Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode 14.


__ADS_3

Aliya dan Fabian pun akhirnya sampai di depan rumah nya, Aliya kelihatan sangat gugup sekali dan Fabian pun memegang tangan Aliya.


"Jangan gugup yaa, orang tua ku adalah orang tua mu yang sekarang."


Aliya pun tersenyum manis kepada Fabian, karena Aliya tahu jika Ayah Fabian yang seorang Dokter seperti tidak menyukai nya.


Tapi Aliya merasa jika Ibu nya yang sangat baik sekali kepada nya.


Kedatangan Aliya dan juga Fabian membuat kedua orang Fabian begitu sangat terkejut sekali.


Apalagi di saat Ayah yang libur jadwal praktek nya, Ibu Fabian pun langsung memeluk Fabian dan juga tersenyum melihat Aliya.


"Kalian berdua kenapa tidak memberitahu sebelumnya dengan Ibu, jika kalian berdua sekarang akan datang ke sini. Mungkin ibu akan mempersiapkan kejutan kecil-kecilan untuk kalian."


Aliya terlihat sangat gugup sekali bahwa dia hanya bisa terdiam saja ketika Fabian dan Ibu nya mengobrol. Aliya melihat Ayah Fabian yang seorang Dokter dia tidak menghampiri mereka berdua.


Ayah Fabian yang mungkin masih merasakan sakit hati nya kepada Fabian karena lebih memilih keluar dari rumah hidup bersama dengan Mama nya Aliya dari pada meneruskan cita-cita menjadi seorang Dokter.

__ADS_1


Aliya pun di ajak oleh ibu mertua nya untuk masuk ke dalam kamar Fabian.


"Ayo sayang, kita masuk ke dalam kamar nya. Kamu istrirahat yaa saya."


Aliya merasakan kebaikan hati ibu mertua nya kepada nya dan membuat Aliya pun merasa nyaman dengan sikap nya.


"Iya Bu, terimakasih atas kebaikan ibu kepada saya."


Aliya membawa koper milik nya sedang kan ibu mertua nya membawa Koper milik Fabian.


Mereka berdua pun berjalan menuju ke kamar Fabian, dan membuka nya.


"Wah, nyaman sekali kamar nya. Ini lebih baik dari kamar ku di rumah."


Aliya tidak menyangka jika Fabian bersama dengan dirinya mampu untuk tinggal di kontrakan dengan keadaan kamar yang biasa saja.


Tapi mereka berdua bisa hidup bahagia di kontrakan tersebut.

__ADS_1


"Bagaimana sayang, kamu suka dengan kamar ini. Apa kamu mau Menganti sprei nya dengan warna pink karakter hello Kity itu bisa di lakukan."


Aliya tersenyum manis ketika Ibu mertua nya bicara seperti itu kepada dirinya.


"Aliya kamu anggap saja yaa ibu ini adalah ibu kandung kamu, yaa walaupun sosok ibu kandung itu tidak mungkin bisa di gantikan."


Mereka berdua pun duduk berdampingan di atas tempat tidur dan Aliya merasa sangat senang sekali ketika mendengar perkataan ibu mertua nya.


"Iya Buu, terimakasih banyak atas kebaikan ibu kepada saya dan saya begitu sangat beruntung sekali bisa memiliki ibu mertua yang sangat sayang sekali kepada aku."


Aliya begitu sangat bahagia sekali walaupun di dalam hati nya, dia sangat ingin sekali bisa bertemu dengan Mama nya dan memeluk erat tubuh Mama nya.


"Yasudah yaa sayaaaaang, sekarang lebih baik kamu istrirahat yaa karena perjalanan yang sangat jauh sekali yaa."


Aliya pun di tinggal sendiri dan dia pun seperti menikmati kamar suami nya itu.


"Wahhhh, banyak sekali foto penghargaan di saat sekolah wahhh ternyata suami itu adalah anak yang pintar dan berprestasi di sekolah nya pantas saja Ayah menginginkan dia sebagai seorang Dokter."

__ADS_1


Aliya terus saja memandangi foto-foto masa sekolah suami nya.


__ADS_2