Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #277#


__ADS_3

Untuk meyakinkan Fabian, Dokter El-Rivan pun memberitahu pesan yang di kirimkan oleh Aliyaa.


"Lihat Aliyaa yang mengirimkan pesan kepada saya tadi, dia yang memberikan perhatian kepada saya."


Siska dan juga Lania pun merasa sangat penasaran sekali sehingga mereka berdua pun menghampiri mereka.


Dan begitu sangat terkejut sekali Fabian ketika membaca nya, dan dari situ dia yang semakin yakin akan mengakhiri pernikahan nya dengan Aliyaa.


"Aliya yang sudah berselingkuh dia yang mempunyai nomor terhadap Dokter El-Rivan ini, dan sudah tidak ada yang harus di bahas kembali."


Veronica pun langsung memegang tangan Fabian di hadapan Dokter El-Rivan dan membuat Dokter El-Rivan pun seketika merasa sakit melihat nya.


"Sudah yaa Fabian, aku mohon jangan sekarang kamu datang untuk menemui Aliyaa dan Tante Miranda. Kamu yang sekarang sedang emosi tidak akan benar jika kamu bicara dengan mereka pun."


Veronica pun langsung pergi dari tempat tersebut dia pun memilih untuk duduk di tempat nya.


Dokter El-Rivan terus saja memandangi mereka berdua.


"Beruntung sekali Fabian yang bisa di kelilingi oleh wanita-wanita cantik, yasudahlah mungkin akan ada wanita yang lebih dari Veronica."

__ADS_1


Siska mendengar perkataan Dokter El-Rivan, dia pun langsung pergi kembali ke tempat nya.


Siska tidak menyangka jika Dokter El-Rivan yang cinta pada pandangan pertama terhadap Veronica.


"Yasudah yaa sekarang lebih baik kita makan, kasihan Siska yaa dia pasti sangat kelaparan sekali."


Mereka pun memilih untuk makan dan Dokter El-Rivan yang merasa seketika hilang ras lapar nya dia memilih untuk pergi tidak makan.


Siska pun memperhatikan Dokter El-Rivan dia tidak bisa menceritakan kepada siapa pun karena hanya membuat suasana semakin tidak tenang.


Handphone Veronica pun seketika langsung berdering kencang sekali, dia melihat ternyata panggilan telephone masuk dari Rendy.


*Hallo Rendy*


*Oh iya lupa, kandungan Siska sehat semuanya normal dan bulan depan Siska akan segera melahirkan anak kembar nya*


Rendy sampai meneteskan air mata nya ketika mendengar Siska yang akan segera melahirkan bulan depan.


*Hallo Rendy kamu baik-baik saja kan*

__ADS_1


*Aku baik-baik saja kak*


*Apakah kamu ingin berbicara dengan Siska*


*Tidak usah Kaa, aku lanjut kerja saja*


Rendy pun langsung mengakhiri panggilan telephone nya.


"Dia bilang mau melanjutkan pekerjaan nya, bukan sekarang ini adalah jam istirahat yaa dia berbohong."


Siska pun hanya bisa tersenyum ketika dia mendengar Rendy yang bisa perhatian kepada dirinya.


"Aku sangat yakin sekali, Rendy akan segera kembali seperti dulu lagi. Ingatan nya akan kembali dan dia akan bertanggung jawab atas semua nya."


Fabian pun merasa sangat terharu sekali ketika melihat Siska yang begitu sangat kuat sekali dalam menghadapi permasalahan nya.


"Siska, kamu adalah wanita yang kuat dan sabar sekali. Kamu pasti akan bisa mendapatkan kebahagiaan semuanya akan baik-baik saja."


Siska pun merasa sangat senang sekali ketika banyak yang memberikan semangat kepada nya.

__ADS_1


"Terimakasih banyak Kak Fabian, sebenarnya aku dulu pernah berniat untuk memberikan salah satu dari anak ku untuk di urus oleh Aliyaa. Tapi aku merasa aku tidak akan melakukan nya, karena percuma saja anak yang tidak akan di urus oleh Aliyaa melainkan baby sister."


Siska yang mulai mempunyai perasaan tidak suka nya terhadap Aliyaa.


__ADS_2