Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #259#


__ADS_3

Siska membereskan barang-barang nya dia pagi ini akan pergi bersama dengan ibu nya.


"Astaga, aku lupa belum memberitahu Om Irfan jika hari aku tidak masuk kerja."


Dokter Nadia pun masuk ke dalam Siska dia membantu Siska membereskan barang-barang ketika Siska yang hendak menelephone seseorang.


*Hallo Om Irfan, aku hari tidak masuk kerja yaa*


*Kenapa kamu tidak masuk kerja,? apakah terjadi sesuatu dengan kandungan mu ?.*


*Tidak Om, hari ini aku pergi dari rumah Dokter Nadia. Aku akan tinggal bersama dengan Ibu ku*


*Syukurlah akhirnya kamu bisa bersama dengan ibu mu di saat kamu sedang hamil, Om Irfan akan segera ke sana yaa*


*Baiklah Om, hati-hati yaa Om*


Dokter Nadia terdiam ketika dia mendengar jika Irfan yang akan datang ke rumah nya.


"Siska, Dokter pasti akan selalu merindukan mu Nak. Kamu jaga baik-baik yaa kandungan kamu ini."

__ADS_1


Dokter Nadia memeluk Siska dia yang sudah menganggap Siska itu adalah anak nya.


"Iyaa Dokter, aku tidak akan pernah lupa dengan kebaikan Dokter Nadia kepada ku."


Dokter Nadia dan Siska membawa barang-barang yang akan di bawa.


Mereka menunggu kedatangan Ibu Siska dan juga Irfan.


"Om Irfan juga akan datang kita tunggu Om Irfan yaa Dokter."


Tidak lama kemudian mobil jemputan Siska pun datang, begitu sangat terkejut nya Ibu Siska ketika melihat perut Siska yang sudah sangat besar sekali.


"Ibuuuuuu."


Mereka berdua pun langsung berpelukan.


"Maafkan ibu yaa sayaaaaang, bukan maksud ibu yang tidak memperhatikan mu. Tapi Ayah mu yang membuat ibu seperti ini, ibu lebih memilih untuk keluar dari karena ibu lebih untuk bersama dengan kamu Nak. Ibu selalu memikirkannya kamu, ibu sangat sedih sekali tidak bisa ada bersama dengan kamu."


Dokter Nadia pun merasa sangat terharu sekali ketika melihat mereka berdua.

__ADS_1


Mobil Irfan pun datang dia langsung menghampiri Siska dan Ibu nya.


Siska melepaskan pelukan erat nya, dia melihat Om Irfan yang sudah datang.


"Bu, ini adalah Dokter Nadia dia yang sangat baik sekali. Dokter Nadia yang perhatian sekali dengan ku sampai sekarang, dan yang sebelahnya itu adalah Om Irfan dia pemilik Restoran aku bekerja di sana Bu. Om Irfan itu adalah calon suami Dokter Nadia dan sebentar lagi mereka berdua akan menikah."


Ucapan Siska seakan mewakili perasaan Dokter Nadia yang memang ingin segera di lamar oleh Irfan.


Ibu Siska pun langsung menghampiri mereka berdua dan mengucapkan terimakasih kepada Dokter Nadia dan Irfan.


"Saya tidak tahu harus berkata apa lagi yang lebih istimewa dari kata terimakasih, semoga kalian berdua selalu bahagia dan bisa secepatnya menikah yaa."


Dokter Nadia pun langsung melirikan mata nya kepada Irfan dan Irfan pun tersenyum manis kepada Dokter Nadia.


"Iya Buu, terimakasih atas doa nya. Secepatnya kita berdua akan segera menikah."


Irfan pun langsung memegang tangan Dokter Nadia dan Siska begitu sangat bahagia sekali ketika melihat mereka berdua yang akhirnya akan bahagia.


"Yasudah sekarang kita pergi yaa, saya ingin mengantar ingin tahu. Super nanti kita berdua bisa main ke rumah baru Siska."

__ADS_1


Mereka pun masuk ke dalam mobil masing-masing, Dokter Nadia bersama dengan Irfan.


Dokter Nadia pun tersenyum manis kepada Irfan ketika akhirnya Irfan bisa berkata akan segera menikahi nya.


__ADS_2