Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (97)


__ADS_3

Fabian terus saja menuggu hasil pekerjaan Veronica, dan Miranda pun menghampiri mereka berdua.


"Fabian lebih baik kamu kembali ke ruangan mu, biarkan saja saya yang menunggu hasil kerja Veronica."


Dengan senang hati Fabian pun langsung pergi dan kembali ke ruangan.


Seketika Fabian pun langsung mengingat Aliyaa.


"Kenapa yaa aku jadi merasa kangen Aliyaa, tidak seperti biasa nya aku ingin bertemu dengan Aliyaa."


Ketika Fabian ingin menghubungi Aliyaa dia mengingat kembali jika Aliyaa yang sedang kuliah.


"Hmmmm, aku tidak boleh mengganggu Aliya yang sedang fokus dengan kuliah nya."


Fabian memilih untuk mengerjakan pekerjaan nya yang lain nya, Fabian melihat Veronica yang seperti sedang gugup sekali ketika di hampir oleh Miranda.


"Kasihan sekali Veronica dia kelihatan sangat gugup sekali, semoga saja semua pekerjaan benar."


Fabian pun meneruskan pekerjaan nya dan Miranda masuk ke dalam ruangan Fabian.

__ADS_1


"Fabian bagaimana jika malam ini Aliyaa makan malam di rumah ku, jika kamu tidak mau tidak apa-apa yang aku inginkan hanyalah Aliya saja."


Fabian merasa ini adalah kesempatan agar Aliya dan Miranda bisa seperti dulu lagi.


"Baiklah, nanti aku akan memberitahu Aliya."


Merasa puas dengan perkataan Fabian, Miranda pun keluar dari ruangan Fabian dia berjalan menuju ke kantin.


Melihat Miranda yang keluar dari ruangan Fabian, Veronica yang sudah selesai dengan pekerjaan dia langsung masuk ke dalam ruangan Fabian.


"Hmmmm aku harus cepat memberikan ini kepada Fabian, karena jika sampai di lihat oleh Tante Miranda yang dia cari hanya kesalahan ku saja."


Veronica mengetuk pintu dan masuk ke ruangan Fabian.


Fabian mengambil nya dan memeriksa nya dengan sangat teliti sekali, Veronica berharap jika hasil pekerjaan sempurna.


"Veronica, berkerja lebih serius lagi. Karena Bu Miranda selalu mencari kesalahan mu agar bisa mempunyai alasan untuk bisa mengeluarkan kami dari kantor ini. Aku mengatakan ini bukan karena ingin membela mu tapi memang hasil kerja kamu yang sangat bagus sekali."


Veronica menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

__ADS_1


"Yasudah silahkan kamu bisa kembali ke ruangan kamu dan beristirahat karena pekerjaan mu yang sudah selesai."


Veronica pun langsung pergi dari ruangan Fabian dia duduk di kursi nya, Veronica mengeluarkan cermin dia mencoba untuk menambah make-up nya.


Fabian memperhatikan Veronica yang sedang bermake-up seketika dia pun langsung mengingat masa lalu nya bersama dengan Veronica.


"Ahhhhhh, ini tidak bisa di biarkan. Lebih baik aku keluar saja dari aku mengingat masa lalu bersama dengan Veronica."


Fabian mengikuti Miranda dia pergi ke kantin, tapi Miranda yang memilih untuk pergi ke toilet.


Ketika Miranda berada di dalam toilet dia sengaja mendengar obrolan pegawai nya di luar.


"Eh, tadi aku lihat Nona Aliyaa loh dia datang ke kantor bersama dengan teman nya."


Salah satu pegawai langsung menghampiri orang yang mengatakan hal tersebut.


"Serius tapi kok aku tidak melihat Nona Aliyaa berjalan menuju ke ruangan Bu Miranda atau pun Bapak Fabian yaa tidak ada tuh."


Miranda seketika langsung terkejut ketika mendengar Aliya yang datang ke kantor nya.

__ADS_1


"Oh dia tidak lama sih, dia langsung pergi seperti terburu-buru sekali sampai teman nya juga berlari untuk mengejar Nona Aliya."


Mereka pun langsung pergi ketika sudah bercerita tentang Aliya.


__ADS_2