Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (80)


__ADS_3

Rendy pun meminta untuk bisa bercerita tentang kakak perempuan nya itu.


"Fabian, aku ingin bicara dengan Kak Vero bisakah."


Fabian pun langsung pergi meninggalkan mereka berdua.


"Kak, kita duduk di kursi sana yaa."


Veronica pun mengikuti apa yang di katakan oleh Rendy dan mereka berdua duduk berdampingan.


"Kak, maafkan aku yang tidak membantu Kakak. Dan apakah Mama mengetahui jika Kakak berkerja di perusahaan Tante Miranda."


Veronica pun mencoba untuk menjawab pertanyaan dari Rendy.


"Kakak masuk ke perusahaan ini karena dapat informasi dari Ayah, dan ketika Kakak datang ke kantor besok nya Kakak langsung menjadi Sekertaris Fabian."


Rendy merasa jika Kakak yang seperti sangat akrab sekali dengan Fabian.


"Sebelum nya kakak sudah mengenal Fabian,?"


Veronica sampai menghelakan nafas panjang dia harus mengatakan semuanya kepada Rendy.


"Fabian adalah mantan kekasih Kakak di saat Kakak masih SMA, hubungan kita berakhir di saat Kakak harus kuliah di luar negeri."

__ADS_1


Rendy pun seketika langsung terkejut ketika mendengar hal tersebut, dia memikirkan bagaimana perasaan Aliyaa jika sampai mengetahui semuanya.


"Apakah Kakak tahu jika Fabian yang sudah mempunyai seorang istri, dia adalah putri dari Tante Miranda."


Veronica menganggukkan kepalanya.


"Ya, Tante Miranda yang mengatakan nya. Tapi Tante Miranda tidak tahu dengan hubungan Kakak dengan Fabian di masalalu."


Rendy berharap Aliya tidak salah paham jika sampai dia mengetahui ini semua, karena Aliya yang sedang berjuang untuk bisa sembuh dari penyakitnya.


"Tolong jaga hati Aliya, dia begitu besar pengorbanan nya ketika harus bisa menikah dengan Fabian."


Rendy mengingatkan Veronica dia jangan sampai menjadi perusak rumah tangga.


Karena sudah merasa sangat senang sekali ketika bisa melihat kembali Kakek nya, Rendy pun ingin memberikan fasilitas mewah terhadap Kakak nya..


"Aku punya Apartemen yang tidak aku pakai, lebih baik Kakak tinggal di sana yaa. Nanti pulang kerja aku akan jemput Kakak pulang yaa."


Veronica merasa sangat terharu sekali ketika melihat kebaikan adik nya.


"Terimakasih banyak Rendy, kamu sangat baik sekali."


Melihat Fabian yang sudah menunggu nya, Rendy pun menyelesaikan pembicaraan nya.

__ADS_1


"Seperti nya Fabian yang sudah menunggu Kakak, pergi lah temui Fabian. Jangan sampai Tante Miranda marah."


Veronica pun pergi meninggalkan Rendy.


"Kakak pergi dulu yaa, kamu semangat yaa berkerja nya dan sukses selalu."


Veronica berlari menghampiri mobil Fabian dan membuka pintu mobil.


"Maaf yaa lama sekali menunggu nya."


Fabian tidak banyak bicara dia langsung menyalakan mesin mobil nya untuk kembali ke kantor.


Veronica melihat sikap Fabian seperti ini karena dia tidak mau kehilangan istri nya.


Veronica pun mulai menyesuaikan diri di hadapan Fabian, dia juga tidak mau membuat Fabian merasa risih kepada nya.


Di perjalanan Fabian melihat yang jualan kebab, Fabian mengetahui jika Veronica yang sangat suka sekali kebab dan Veronica juga pasti belum sarapan di rumah nya.


Mobil Fabian berhenti dan Fabian keluar dari mobil nya, berjalan menuju ke dalam


"Dia mau beli apa yaa, ini bukan kah Restoran yang dulu pernah aku makan bersama dengan Fabian."


Veronica memilih untuk diam di dalam mobil sampai Fabian kembali.

__ADS_1


__ADS_2