Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (67)


__ADS_3

Keesokan harinya, Aliyaa yang harus pergi ke Rumah Sakit sedangkan Fabian yang mulai berkerja sama dengan Veronica.


Fabian yang sudah rapih dengan pakaian kerja nya pun, dia terlihat sangat lemas sekali di hadapan Aliya.


"Selamat pagi Mas, kenapa kamu seperti tidak semangat pagi ini tidak seperti biasa nya."


Fabian memang merasa sangat tidak bersemangat dia sebenarnya tidak ingin berkerja pagi ini.


"Aliya, aku merasa sangat malas untuk berkerja hari ini. Aku ingin beristirahat saja di rumah."


Aliya tidak akan membiarkan Fabian tidak berkerja karena hari ini dia yang akan pergi ke Rumah Sakit.


"Kenapa Mas, kamu sudah rapih seperti ini kok. kenapa ingin tidak mau berkerja sih."


Aliya mencoba untuk menyemangati suami nya, dia harus bisa membuat suami nya untuk pergi bekerja.


"Ayolah Mas, semangat kerja keras nya. Bukan kah besok itu adalah hari libur yaa, besok kita pergi untuk bersenang-senang bersama yaa."


Melihat Aliya yang begitu sangat menyemangati dirinya, dan akhirnya Fabian dengan sangat terpaksa berangkat untuk berkerja.


"Baiklah, semua demi kamu yaa istri yang cantik. Aku berangkat berkerja dulu ya dengan sangat terpaksa."

__ADS_1


Fabian pun keluar dari rumah nya, Aliya melihat langkah kaki suami nya yang seperti melayang memang tidak bersemangat.


"Apa yang membuat Mas Fabian, tidak bersemangat yaa. Tidak seperti biasa nya, apa sepulang dari Rumah Sakit aku pergi ke kantor yaa, untuk memberikan semangat untuk suami ku hehehe."


Aliya pun mulai bersiap-siap untuk pergi ke Rumah Sakit, dia pun mencoba untuk menghubungi nomer handphone Rendy karena Rendy yang mengurus semuanya.


*Rendy, hari ini aku ingin pergi ke rumah sakit. Bisakah kamu menghubungi Dokter El-Rivan.*


Rendy yang mendapatkan pesan dari Aliya dia dengan cepat membalas pesan tersebut.


*Baiklah Aliya, aku akan mengurus nya. Sekarang kamu jangan dulu berangkat yaa nanti aku akan kirimkan mobil untuk menjemput kamu*


Aliya pun mengakhiri panggilan telephone nya, dia bersiap-siap untuk menuju supir pribadi Rendy yang akan menjemput nya.


Aliya pun berjalan dan dia melihat Siska, tapi Aliya yang tidak menyapa Siska karena dia takut Siska yang masih merasa sangat sedih sekali.


Tapi Siska yang melihat Aliya dia langsung menghampiri Aliya.


"Al, kamu mau kemana?"


Aliya langsung membalikkan badannya nya.

__ADS_1


"Siska, aku mau pergi ke Rumah Sakit. Aku merasa rasa sakit ini yang semakin membuat aku semakin kesakitan dan sekarang aku mau menunggu supir pribadi Rendy dia yang akan menjemput ku sampai ke Rumah Sakit."


Siska pun memperhatikan wajah dan tubuh Aliya yang memang sedikit berubah.


Wajah Aliyaa yang terlihat sangat pucat dan badan Aliya yang menjadi kurus.


"Kamu hati-hati yaa Aliya, maafkan aku yang tidak bisa menemani kamu yaa Aliyaaaa."


Siska memeluk Aliya sebelum dirinya masuk ke dalam kelas nya.


"Aku harus masuk kelas yaa, sebentar lagi kelas di mulai."


Aliya pun tersenyum sambil melambaikan tangan nya.


Dan akhirnya mobil jemputan pun datang, Aliya dengan cepat masuk ke dalam mobil nya.


Ketika Aliyaa sudah di dalam mobil, Rendy pun mengirimkan pesan kembali kepada Aliyaa.


*Aliya semua nya sudah siap yaa*


*Terimakasih banyak Rendy, sekarang aku sedang menuju ke Rumah Sakit*

__ADS_1


__ADS_2