
Rendy merasa sangat kebingungan sekali dia harus menjawab apa kepada Mama nya.
"Apakah mobil tersebut sedang di pakai oleh Aliya,? karena tidak ada lagi teman wanita kamu yang memiliki rumah besar seperti milik kita ini."
Rendy merasa sangat terkejut sekali ketika Mama nya yang mengetahui hal tersebut.
"Kenapa Mama bisa bicara seperti itu,? kenapa Mama bilang nama Aliya."
Kania tersenyum manis ketika Rendy menayakan hal tersebut.
"Rendy, walaupun Aliya dia adalah menantu idaman. Tapi dia sudah memiliki suami kamu jangan menjadi perebutan istri orang seperti ini."
Kania menjadi salah paham terhadap Rendy, dia menyangka jika Rendy yang mempunyai hubungan spesial dengan Aliya.
"Aku masih normal Mam, tidak mungkin aku mencintai isteri orang lain. Apakah aku tahu perjuangan cinta Aliya dan juga Fabian, tidak mungkin aku mempunyai perasaan yang salah."
Kania merasa tidak percaya dengan perkataan Rendy, dia pun hanya tersenyum tipis sambil meninggalkan ruangan tersebut.
"Semoga saja ya Rendy, tapi jika kamu tetap menginginkan bersama dengan Aliya. Kamu yang berjuang keras sendiri yaa, jangan bawa-bawa nama Mama."
Kania pun pergi dari kantor Rendy dia menuju ke kantor nya, karena dia juga harus mengurus kantor nya sendiri.
"Ahhhhhh, bagaimana ini jika Mama sampai berpikiran seperti itu. Tapi di samping itu juga aku memang sayang kepada Aliya, sayang karena kasihan kepada nya sayaaaaang seperti sodara perempuan ku tapi tidak untuk memiliki nya bahkan sampai merebut nya."
Rendy mencoba untuk fokus dengan pekerjaan nya, dia tidak mau pekerjaan nya menjadi berantakan karena dia yang tidak fokus.
Ketika Rendy yang sedang memikirkan Aliya, Aliya yang tidak sadar jika dirinya yang tertidur pulas di kamar nya.
__ADS_1
Para pegawai nya pun mencoba untuk mencari Aliya, tapi ternyata mereka melihat Aliya yang sedang tertidur.
"Kasihan sekali Nona Aliya, mungkin dia baru merasakan kembali kenyamanan kamar nya. Dia sampai tidur pulas seperti itu."
Mereka pun lebih memilih untuk menutup rapat kembali pintu kamar tersebut, dan Rendy mengirimkan pesan kepada Supir pribadi nya.
*Pak, apakah benar Aliya sedang berada di rumah nya*
Rendy mencoba untuk mengirimkan pesan kepada Pak Denies mantan sipir pribadi Aliyaa.
*Benar Pak, dan seperti nya Nona Aliya ketiduran di kamar nya. Seperti nya dia merindukan kamar nya yang dulu*
*Baiklah kalau begitu saya akan menyuruh supir pribadi saya untuk kembali ke rumah, dan Pak Denies bisa kan mengantarkan Aliya ke rumah nya*
"Dengan seneng hati saya bisa*
Pak Denies merasa sangat bahagia sekali ketika dia bisa menjadi supir Aliya kembali.
Aliya pun langsung membuka matanya dan melihat panggilan telephone dari suami nya.
"Astaga, aku harus bagaimana yaa ini. Aku harus bicara apa kepada suami ku."
Dengan hati yang deg-degan Aliya pun menjawab panggilan telephone dari suaminya.
*Hallo Mas, kamu sudah makan siang*
*Aliya aku mengirimkan pesan banyak, kenapa kamu tidak langsung membalas nya. Aku hawatir sekali loh*
__ADS_1
*Iya aku minta maaf Mas*
*Kamu memang sekarang sedang berada di mana Aliyaa*
*Hmmmm, aku sekarang sedang berada di rumah ku yang dulu. Aku sedang berada di dalam kamar ku dan aku pun tertidur pulas di kamar ku ini*
Fabian seketika langsung terdiam ketika mendengar perkataan Aliya, tidak ada salahnya jika Aliya yang merindukan kamar nya yang dulu.
*Mas, kamu kok diam. Kamu marah yaa aku kembali ke rumah*
*Untuk apa marah, yasudah kamu puaskan dulu di rumah itu nanti pulang kerja di jemput pulang ya*
*Terimakasih banyak ya Mas*
*Iya sama-sama cantik*
Aliya pun mengakhiri panggilan telephone dan dia langsung ke luar dari kamar untuk menuju ke dapur.
"Aku sudah lama tidak masak di sini, ahhhh rindu sekali aku dengan rumah ku ini."
Aliya dengan penuh semangat dia pun pergi ke dapur, membantu para pegawai nya.
"Nanti sore aku ingin membuatkan makanan spesial untuk suami ku, dia akan datang ke sini dan semoga saja Mama juga pulang yaa ke rumah jadi kita bisa makan bersama."
Aliya terlihat sangat bersemangat sekali dan para pegawai pun merasa sangat senang sekali ketika Aliya kembali ke rumah ini.
"Nona Aliya lebih baik kembali saja tinggal di rumah ini yaa, supaya rumah ini jadi ramai adanya Nona Aliya. Rumah ini sangat sepi sekali karena Bu Miranda yang jarang pulang."
__ADS_1
Aliya hanya menganggukkan saja, karena dia ingin memanfaatkan waktu nya untuk bisa berada di rumah ini.
Karena Aliya merasa jika hidup nya yang sudah tidak berwarna lagi.