
Miranda di perbolehkan untuk masuk ke dalam hanya Miranda saja karena Aliyaa yang hanya menyebutkan nama Mama nya.
Siska memilih untuk diam di luar dia menunggu kabar dari Miranda yang masuk ke dalam.
"Semoga saja Aliyaaaa tidak ada kendala apapun yaa, dan lebih baik tentang perkataan Dokter tadi tidak usah di beritahukan kepada Aliyaa."
Siska merasa sangat gugup sekali dia berdoa yang terbaik untuk kesehatan Aliyaa.
Miranda melihat Aliyaa yang masih sangat lemah sekali dia mencium kening Aliyaa.
"Mama, akhirnya aku bisa melaksanakan operasi dengan selamat."
Suara Aliyaa terdengar sangat bergetar sekali sehingga membuat Miranda menteskan air mata nya di hadapan Aliyaa.
"Mama, kenapa Mama menangis. Aku tidak apa-apa Mam aku baik-baik saja kan dan aku akan proses pemulihan untuk sembuh."
Miranda mencium tangan Aliyaa dia seakan tidak tahu harus berkata apa kepada Aliyaa.
__ADS_1
"Hmmmm, ini sayaaaaang. Kamu pulang ke rumah saja yaa selama kamu pemulihan yaa kamu harus mengikuti apa yang Mama katakan yaa semuanya demi kesehatan kamu."
Aliya sebenarnya ingin sekali menayakan suami nya, tapi Aliyaa mengetahui jika Fabian sekarang sedang marah besar kepada nya.
Aliya memilih untuk diam karena yang dia butuhkan sekarang adalah kasih sayang bukan sebuah perdebatan.
"Iya Mam aku akan pulang ke rumah sampai aku sembuh total atau selamanya aku akan tinggal di rumah itu."
Miranda merasa sangat terkejut sekali ketika mendengar perkataan Aliyaa, jika Aliyaa tidak mau tinggal bersama dengan Fabian itu tandanya akan terjadi sesuatu dengan hubungan mereka berdua.
"Sayaaaaang, suami kamu Siska dan Rendy ada loh di sini mereka semua menunggu kamu di luar."
"Suami ku datang ke sini,? apakah dia marah besar kepada ku Mam ? karena aku yang merahasiakan semuanya ini dari nya."
Aliya merasa sangat lemas sekali jika harus memikirkan hal tersebut.
"Aliya sudah yaa jangan bahas itu karena semuanya sudah terjadi, sekarang Mama merasa sangat beruntung sekali ketika kamu yang berhasil melakukan operasi. Kamu jangan memikirkan dia kesal dia marah dan lain-lain sekarang yang kamu pikirkan adalah kamu sembuh dan bisa beraktivitas kembali seperti dulu yaa."
__ADS_1
Miranda hanya bisa memberikan semangat untuk Aliyaa, dia tidak mau Aliyaa menjadi banyak pikiran dan membuat kondisi semakin tidak menentu.
"Iya Mam, aku sekarang akan lebih fokus pada kesehatan ku saja."
Miranda pun melihat ekpresi wajah Aliyaa yang sudah mulai bisa tersenyum.
"Selalu senyum yaa sayaaaaang, sehat selalu. Semoga ini adalah yang terakhir kamu membuat Mama panik."
Aliya menganggukkan kepalanya dan Miranda di persilahkan untuk keluar kembali karena Aliyaa belum bisa untuk banyak bicara dan harus istirahat kembali.
Miranda pun keluar dia langsung di sambut oleh Siska.
"Bagaimana Tante kondisi Aliyaa,? dia baik-baik saja kan Tante Aliyaa tidak mengalami apapun gitu."
Siska terlihat sangat hawatir sekali dan Miranda pun langsung merangkul Siska.
"Sekarang kamu yang harus membuat Aliyaa tersenyum, kamu yang harus membuat Aliyaa semangat yaa. Karena sekarang mungkin kamu adalah orang yang di cari oleh Aliyaa. Aliya tidak akan pernah mau menceritakan semuanya kepada Mama tapi dia pasti mau menceritakan semuanya kepada kamu Siska Aurora."
__ADS_1
Miranda berharap banyak dengan kehadiran Siska untuk Aliyaa.