Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #285#


__ADS_3

Aliya selesai dengan kuliah nya dan dia melihat seperti Siska yang sedang berada di depan gerbang.


Siska dengan perut yang besar dia pun menunggu Aliyaa.


"Siska, untuk apa dia berada di sini. Perut nya yang sudah sangat besar sekali."


Aliya pun langsung berlari menghampiri Siska.


"Aliya aku ke sini mau meminta maaf kepada kamu."


Aliya menarik tangan Siska agar masuk ke dalam mobil agar tidak di lihat banyak orang, ketika Aliyaa hendak membuka pintu mobil nya.


"Nona Aliyaa, mendapatkan kotak putih ini dari Tuan Fabian."


Aliya pun langsung mengambil nya dan membuka nya, ternyata cincin putih pernikahan mereka berdua.


"Cincin, ini tanda dia sudah tidak ada ikatan lagi bersama dengan ku."


Aliya pun memasukkan cincin tersebut ke dalam tas nya dan dia pun fokus pada Siska.


"Siska ada apa kamu sampai harus datang ke kampus seperti ini, ini sangat membahayakan sekali untuk kondisi kehamilan mu. Bagaimana jika kamu merasa kontraksi secara tiba-tiba di sini."


Aliya pun mempersilahkan Siska untuk masuk ke dalam mobil nya, Aliyaa yang masih baik kepada Siska walaupun dia masih merasa sakit tapi dia tidak mungkin tega membiarkan Siska begitu saja.


"Aliya aku meminta maaf atas perkataan ku di pesan aku sangat menyesali semua nya."


Aliya tidak langsung menjawab perkataan Siska dia yang menyuruh supir nya untuk menjalankan mobil.


"Yasudah yaa Siska, untuk apa meminta maaf kepada aku. Ada aku atau tidak ada pun kamu memiliki orang-orang yang sayang dengan kamu."

__ADS_1


Aliya seperti sudah tidak mau dekat dengan seorang lagi, dia yang lebih ingin hidup tanpa sahabat.


Siska merasa Aliyaa yang sudah tidak memiliki perasaan seperti dulu kepada nya, Aliyaa yang seperti sudah kecewa kepada nya.


"Yasudah Aliyaa, aku ingin turun di sini saja."


Aliya pun menyuruh supir pribadi untuk memberhentikan mobilnya nya tapi ketika Siska yang mau keluar dari mobil Aliyaa tiba-tiba saja dia merasakan sakit yang luar biasa di perut nya.


"Ahhhhhhhhh sakit sekali."


Siska memegang perut nya dan keluar cairan banyak di kakinya.


"Pak langsung ke Rumah Sakit Permata, seperti nya Siska yang akan melahirkan."


Aliya pun sangat panik sekali dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan ketika Siska yang terus menerus merasa kesakitan.


*Hallo Aliyaa*


*Rendy segera datang ke Rumah Sakit Permata sekarang juga, Siska akan melahirkan kamu harus ada di samping Siska*


Aliya pun langsung mengakhiri panggilan telephone nya dan membuat Rendy seketika langsung terdiam.


"Siska mau melahirkan, aku di suruh Aliyaa untuk ke Rumah Sakit Permata."


Fabian pun langsung menarik tangan Rendy untuk segera pergi ke sana tapi ketika Rendy hendak pergi dia melihat Kania di hadapan nya.


"Mau pergi ke mana kamu Rendy,? masuk kembali ke dalam ada yang ingin Mama bicarakan dengan kamu."


Fabian pun begitu sangat gelisah sekali ketika Kania yang tiba-tiba saja datang di saat yang tidak tepat.

__ADS_1


"Maafkan aku Mam, aku harus pergi sekarang juga."


Rendy pun langsung berlari begitu saja dan Kania yang melihat Fabian berada di ruangan Rendy.


"Ada apa dengan Rendy,? kenapa dia seperti sangat panik seperti itu."


Fabian pun langsung terdiam dia bingung harus menjawab apa dia takut sekali Kania yang melakukan sesuatu terhadap Siska.


"Maaf bu saya tidak mengetahui nya, Rendy tiba-tiba saja langsung berlari pergi."


Fabian pun memilih untuk pergi dari ruangan Rendy dan Kania seketika dia sangat hawatir sekali dengan Rendy.


"Apakah ini ada hubungan nya dengan Siska, Rendy sampai berlari seperti itu."


Kania pun mulai mencari tahu informasi tentang Siska.


Aliya dan Siska sudah berada di rumah sakit dan Aliya pun bertemu dengan Dokter El-Rivan.


"Aku yang sudah menghubungi Rendy, kalau bisa Rendy harus melihat proses persalinan Siska. Semoga saja dia bisa langsung ingat semuanya."


Siska pun terus saja merasakan kesakitan dan Aliya yang lebih memilih untuk diam di luar dia yang tidak tega melihat Siska kesakitan.


"Astaga Rendy, kamu sekarang di mana."


Akhirnya Rendy pun datang dan Aliya pun langsung mendorong Rendy untuk masuk ke dalam ruangan bersalin.


"Sudah tidak ada lagi waktu untuk kamu bicarakan, sekarang pergi ke dalam."


Rendy pun masuk ke dalam dan dia melihat Siska yang sangat kesakitan sekali dia pun memberanikan diri untuk mendekati Siska.

__ADS_1


__ADS_2