Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (91)


__ADS_3

Ketika Aliya dan Siska yang sedang menunggu taksi untuk pulang.


Fabian yang masih di kantor dia memikirkan Aliyaa, dia yang belum juga mendapatkan balasan pesan dari Dokter Nadia.


"Dokter Nadia, kenapa yaa dia tidak membalas pesan dari ku."


Ketika Fabian yang sedang memikirkan Aliya, Veronica datang dengan hasil pekerjaan nya.


Veronica yang sudah mengetuk pintu berkali-kali tapi tidak mendapatkan jawaban dari Fabian.


Hingga akhirnya dia pun masuk ke dalam ruangan.


"Selamat sore Pak Fabian, ini adalah berkas-berkas yang sudah saya kerjakan."


Fabian begitu sangat terkejut sekali ketika Veronica yang ada di hadapannya.


"Sebelum nya saya sudah mengetuk pintu berkali-kali tapi tidak ada jawaban."

__ADS_1


Veronica pun menyimpan hasil pekerjaan dan Fabian melihat nya.


Fabian memperhatikan Handphone Veronica yang sama sekali dengan Aliya, Fabian memikirkan bagaimana cara agar Veronica bisa menggantikan warna Handphone dari pink menjadi warga lainnya karena pink adalah seperti warna Handphone Aliya.


Veronica merasa jika mata Fabian yang lebih memperhatikan wajah Veronica bukan hasil kerjanya.


"Maaf Pak bagaimana dengan hasil pekerjaan saya apakah benar atau salah."


Fabian pun langsung menutup wajah nya dia fokus pada pekerjaan Veronica dan hal tersebut di lihat oleh Miranda.


"Awalnya aku pikir Veronica yang akan menggoda Fabian tapi ternyata Fabian pun ada main mata dengan Veronica ini tidak bisa di biarkan. Aku harus sering memperhatikan mereka berdua."


"Pekerjaan bagus dan benar-benar semuanya, silahkan di periksa lagi oleh Ibu Miranda."


Miranda dengan sangat teliti sekali dia mencari letak kesalahan Veronica tapi ternyata tidak ada.


Miranda pun memilih untuk menyimpan kembali berkas-berkas tersebut, dan keluar dari rumah Fabian.

__ADS_1


"Pekerjaan kamu bagus dan silahkan bersiap-siap untuk pulang."


Sikap Veronica begitu sangat proporsional sekali dengan Fabian dia pun langsung meninggalkan ruangan Fabian.


Jam pulang pun akhirnya tiba dan Fabian mengingat jika hari ini Aliya yang sedang ada kegiatan di kampus nya.


"Aliya pulang malam dan aku sendiri di rumah, lebih baik aku pergi ke suatu tempat yang bisa membuat hati ku sedikit tenang."


Fabian keluar dari ruangan dia berjalan menuju ke luar kantor, melihat Fabian yang sudah berjalan cukup jauh baru Veronica bersiap-siap untuk pulang.


Tapi ketika dia hendak pulang Miranda tiba-tiba menghampirinya nya dan hal tersebut membuat Veronica merasa takut.


"Veronica aku ingin sekali kamu menjawab pertanyaan saya dengan jujur yaa, saya memperhatikan dari awal kamu bertemu dengan Fabian kalian berdua seperti sudah saling mengenal satu sama lain. Atau memang kamu nya saja yang langsung wah ketika melihat lelaki tampan."


Veronica pun merasa sangat binggung sekali dia harus menjawab apa jika dia mengatakan jika Fabian adalah mantan kekasih nya maka itu akan membuat Miranda semakin marah kepada nya tapi dia juga tidak mau di anggap sebagai wanita murahan karena melihat ketampanan Fabian membuat nya seperti ingin mengenal Fabian.


"Saya dan Fabian kita satu sekolah bahkan kita selalu satu kelas dalam 3 tahun sekolah, tapi pertemanan kita berakhir ketika aku yang harus melanjutkan kuliah di luar negeri."

__ADS_1


Mendengar cerita Veronica, Miranda merasa jika mereka berdua dulu mempunyai hubungan spesial.


__ADS_2