Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *177*


__ADS_3

Rendy tidak fokus dengan menyetir mobil nya, tiba-tiba saja terdengar suara sangat keras sekali.


*Bruuuuuukkkkkkkkk*


Mobil mewah Rendy menabrak pembatas jalan.


Siska yang sedang mengambil gelas yang berisi susu hangat pun tiba-tiba jatuh dan pecahan beling nya berhamburan di lantai.


Siska yang berniat untuk membersihkan nya dia lebih di hampiri oleh Dokter Nadia.


"Tidak Siska jangan nanti tangan kamu terluka, sudah biarkan saja di bersihkan oleh pegawai."


Siska seperti orang yang kebingungan dan Dokter Nadia pun langsung membawa Siska ke dalam kamar nya.


"Siska kamu baik-baik saja kan,? kenapa kamu seperti orang yang kebingungan seperti itu? apa yang sedang kamu pikirkan sekarang?."


Dokter Nadia membaringkan Siska di kasur dan Siska mengikuti apa yang di lakukan oleh Dokter Nadia.


"Aku tidak tahu kenapa gelas itu bisa tiba-tiba saja terjatuh padahal aku memegang nya deh sangat kuat yang. Dan aku juga tidak sedang pusing."


Siska merasakan perasaan yang tidak enak dan perut nya yang tiba-tiba saja merasa keram.

__ADS_1


"Aduh Dokter Nadia, perut ku kenapa yaa sakit dan keram sekali."


Dokter Nadia merasa jika Siska yang kecapean sehingga membuat perut nya menjadi keram.


"Siska kamu harus istirahat yaa, kamu tidak boleh terlalu capek yaa. Ayo sekarang lebih baik kamu pejamkan mata kamu."


Dokter Nadia menyelimuti seluruh tubuh Siska dan Siska pun terus saja memegang perut nya yang keram.


"Iya Dokter Nadia, terimakasih banyak ata semuanya."


Dokter Nadia pun memilih untuk keluar dari kamar Siska dia tidak mau mengganggu waktu istirahat Siska.


"Nak, jangan seperti ini yaa sayang harus kuat sayaaaaang nanti ibu tidak bisa berkerja sayang."


Siska terus saja mengelus perut nya yang keram.


"Dan perasaan ku ini kenapa yaa sangat tidak nyaman sekali yaa, kenapa ini yaaa."


Siska berharap tidak terjadi apa-apa dengan keluarga nya.


"Ingin rasanya aku menghubungi keluarga ku tapi mereka sudah membuang ku dari rumah dan aku bukan lagi anggota keluarga."

__ADS_1


Ucapan Ayah Siska yang begitu sangat keterlaluan sekali membuat Siska merasa sangat sakit hati sekali.


Siska pun memikirkan jika dia nanti melahirkannya anak nya tidak akan mempunyai nenek dan kakek.


"Sedih sekali jika aku sampai memikirkan ke arah sana, kasihan dengan anak ku."


Siska pun mencoba untuk menenangkan hati nya dan mencoba untuk tidak memikirkan sesuatu yang negatif terhadap kehidupan sekarang atau nanti.


"Siska kamu harus selalu berpikir positif dan percaya akan adanya pelangi setelah hujan tangisan yang akan menjadi kebahagiaan."


Siska tidak bisa beristirahat seperti apa yang di harapkan oleh Dokter Nadia, dia lebih mengambil alih nya.


Dan ketika Siska hendak mengambil handphone nya yang dia simpan di meja dekat kasurnya handphone itu tiba-tiba saja terjatuh.


Dan itu semakin membuat Siska merasa sangat kesal sekali.


"Hihhhh, kenapa sih terjatuh segala. Sudahlah aku malas mengambil nya lebih baik aku paksakan saja untuk istirahat."


Siska pun memaksa kan dirinya untuk tidur beristirahat agar terhindar dari emosi yang tinggi.


Padahal kabar kecelakaan mobil tentang Rendy sedang ramai di sosial media, karena sampai membuat mobil nya rusak .

__ADS_1


__ADS_2