Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode 38.


__ADS_3

Siska memilih untuk berpamitan pulang karena Siska yang tidak tahan ingin selalu menagis.


"Al, maafkan aku yaa. Seperti nya aku pulang sekarang yaa. Aku tidak bisa menunggu sampai Kak Bian pulang maafkan aku ya Aliya dan besok kamu bersiap-siap kita pergi jam 8 pagi."


Mendengar Siska yang ingin pulang, Rendy pun juga berpamitan kepada Aliya.


"Aliya aku juga seperti nya mau pulang saja yaa, aku ingin mengantarkan Siska untuk pulang bersama dengan ku."


Siska yang biasa nya menolak dia hanya diam saja dan Siska pun langsung berjalan menuju ke mobil Rendy.


"Kalian hati-hati yaa, Rendy jangan ngebut-ngebut yaa bawa mobil nya."


Rendy melambaikan tangan nya kepada Aliya dan membuka pintu untuk Siska masuk ke dalam mobil nya.


Siska masih saja terdiam dia tidak bicara sepatah kata pun dan membuat Rendy merasa kebingungan.


Rendy memilih untuk menyalakan mesin mobil nya, dia merasa ini bukan waktu nya untuk dia bertanya kepada Siska.


Di perjalanan Siska seperti melamun memikirkan sesuatu, sehingga Rendy pun akhirnya menayakan apa yang sebenarnya terjadi dengan nya.

__ADS_1


"Siska, kamu kenapa sayang sih?. Kenapa kamu tiba-tiba saja diam seperti ini kamu sakit yaa."


Siska menggelengkan kepalanya berkali-kali.


"Tidak aku baik-baik saja, Rendy antarkan aku ke Restoran milik Om Irfan seperti nya aku butuh Minuman coklat hangat."


Tanpa banyak bertanya lagi Rendy pun mengikuti apa yang di katakan oleh Siska.


Rendy mengantarkan Siska ke Restoran milik Irfan dan wajah nya masih tetap sedih.


Mereka berdua pun akhirnya sampai di tempat tersebut dan Siska melihat Om Irfan yang sedang duduk di tempat biasa.


"Beruntung sekali Om Irfan ada, aku harus secepatnya memberitahu Om Irfan."


"Sebenarnya ada apa sih dengan Siska, kenapa dia menjadi seperti ini yaa."


Rendy yang merasa masih kebingungan dia pun mengikuti Siska.


Irfan begitu sangat bahagia sekali ketika melihat Siska kembali datang ke Restoran nya.

__ADS_1


"Siska Aurora, di mana Aliya Mutiara."


Siska tersenyum dan duduk berhadapan dengan Irfan, Irfan melihat Rendy yang duduk di samping Siska.


"Oh, pasangan baru yaa."


Rendy tersipu malu-malu ketika dia mendengar perkataan Irfan.


"Sudahlah abaikan jangan di lanjutkan lagi, aku datang ke sini ingin memberitahu kepada Om Irfan jika besok itu adalah hari ulang tahun Aliya dan Dokter Nadia menginginkan sesuatu yang indah untuk Aliya di hari ulang tahun nya di saat dia sudah menikah."


Rendy pun akhirnya mengetahui apa yang ingin di sampaikan Siska kepada Irfan.


"Baiklah, kita berikan yang terbaik untuk Aliya dan jangan lupa juga Miranda harus datang ke acara ini."


Siska kembali merasa sangat sedih sekali dia seperti nya tidak bisa menahan air mata nya di depan Om Irfan dan juga Rendy.


Siska menangis di hadapan mereka berdua, Siska seperti meluapkan rasa yang ada di hati nya.


Rendy pun mencoba untuk menenangkan Siska, begitu juga dengan Irfan yang merasa sangat terkejut sekali ketika melihat Siska menangis seperti ini.

__ADS_1


"Ada apa Siska,? apa yang terjadi dengan Aliya. Om tahu ini pasti ada hubungan dengan Aliya ayo ceritakan jangan di pendam."


Siska masih saja menagis dia mengabaikan perkataan Irfan.


__ADS_2