Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode 18.


__ADS_3

Fabian menuju ke daerah kampus Aliya, dia sangat berharap besar jika rumah itu yang masih kosong karena ini adalah keinginan Aliya.


Ketika Fabian turun dari mobil nya dia melihat Rendy yang sedang memegang setangkai bunga mawar putih.


Fabian pun memilih untuk menghampiri Rendy, dia menepuk pundak Rendy dan membuat Rendy yang seketika terkejut sekali dan membalikkan badannya.


"Wah, Fabian. Kamu sudah pulang honeymoon ternyata. Di mana Aliya,? dia langsung masuk kampus sekarang."


Rendy memperhatikan di belakang Fabian yang ternyata tidak ada siapapun.


"Aliya mulai besok dia kuliah, kamu sedang apa di sini dan membawa bunga mawar untuk siapa?."


Rendy merasa sangat malu sekali dengan pertanyaan dari Fabian, dia tidak mungkin mengatakan yang sebenarnya.


"Ahhhh, tidak ini hanya iseng saja membeli bunga."


Fabian pun memilih untuk langsung pergi saja, dia yang tidak mau menggangu Rendy.


"Yasudah, aku pergi dulu yaa. Sukses untuk kamu yaa yang sedang memperjuangkan hati seseorang."


Rendy pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Fabian dan membuat nya sedikit malu.


Fabian terus berjalan menuju ke rumah tersebut dan Rendy pun melihat nya.

__ADS_1


"Untuk apa Fabian berjalan menuju ke rumah yang dulu pernah mereka berdua tinggal bersama dengan Aliya. Apakah mereka berdua akan tinggal di sana lagi."


Siska yang baru saja datang dia melihat Rendy yang seperti sedang memperhatikan seseorang.


Siksa pun langsung menghampiri Rendy dan melihat pandangan mata nya menuju ke siapa.


"Woyyyyyy, itu kan Kak Bian. Dia sudah datang yaa, itu tanda nya Aliya sudah bisa masuk ke kampus dong besok. Waahhh seneng hati sekali aku melihat nya."


Teriak Siska tepat di dekat telinga Rendy dan membuat Rendy seketika langsung terkejut.


"Siksa cantik, bisakah kamu berbicara sedikit perlahan-lahan. Telinga ku sakit sekali nih."


Siska pun langsung menutup mulut nya dengan ke dua tangan nya.


"Hmmmmm, maafkan yaa. Aku yang terlalu berlebih-lebihan ini. Karena aku sangat bahagia sekali akhirnya Aliya pulang dong, aku rindu Aliya."


"Ambil lah aku mohon yaa, setangkai mawar putih ini."


Aliya merasa kasihan dengan Rendy, sebelum nya dia yang pernah memberikan bucket boneka Teddy bear yang kecil pun dia berikan kepada teman nya dan sekarang setangkai mawar merah untuk nya.


"Terimakasih banyak yaa, aku masuk ke kelas dulu yaa."


Siksa memilih untuk memasukkan setangkai mawar putih itu ke dalam tas nya di hadapan Rendy dan Rendy pun langsung tersenyum manis kepada Siska.

__ADS_1


Ketika melihat Siska yang sudah masuk ke dalam kampus, Rendy menghampiri Fabian yang sedang mengobrol dengan yang punya kontrak rumah tersebut.


Terdengar jelas sekali jika rumah ini sudah akan ada yang menepati tapi Fabian dengan paksa ingin memiliki nya.


"Bagaimana jika saya beli saja rumah ini,? bagaimana itu lebih menguntungkan ibu kan."


Rendy mengeluarkan cek nya dan menawarkan harga kepada ibu tersebut, Fabian pun hanya bisa terdiam saja melihat apa yang di lakukan oleh Rendy.


Dan langsung membuat ibu tersebut setuju dengan Rendy dan langsung menelephone orang yang ingin mengontrak di rumah ini.


"Berikan kunci rumah nya kepada teman saya, karena rumah ini untuk teman saya."


Setelah sudah menerima cek dari Rendy, ibu tersebut langsung memberikan kunci rumah kepada Fabian dan juga langsung meminta maaf.


"Terimakasih banyak Rendy, karena ini adalah keinginan dari Aliya yang menginginkan untuk kembali tinggal di rumah yang penuh dengan kenangan ini."


Rendy pun hanya tersenyum tipis kepada Fabian dia sudah mengetahui nya, Rendy pun melakukan itu semua untuk Aliya.


Fabian pun langsung membuka pintu rumah tersebut dan masuk ke dalam nya.


"Tidak ada yang berubah semua nya sama seperti dulu."


Rendy pun ikut masuk ke dalam rumah tersebut untuk melihat nya.

__ADS_1


"Pasti rumah ini adalah saksi bisu perjuangan cinta kalian berdua, banyak sekali kenangan-kenangan masa indah dan sulit di dalam rumah ini."


Rendy pun langsung memandangi wajah Fabian.


__ADS_2