Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #217#


__ADS_3

Aliya merasa jika Fabian tidak akan pernah mau kembali kepada nya, dia pun lebih memilih untuk diam di rumah itu.


"Aku tidak boleh bilang apapun ke Mama, apapun yang terjadi dengan rumah tangga ku ini."


Aliya pun mencoba untuk menenangkan pikiran dan perasaan dia mencoba untuk menghibur dirinya sendiri.


Suasana di kantor ketika Fabian tidak masuk, Miranda terlihat sangat sibuk sekali begitu juga dengan Veronica.


Veronica sampai di suruh bekerja di ruangan Fabian, dia merasa sangat lelah sekali.


"Fabian kenapa dia sampai tidak masuk begini yaa, apakah dia sakit."


Veronica pun mulai merasa hawatir dengan kondisi Fabian.


"Apakah Fabian yang di larang untuk bekerja oleh Aliya hanya karena dia yang menyimpan rasa cemburu terhadap ku, Astaga ini sangat keterlaluan sekali."


Veronica pun kembali bekerja dia begitu sangat kelelahan sekali karena tadi dia yang harus mengantikan posisi Fabian.


Miranda masuk ke ruangan Veronica dia melihat hasil pekerjaan Veronica dan dia merasa sangat kasihan sekali melihat Veronica.

__ADS_1


"Veronica kamu bisa segera pulang jika jam pulang yaa, kamu biarkan saja semua pekerjaan ini. Aku akan mencoba untuk menghubungi Aliyaa."


Miranda pun mencoba untuk menghubungi nomer handphone Aliyaa ketika Aliyaa yang memang dalam keadaan sedih.


"Mama, dia pasti akan menanyakan tentang Kak Fabian."


Aliya hanya bisa melamun sambil memperhatikan Handphone tersebut.


"Aliyaaaa, kenapa dia tidak menjawab panggilan telephone ini."


Veronica melihat Miranda yang sangat emosional sekali karena dia tahu ini adalah proyek terbesar nya.


*Hallo Mama*


*Aliya, ada apa dengan Fabian kenapa dia tidak masuk kerja di saat hari yang sangat penting ini. Mama hampir saja gagal mendapatkan proyek terbesar ini untuk saja ada Veronica yang mengantikan posisi Fabian*


Aliya merasa tidak nyaman ketika Mama yang menyebutkan nama Veronica.


*Jika sekretaris itu bisa mengantikan posisi pekerjaan kak Fabian, untuk apa Mama harus cemas seperti ini. Biarkan saja Veronica yang membereskan semua pekerjaan itu*

__ADS_1


Aliya memilih untuk mengakhiri panggilan telephone nya dan bahkan Aliyaa sampai menonaktifkan handphone nya.


"Aliya malah mengakhiri panggilan telephone nya, dia tidak memberitahu tentang keberadaan Fabian di mana."


Miranda mendadak menjadi pusing dia pun memegang kepalanya dan Veronica mencoba untuk memberikan air mineral untuk Miranda.


"Ibu tenang yaa, sekarang ibu minum dulu yaa. Jangan sampai hipertensi ibu kambuh kembali karena ibu yang memikirkan tentang rumah tangga Aliyaa."


Miranda pun meminum nya dan dia mencoba untuk menenangkan pikiran nya.


"Apakah permasalahan rumah tangga mereka itu karena Aliyaa yang belum bisa memberikan keturunan untuk Fabian, sehingga Fabian hilang rasa cinta kasih sayang nya terhadap Aliyaa."


Miranda sampai meneteskan air mata nya dan Veronica merasa sedih mendengar nya.


"Kenapa mereka berdua tidak mencoba untuk melakukan program kehamilan, atau proses bayi tabung bahkan mungkin adopsi anak yang masih bayi."


Miranda pun memikirkan saran dari Veronica.


"Yaa, seharusnya mereka berdua memikirkan hal tersebut bukan selalu bertengkar seperti ini. Dan Fabio jika dia memang mencintai Aliyaa dengan tulus dia harus ada di samping Aliyaa untuk mendukung Aliyaa bukan seperti ini."

__ADS_1


Veronica merasa jika rumah tangga Aliyaa yang begitu sangat rumit sekali, dia berniat untuk menghubungi nomer handphone Fabian untuk bisa berbicara kembali.


__ADS_2