Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode *191*


__ADS_3

Irfan menghampiri Siska dia ingin mengetahui apa yang membuat Siska seperti gelisah.


"Siska apakah kamu baik-baik saja,? kamu sedang melihat apa?."


Siska memperhatikan Dokter El-Rivan yang masih duduk dengan handphone nya.


"Aku melihat Aliyaa datang ke sini dia bertemu dengan Dokter El-Rivan tapi kenapa pertemuan sangat singkat sekali Aliya yang seperti sedang terburu-buru sekali."


Irfan pun memperhatikan Dokter El-Rivan yang di maksud Siska.


"Apakah pikiran mu negatif terhadap mereka berdua, tidak mungkin kan Aliyaa mempunyai hubungan spesial dengan Dokter tersebut? sedangkan posisi Aliyaa yang sekarang sangat overprotektif terhadap Fabian dan Veronica."


Siska pun langsung menatap wajah Om Irfan ketika mengatakan hal tersebut.


"Apakah ini sebuah balas dendam untuk Aliyaa terhadap Kak Fabian juga, tapi Kak Vero itu sangat baik sekali dia tidak mungkin menjadi pelakor diantara mereka berdua."


Irfan pun meninggalkan Siska, karena banyak yang ingin melakukan pembayaran.

__ADS_1


Irfan memperhatikan Dokter El-Rivan dia pun memilih untuk menyimpan uang di meja karena melihat antrian yang sangat panjang sekali.


"Kisah cinta Aliyaa dan Fabian yang sangat rumit sekali yaa, bagaimana dengan akhir cerita cinta mereka berdua."


Irfan memilih untuk kembali ke ruangan nya, dia melihat Siska yang sudah berkerja dengan sangat baik sekali.


***


Aliya memilih untuk di antarkan ke rumah nya, dia pun memikirkan tentang program kehamilan tersebut.


"Apakah aku bicarakan ini dengan suami ku yaa, hmmmmm aku rasa tidak perlu biarkan saja aku yang berjuang keras sendiri karena memang di sini aku yang bermasalah."


"Sebenarnya aku yang sekarang harus fokus dengan program kehamilan ku, tapi aku yang tidak bisa melupakan Siska."


Aliya mengeluarkan handphone nya, dia ingin menghubungi Siska kembali tapi dia juga tidak mau mengganggu Siska yang mungkin ini menyendiri terlebih dahulu.


Aliya pun akhirnya sampai di depan gerbang rumah nya, dia pun berjalan masuk dan memberitahu suaminya.

__ADS_1


*Aku sekarang sudah pulang ke rumah kita karena besok aku yang mulai kuliah*


Fabian yang membaca pesan dari Aliyaa, dia berharap jika mereka berdua tidak ada lagi perdebatan antara mereka berdua.


Fabian merasa sangat binggung sekali dia harus membalas apa dia hanya memandangi handphone nya dan membuat Veronica memperhatikan nya.


"Seperti nya handuk mu itu bergetar ada pesan masuk."


Fabian pun mulai berani berbicara dengan Veronica.


"Iya pesan masuk dari Aliyaa, tapi aku merasa binggung harus membalas apa karena aku yang tidak mau ada perdebatan antara kita berdua."


Veronica pun memilih Fabian sekarang yang mencoba untuk berhati-hati kepada istrinya tersebut.


"Bagaimana dengan mengajak makan malam yang romantis,? atau melakukan honeymoon kembali agar lebih dekat seperti dulu."


Fabian merasa setuju dengan apa yang di sarankan oleh Veronika tapi itu saya tidak mungkin terjadi.

__ADS_1


"Tidak mungkin ada honeymoon di saat aku yang sibuk dengan pekerjaannya ku dan Aliya yang sibuk dengan kampus nya. Aliyaa yang menginginkan untuk bisa menjadi seorang Dokter Specialis Anak dengan cepat dia adalah anggota yang tangguh dan pejuang keras."


Veronica melihat Fabian seperti tertekan untuk menjalankan perusahaan ini, tapi yang tidak di jadikan pemimpin perusahaan ini sedangkan pekerjaan nya dan tanggung jawab nya sangat besar sekali untuk perusahaan ini.


__ADS_2