Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #265#


__ADS_3

Miranda menarik tangan Aliyaa untuk menjauh dari Fabian dan Veronica.


Aliya tidak pernah bisa melupakan perkataan Veronica dan dia pun merasa jika Fabian yang sudah menceritakan semuanya kepada Veronica.


Veronica menghampiri Siska dan ternyata ada ibu nya Siska juga.


"Kak Vero ini adalah ibu aku, sekarang aku tinggal bersama dengan Ibu ku."


Veronica pun bersalaman dengan Ibu nya Siska.


"Saya Veronica, saya adalah kakak tiri nya Rendy. Saya ingin meminta maaf kepada Ibu bukan adik saya tidak mau bertanggung jawab tapi dia mengalami amnesia dan sekarang dia yang di pengaruhi oleh Mama nya. Tapi saya sangat yakin sekali jika Rendy akan kembali mengingat kembali."


Veronica melihat kandungan Siska yang semakin besar.


"Saya juga berharap jika Rendy bisa bertanggung jawab atas semua nya, karena kasihan sekali Siska di harus mengurusi anak kembar nya."


Veronica berniat akan membiayai membantu Siska jika dia sudah melahirkan nanti.


"Iya Bu, tapi Mama nya Rendy dia sampai luar biasa sekali. Dia sangat sombong dan semoga kalian berdua tidak usah bertemu kembali dengan Tante Kania."

__ADS_1


Aliya melihat keakraban Siska dengan Veronica.


"Kamu lihat Siska dan Veronica, mereka sampai bisa mengobrol. Kenapa kamu selalu saja membenci Veronica."


Miranda pun mengajak Aliyaa untuk mengucapkan selamat kepada Dokter Nadia dan Irfan.


Aliya mengikuti keinginan Mama nya dan tanpa sepengetahuan Aliyaa dengan jarak yang lumayan dekat ada Rendy dan Juga Fabian.


"Selamat ya Dokter Nadia dan Om Irfan, semoga selalu bahagia selalu yaa."


Aliya bersalaman dengan mereka berdua.


Seketika Miranda, Fabian dan Rendy yang ada di belakang pun terkejut ketika mendengar perkataan Irfan.


Aliya yang sudah dekat kembali dengan lelaki lain, Aliyaa pun langsung menundukkan kepalanya dia merasa sangat malu sekali. Ternyata Om Irfan dan Dokter Nadia melihat nya di tempat itu.


Miranda pun memilih untuk langsung bersalaman dengan mereka berdua dan langsung pergi begitu saja karena ingin mempertanyakan hal tersebut kepada Aliyaa.


Rendy mencoba untuk menenangkan perasaan Fabian, dia mau Fabian sampai emosional di tempat itu.

__ADS_1


"Sabar yaa jangan emosional, kita bicarakan di Apartemen saja."


Dengan mendengar perkataan tersebut, Fabian semakin yakin jika Aliyaa memang sudah melupakan nya.


Padahal mereka yang belum berpisah tapi ternyata Aliyaa yang sudah bersama dengan lelaki lain.


"Rendy lebih baik kita langsung pergi saja dari sini, aku ingin kita pulang."


Rendy pun mengikuti apa yang di katakan oleh Fabian dan Irfan melihat Fabian dan Rendy yang pergi begitu saja.


Rendy menghampiri Veronica dia menarik tangan Veronica.


"Aku pulang duluan yaa bersama dengan Fabian, Kak Vero kalau mau pulang telephone aku yaa."


Rendy segera berlari menghampiri Fabian yang jalan dengan sangat cepat sekali.


Fabian menghampiri Aliyaa, dia tersenyum tipis kepada Aliyaa.


"Kamu sangat luar biasa sekali Aliyaa, kamu yang mencoba untuk mempermalukan Veronica di depan banyak orang tapi ternyata kamu yang sedang bersama dengan lelaki lain. Aliya aku tidak pernah menyangka, aku pikir ketika kita yang sedang menyendiri seperti ini membuat kita semakin berpikir dewasa dalam permasalahan ini. Tapi ternyata kamu yang langsung memilih jalan pintas untuk bersama dengan lelaki lain."

__ADS_1


Fabian menggelengkan kepalanya berkali-kali sambil pergi begitu saja.


__ADS_2