Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *203*


__ADS_3

Setelah bertemu dengan Aliyaa, Veronica kembali pada tempat bekerja dia akan memberikan hasil pekerjaan kepada Fabian karena sebentar lagi waktu nya jam pulang.


Veronica mengetuk pintu ruangan Fabian, dan Fabian mempersilahkan Veronica untuk masuk ke ruangan.


"Ini adalah hasil pekerjaan saya hari ini, dan maafkan saya yang tadi terlalu lama pergi ke toilet karena sesuatu hal."


Fabian pun mengambil hasil pekerjaan Veronica.


"Baiklah, terimakasih sudah berkerja dengan baik di perusahaan ini."


Veronica pun tersenyum manis kepada Fabian.


"Tadi aku bertemu dengan istri mu di toilet."


Fabian begitu sangat terkejut sekali ketika mendengar Veronica yang bertemu dengan Aliyaa karena Aliyaa yang selalu berpikiran negatif terhadap dirinya.


"Apakah Aliyaa mengatakan perkataan yang membuat mu sakit hati,? jika iya aku meminta maaf."


Veronica melihat jika Fabian yang seperti sedang mempunyai permasalahan dengan istrinya.


Veronica menaruh Kartu nama dirinya yang tertulis alamat apartemen nya.


Veronica pun langsung pergi kembali ke ruangan nya karena dia melihat Miranda yang seperti sedang menuju ke ruangan Fabian.


Melihat Miranda datang Fabian langsung memasukkan kartu nama Veronica ke saku celananya.


"Fabian apakah Aliyaa berpamitan pulang dengan kamu,? kenapa dari toilet dia tidak kembali ke sini. Apakah dia yang langsung pergi begitu saja."

__ADS_1


Fabian pun hanya terdiam karena Aliyaa yang memang tidak memberikan kabar kepada nya.


Miranda memeriksa hasil pekerjaan Veronica.


"Hasil pekerjaan nya yang sangat sempurna sekali, aku merasa dia bisa memajukan perusahaan kita."


Miranda tidak akan pernah mengeluarkan Veronica walaupun Aliyaa yang sangat menginginkan nya.


Miranda pun memilih untuk menghampiri Veronica, dia ingin mengajak Veronica untuk makan malam bersama.


"Veronica pekerjaan mu yang selalu tidak mengecewakan, bagaimana jika malam ini kita melakukan makan malam bersama."


Veronica langsung melihat ke arah Fabian, bagaimana ceritanya jika dia makan malam bersama dengan Fabian juga semakin bertambah permasalahan rumah tangga Fabian.


"Seperti nya tidak bisa untuk malam ini Bu, saya akan kedatangan tamu penting malam ini."


"Andai saja aku memiliki anak lelaki, aku aku jodohkan dia bersama dengan mu."


Miranda pun langsung pergi karena mendengar bell pulang berbunyi.


Veronica bersiap-siap untuk pulang dan dia memperhatikan Fabian.


"Aku memberikan kartu nama ku bukan untuk hal yang negatif, tapi agar kamu bisa meluapkan semua dalam sebuah cerita. Aku tidak mungkin mempunyai perasaan terhadap mu Fabian apalagi kamu yang setatus nya sudah menikah."


Veronica pun meninggalkan tempat kerja dan dia pun seperti biasanya menunggu taksi untuk pulang.


Fabian tidak memikirkan tentang kartu nama tersebut dia memilih untuk langsung masuk ke dalam mobil nya.

__ADS_1


"Apakah maksud dari Veronica memberikan kartu nama ini kepada ku yaa, sangat bahaya sekali jika sampai Aliyaa mengetahui nya."


Fabian menyembunyikan kartu tersebut di dalam mobil nya, dan di perjalanan menuju ke rumah nya Fabian merasa tidak nyaman sekali dia berpikir pertengkaran apa lagi yang akan terjadi di rumah tangga nya malam ini.


Fabian turun dari mobil nya dan Aliya mengintip kedatangan suami dari kaca jendela kamar nya.


"Akhirnya dia pulang juga, ingin aku pertanyaan tentang masalah Veronica tadi."


Fabian merasa sangat lelah sekali dia pun memilih untuk menyenderkan tubuhnya ke sofa sambil memejamkan mata nya.


Aliya pun menghampiri Fabian dia yang tidak bisa melihat kondisi Fabian yang sedang capek pulang kerja.


"Tadi aku bertemu dengan Veronica di toilet, kok bisa yaa seorang karyawan bisa berlama-lama di toilet di saat jam kerja bukan istirahat."


Fabian pun langsung terbangun ketika mendengar suara Aliyaa yang terdengar sangat kencang sekali.


"Dia sudah mengerjakan pekerjaan makanya dia bisa pergi ke toilet, dan hasil pekerjaan nya pun bagus tidak ada yang salah."


Menurut perkataan Fabian, Aliyaa merasa jika suaminya itu membela Veronica.


"Apakah kamu membela nya,? aku rasa kamu harus menegur nya karena bagaimana jika karyawan yang lain melakukan hal sama seperti Veronica."


Fabian pun langsung berdiri dari tempat duduk nya.


"Suami mu ini baru pulang bekerja Aliyaa,? kenapa setiap hari selalu saja ada perdebatan di rumah tangga ini. Dan selalu saja membahas tentang Veronica kenapa di mata kamu itu Veronica selalu salah sedang aku dan Veronica hanya sebagai Bos dan sekertaris saja tidak ada yang lain."


Aliya pun langsung terdiam ketika mendengar perkataan Fabian, karena tidak mau ribut kembali Fabian memilih untuk keluar dari rumah nya.

__ADS_1


Fabian merasa tidak nyaman sekali dan memilih untuk pergi menenangkan pikiran dan perasaan nya.


__ADS_2