berdua.
"Jika seperti itu kenapa Tante tidak membeli rahim bayaran saja, atau Rendy menikah kontrak dengan wanita lain setelah hamil dan melahirkan Tante bawa bayi nya."
Miranda yang tidak pernah menyangka jika akhirnya bisa seperti ini, dia tidak pernah terpikirkan jika Bianca yang seorang model tidak mau bentuk tubuh nya berubah.
"Bianca, lebih baik kita bicarakan hal ini nanti saja yaa."
Kania pun memilih untuk pergi dan Bianca hanya diam saja melihat Kania pergi.
Bianca tidak mau menikah dengan Rendy jika Rendy yang sudah mempunyai kekasih dan akan segera memiliki anak.
"Kasihan sekali Rendy, andai saja dia tidak amnesia mungkin dia pasti akan berjuang untuk wanita nya."
Ketika Bianca membicarakan tentang Randy seketika dia pun langsung mengingat Fabian.
__ADS_1
"Asisten pribadi Rendy, dia begitu sangat tampan sekali. Aku merasa tergoda kepada nya."
Bianca mencari tahu tentang Fabian di internet, dia merasa penasaran sekali.
Ketika Bianca yang sudah tidak ingin melanjutkan rencana pernikahan nya dengan Rendy.
Kania bertemu dengan Rendy di rumah mereka Rendy melihat wajah Mama yang kelihatan sangat kesal sekali.
"Siska sudah melahirkan anak kembar nya, aku yang menemani proses persalinan nya secara normal. Dan aku pun yang memberikan nama kepada ke dua anak kembar identik lelaki tersebut, aku memberikan nama Reynold dan Arnold."
Setelah mengatakan hal tersebut, Rendy memilih pergi masuk ke dalam kamar nya.
"Siska yang sudah melahirkan anak Rendy, bagaimana bisa Rendy yang melihat proses persalinan nya dan Rendy juga yang memberikan nama untuk anak kembar nya."
Kania pun mulai membanding-bandingkan Siska dan Bianca.
"Ahhhhhhhhh, bagaimana ini. Kenapa Bianca yang tidak mau untuk mempunyai anak, untuk apa aku adakah pernikahan yang mewah dengan pengeluaran uang yang fantastis."
__ADS_1
Kania merasa sangat despresi sekali jika dia mengingat berapa banyak pengeluaran yang sudah dia berikan untuk Bianca.