Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *139*


__ADS_3

Kania memilih untuk datang ke kantor Rendy, dia ingin sekali mendengarkan penjelasan dari Rendy.


"Ini tidak bisa di biarkan begitu saja, Rendy tidak bisa bersama dengan wanita yang bukan dari keluarga yang tidak di ketahui asal-usul nya."


Kania terlihat sangat emosional sekali dia langsung menuju ke mobil nya.


"Rendy jangan sampai kamu membuat Mama mu ini malu, kamu harus mendapatkan wanita yang setara dengan keluarga kita."


Kania mengendarai mobil nya dengan kecepatan yang sangat tinggi dia masa sekali tidak memikirkan keselamatan nya dia hanya ingin bisa secepatnya bertemu dengan Rendy.


"Ahhhhhh akhirnya sampai juga aku di depan kantor nya, ini sangat membantu hati ku menjadi sangat sesak sekali."


Kania pun langsung turun dari mobil nya berjalan cepat menuju ke ruangan Rendy.


Kania langsung membuka pintu tersebut dan membuat Rendy sangat terkejut sekali dengan kedatangan Mama nya itu.

__ADS_1


"Mama, ada apa Mama ke sini ?."


Rendy berdiri dari tempat duduk nya dia langsung menghampiri Mama nya.


"Rendy, siapa itu Siska Aurora. Dia datang menemui Mama di Restoran yang dulu pernah kita bertemu pada saat kamu sedang bersama dengan Aliyaa."


Rendy merasa tidak percaya dengan perkataan Mama nya, jika Siska menemui Mama nya.


"Siska adalah wanita yang aku cinta Mam, dia adalah sahabat baik Aliyaa. Dia juga calon Dokter Specialis Anak sama seperti Aliyaa."


"Wanita itu bilang jika sampai bulan depan ada sesuatu dengan nya dia akan datang bersama dengan orang tua nya, tapi jika dia baik-baik saja maka dia akan meninggalkan mu selamanya."


Rendy menundukkan kepalanya di hadapan Mama nya dia merasa sangat malu dengan apa yang sudah di lakukan.


"Rendy, semudah itu kah kamu melakukan hal seperti itu. Tanpa memikirkan bagaimana dengan masa depan kamu yang sangat cerah."

__ADS_1


Kania mulai emosional sekali dengan Rendy.


"Lalu Mama masih berharap aku bisa bersama dengan Aliyaa,? jika bulan depan Siska sampai datang beruntung lah Mama bisa mendapatkan keturunan dengan begitu sangat mudah nya. Sedangkan Aliya dia memilih penyakit yang kemungkinan besar dia tidak akan bisa memiliki keturunan."


Kania terkejut sekali ketika mendengar perkataan dari Rendy.


"Aku terpaksa menyatakan ini karena sebenarnya tidak ada yang mengetahui nya, bahkan Tante Miranda dan Fabian pun tidak mengetahui jika Aliyaa sedang berjuang dengan penyakit kista ovarium nya."


Kania sampai meneteskan air mata nya ketika dia mendengar jika Aliyaa sampai harus memiliki penyakit seperti itu.


"Kemarin dia sakit kan, seharusnya dia melakukan tindakan operasi karena kista nya semakin membesar. Kenapa aku sampai tahu karena aku yang membayar administrasi nya dan menyerahkan sepenuhnya kepada Dokter El-Rivan salah satu Dokter terbaik di Rumah Sakit Permata dan itu adalah alasan aku sangat dekat sekali dengan Aliyaa."


Kania sampai duduk dia merasa sangat lemas sekali mendengar nya.


"Aliya, kasihan sekali dia harus menanggung semua ini. Dia yang masih muda dan bagaimana dengan Miranda jika mengetahui Aliyaa anak tunggal nya memiliki penyakit yang lumayan serius sekali."

__ADS_1


Rendy membiarkan Mama nya duduk di sofa sambil memikirkan kondisi Aliyaa, sedangkan dia memilih untuk kembali berkerja karena banyak sekali berkas-berkas penting yang harus dia kerjakan.


__ADS_2