Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *135*


__ADS_3

Aliya dan Miranda pun akhirnya sampai di depan perusahaan nya. Aliya sampai harus menghela nafas panjang nya dan mencoba untuk mengatur nafas nya.


Dia harus tampak tenang dan baik-baik saja, Aliyaa tidak boleh sampai kelihatan marah atau pun cemburu di hadapan Mama nya.


Miranda berjalan terlebih dahulu dengan senyuman manis nya dan di sambut oleh para karyawan nya.



Aliya memilih untuk berjalan di belakang Mama nya, kehadiran Aliyaa pun membuat para pegawai merasa sangat terkejut sekali.


Ketika tadi mereka melihat Veronica bersama dengan seorang lelaki dan sekarang Aliyaa datang ke kantor.


Miranda memperhatikan terus Aliyaa dia merasa jika jalan Aliyaa yang sangat lambat sekali.


"Kenapa dengan Aliya, seperti tidak semangat seperti itu."


Miranda pun memilih untuk berjalan cepat meninggalkan Aliyaa dia langsung berjalan menuju ke tempat kerja.


Veronica tersenyum manis kepada Miranda dan Miranda merasa ada yang aneh dengan Veronica.


"Selamat pagi Ibu Miranda."

__ADS_1


Miranda pun langsung menghampiri Veronica dan Aliya memperhatikan nya dari jauh.


"Mama, dia menghampiri wanita itu langsung ternyata."


Aliya masih memilih untuk menjaga jarak dia memperhatikan dari kejauhan.


"Veronica kamu kenapa,? ada apa dengan kaki mu itu."


Melihat Miranda yang menghampiri Veronica, Fabian pun akhirnya bergegas menghampiri mereka berdua untuk memberikan penjelasan.


"Veronica mengambil kecelakaan di saat kita lemburan malam, dia terjatuh ketika mendengar suara petir. Tapi aku sudah membaca Veronica ke klinik untuk di obati."


Aliya mendengar jelas perkataan suaminya.


Aliya merasa semakin malas untuk menghampiri mereka dia pun memilih untuk diam dan tidak melanjutkan langkah kaki nya.


"Astaga Veronica, ini kejadian semalam dan kamu sekarang sudah masuk berkerja. Ini pasti butuh waktu istirahat untuk pemulihan."


Terlihat sekali Miranda yang sangat perhatian kepada Veronica, dan Veronica pun hanya bisa tersenyum tipis kepada Miranda.


"Kaki ku yang sakit bukan tangan ku, jadi aku masih bisa berkerja di sini."

__ADS_1


Miranda merasa jika Veronica yang sangat proporsional sekali dalam berkerja.


"Tapi Veronica, aku sangat menghawatirkan sekali kondisi mu. Jika merasa tidak kuat maka kamu bisa langsung ijin pulang yaa."


Fabian memilih untuk kembali ke ruangan nya, dan Miranda membalikkan badannya untuk mencari Aliyaa.


Miranda melihat Aliyaa yang hanya terdiam seperti patung saja, dia tidak menghampiri nya.



Miranda yang tidak mau membuat suasana semakin menjadi-jadi, dia pun memilih untuk langsung pergi dari kantor nya.


"Fabian, saya mau pergi ke makam Almarhum suami saya dengan Aliyaa. Setelah itu saya akan kembali ke kantor karena melihat kondisi Veronica yang sangat menghawatirkan sekali."


Miranda pun langsung pergi sedangkan Fabian melihat jika Miranda yang datang sendirian ke kantor.


"Aliya tidak ikut ke sini,? apakah Aliyaa lebih memilih untuk diam di dalam mobil."


Pertanyaan Fabian pun membuat Miranda merasa sangat kebingungan sekali untuk menjawab nya.


Melihat Mama nya yang hendak untuk pergi, Aliyaa pun memilih untuk pergi duluan ke dalam mobil nya.

__ADS_1


"Bersama dengan Aliyaa tapi dia lebih memilih untuk menunggu di dalam mobil karena dia merasa masih pusing dan lemas."


Miranda pun segera pergi dia tidak mau lagi menjawab pertanyaan dari Fabian.


__ADS_2