
Fabian datang dengan dengan kotak makanan di tangan nya, dia juga masih ingat dengan minum kesukaan Veronica.
"Kamu pasti belum makan apapun kan, makanlah. Karena kalau sampai kantor kamu pasti harus berkerja langsung."
Veronica mengambil makanan dan minuman nya.
"Terimakasih banyak."
Fabian pun kembali menjalankan mobilnya dan Veronica menikmati makanan yang sudah di belikan oleh Fabian.
Veronica selalu ingat jika Fabian itu bukan milik nya lagi, Fabian sudah mempunyai istri dan walaupun dulu tidak ada kata putus diantara mereka berdua.
Fabian begitu sangat baik sekali dengan Veronica, sampai mereka berdua berniat untuk menikah ketika Veronica kembali ke Indonesia.
Tapi sayang nya Fabian terjebak kenakalan cinta pada Miranda saat itu karena tidak mempunyai uang, dan memilih kabur dari rumah nya.
Veronica selesai menghabiskan makanan tersebut dan mereka pun sampai di kantor.
"Kamu sudah kenyang,? kita turun sekarang dan kembali ke kantor."
Veronica keluar dari kantor nya, di saat sebelumnya sudah ramai Miranda memecat dua pegawai nya dengan tidak hormat.
__ADS_1
Ketika Veronica bersama dengan Fabian, turun dari mobil nya. Pandangan mata semua karyawan tertuju pada mereka berdua.
Kecantikan Veronica memang terlihat sangat nyata sekali.
"Hmmmm, Fabian kamu merasa nggak jika mereka menatap kita begitu sangat tajam sekali."
Veronica merasa sangat tidak nyaman sekali.
"Sudahlah abaikan saja, karena kamu pegawai baru di kantor ini."
Veronica pun akhirnya kembali duduk di tempat kerja dan Fabian melihat Miranda yang tidak ada di ruangan kerja nya.
Fabian memastikan hal tersebut, dia pun keluar dari ruangan.
Fabian pun mencoba untuk menayakan hal tersebut kepada salah satu pegawai yang dia percayai.
"Kenapa Ibu Miranda, kenapa dia tidak ada di ruangan nya."
Pegawai tersebut pun menceritakan semuanya kepada Fabian.
"Tadi di kantin terjadi keributan Pak, dua pegawai di pecat oleh Bu Miranda karena dia membicarakan jika Veronica itu lebih cantik dari Nona Aliya."
__ADS_1
Fabian menghelakan nafas panjang nya dan dia pun memilih untuk kembali ke ruangan nya.
"Terimakasih atas informasinya."
Fabian memandangi Veronica dia yang sangat pekerja keras.
"Veronica bisa cap pelakor tanpa bukti hanya karena dia cantik dan menjadi sekertaris ku, bagi jika Aliya sampai mengetahui nya. Sedangkan aku belum memberitahu banyak hal kepada Aliya dari Veronica yang merupakan sekertaris ku dan mantan kekasih ku."
Fabian mencoba untuk fokus pada pekerjaan nya yang menumpuk karena kepergian Miranda.
"Lebih baik aku pura-pura tidak tahu apa-apa, dan semoga saja Veronica pun tidak ada yang memberitahu nya."
Veronica melihat Fabian yang terus saja memperhatikan nya.
"Ada apa sih sebenarnya ini, aku jadi curiga dari masuk ke dalam kantor mereka memperhatikan ku sampai seperti itu yaa."
Veronica juga melihat Fabian yang tidak henti memperhatikan nya.
"Tadi Fabian bilang abaikan saja, baiklah Veronica kamu harus fokus berkerja yaa. Karena aku butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari kamu jangan pedulikan hal-hal yang merusak konsentrasi kamu dalam berkerja."
Ketika Veronica yang mulai fokus pada pekerjaan dia mengingatkan perkataan Rendy yang meminta nya untuk menempati apartemen nya.
__ADS_1
Veronica merasa lebih baik dia tidak menerima tawaran itu.