Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode (77)


__ADS_3

Fabian bersiap untuk berangkat ke kantor dia pun harus pergi bersama dengan Veronica.


"Aku merasa sangat berdosa ketika aku harus satu mobil dengan Veronica, Aliyaa maafkan aku yaa."


Aliya melihat suami nya yang sudah pergi dan dia pun segera pergi ke kampus nya.


"Ada yang ingin aku ceritakan kepada Siska, tentang penyakit ku ini yang harus segera di tindak operasi."


Aliya yang bisa tersenyum manis kepada suaminya tapi wajahnya seketika langsung berubah ketika dia harus mengingat kista yang ada di dalam tubuh nya.


Siska melihat ekspresi wajah Aliyaa yang begitu sangat lemas sekali.


"Aliya, seperti nya terjadi sesuatu dengan nya."


Siska memilih langsung menghampiri Aliya dan Aliya memeluk erat Siska.


"Ada apa Al,? kenapa lagi. Bagaimana dengan kondisi mu sekarang."


Aliya melepaskan pelukan erat nya dia pun menghapus air mata nya.


"Kita ngobrol di kelas saja yaa, karena sekarang kita ada kelas jam 8 pagi."

__ADS_1


Siska dan Aliya berjalan menuju ke kelas mereka dan Aliya mulai menceritakan semuanya kepada Siska.


"Dokter El-Rivan menyarankan aku untuk segera melakukan tindakan operasi karena kista ku yang semakin membesar tapi aku lebih memilih untuk tidak melakukan nya. Aku belum siap dan aku melihat untuk meminum obat-obatan nya saja."


Siska begitu sangat sedih sekali ketika mendengar perkataan Aliya.


"Aliya sebaiknya sekarang kamu fokus saja dengan penyembuhan penyakit kamu, jangan memikirkan tentang kehamilan karena aku yakin Kak Fabian pasti tetap sayaaaaang walaupun kalian yang hanya berdua saja."


Aliya tidak yakin jika suami nya bisa seperti itu, karena dia merasa jika Fabian yang terus saja menginginkan kehadiran malaikat kecil di tengah keluarga nya.


"Tidak Siska, aku yang masih sangat mencintai suami ku dan aku tidak mau meninggalkan nya. Aku akan tetap berjuang untuk bisa memberikan keturunan untuk nya, apapun jalan nya yang penting dia bahagia."


Di saat Aliyaa yang masih ingin berjuang untuk merahasiakan penyakit nya terhadap suami dan keluarga nya.


Fabian harus menghadapi hari bersama dengan mantan kekasih nya, Fabian sampai di ruangan nya dia menunggu kedatangan Veronica di ruangan nya.



Melihat Fabian yang sudah berada di ruangan nya, Miranda pun langsung menghampiri Veronica.


"Masuklah ke ruangan Fabian, karena kalian berdua akan segera pergi untuk melakukan rapat bersama."

__ADS_1


Veronica pun dengan sangat cepat dia langsung pergi ke ruangan Fabian.



Melihat Veronica yang sudah siap, Fabian pun langsung memberikan berkas-berkas yang harus di pelajari oleh Veronica.


"Kamu pelajari di mobil saja yaa, karena kita harus segera pergi. Kita jangan sampai telat."


Veronica pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Fabian, dia terlihat sangat sibuk sekali.


Fabian membuka pintu mobil nya, Veronica duduk di kursi depan.


Veronica pun duduk dengan serius sekali membaca semua berkas tersebut.


Fabian memperhatikan Veronica yang begitu sangat serius sekali sampai dia tidak banyak bicara seperti biasa nya.


Fabian melihat jika Veronica yang sangat berjuang sekali untuk mendapatkan pekerjaan ini.


"Veronica sebentar lagi kita sampai yaa, kamu jangan sampai gugup yaa."


Veronica seketika langsung terdiam, apakah di rapat ini dia yang akan melakukan presentasi di depan banyak orang.

__ADS_1


__ADS_2