
Veronica membawa Siska untuk Restoran depan Rumah Sakit, dia melihat Fabian yang masih sendiri menunggu kedatangan Ibu nya.
Veronica dan Siska pun langsung menghampiri Fabian.
"Fabian kamu sendiri,? apakah Ibu kamu sudah pulang yaa."
Veronica dan Siska pun duduk di samping Fabian.
"Belum datang seperti nya akan datang bersama dengan Ayah."
Siska merasa jika dia tidak pantas untuk ada di sana.
"Kak lebih baik kita cari tempat yang lain saja karena nanti akan datang orang tua nya Kak Fabian."
Siska dan Veronica pun langsung pergi dan ternyata benar saja ke dua orang tua Fabian yang datang.
Veronica memilih duduk di tempat yang dekat dengan Fabian.
Fabian hanya bisa terdiam ketika Ayah dan Ibu nya datang duduk di hadapan nya.
__ADS_1
"Kenapa bisa seperti ini Fabian,? apakah kamu sudah tidak mencintai Aliyaa?."
Tanya Ayah Fabian kepada nya dan Fabian mulai menjelaskan semuanya.
"Jika di tanya apakah aku yang masih mempunyai perasaan terhadap Aliyaa, aku masih memiliki perasaan tapi ternyata Aliyaa yang lebih memilih dengan lelaki lain."
Veronica dan Siska merasa sangat tegang sekali karena mereka berdua yang bisa mendengar dengan jelas obrolan mereka.
"Dengan lelaki lain siapa,? apakah kamu melihat nya langsung?."
Orang tua Fabian merasa tidak percaya dengan perkataan Fabian.
Lania tidak menyadari jika Fabian yang harus seperti ini, dia yang menginginkan kebahagiaan pada Fabian.
"Lalu sekarang apa yang akan kamu lakukan Fabian,? apakah kamu akan langsung mengakhiri hubungan ini ?."
Fabian merasa sangat berat sekali ketika dia harus menjawab pertanyaan itu di hadapan ke dua orang tuanya, dia tidak tahu harus menjawab apa walaupun dia yang memang sudah ingin mengakhiri hubungan nya tapi Fabian merasa tidak berani mengatakan nya langsung di hadapan orang tua nya.
"Jika kamu masih mencintainya pertanahan jangan cepat mengambil keputusan, ingat pernikahan itu bukan permainan Fabian."
__ADS_1
Dokter Putra memilih untuk langsung pergi begitu saja meninggalkan Fabian dengan Ibu nya.
"Bukan aku tidak bisa tegas Bu, tapi sebenarnya aku yang ingin mengobrol dengan Ibu dulu saja. Ketika sudah datang Ayah dia pasti langsung tidak percaya lagi dengan ku."
Fabian menundukan kepalanya dan Veronica pun langsung menghampiri Fabian.
"Jika kamu sudah tidak mencintai maka tinggalkanlah, jika kamu masih ingin selalu bersama kamu pertahankan. Tapi bukankah Bu Miranda yang sudah tidak menginginkan hubungan kalian berdua bersama,? maka itu tidak akan mungkin seperti dulu lagi."
Siska pun merasa jika hubungan mereka di teruskan dengan Miranda yang sudah tidak merestui nya maka tidak akan ada lagi kebagian seperti sekarang Aliyaa dan Miranda.
"Aku akan datang bersama dengan Ibu, di hadapan Miranda aku akan bilang untuk mengakhiri hubungan ini selesai sampai di sini."
Dokter Putra mendengar perkataan Fabian dia yang sebenarnya tidak pergi dan dia merasa sangat kecewa sekali ketika Fabian yang gagal dalam rumah tangga nya.
Tangisan air mata Lania pecah ketika mendengar jika rumah tangga anak nya sudah tidak bisa di lanjutkan.
"Tante Lania yang sabar yaa, semoga saja Fabian bisa mendapatkan wanita yang terbaik untuk dirinya."
Veronica memeluk erat Lania karena sejak dulu dia yang sangat dekat sekali dengan Lania.
__ADS_1