Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2

Wanita Kesepian (Pecinta Brondong) Season 2
Episode #256#


__ADS_3

Rendy yang sudah merasa selesai dengan apa yang sudah di perintahkan oleh Mama nya dia pun langsung mengirimiku pesan kepada Mama nya.


*Aku sudah bertemu dengan Bianca dan sudah memberikan kalung berlian dan juga sudah 30 menit aku mengobrol dengan nya dan aku pun langsung pergi*


Bianca terus saja memperhatikan Rendy.


"Seperti nya dia melakukan ini semua demi Mama nya, dia mempunyai masa lalu tapi dia tidak tahu masa lalu nya seperti apa."


Bianca memasukkan Kalung berlian ke dalam tas dan memegang erat bunga yang sudah di berikan Rendy kepada nya.


Rendy masuk ke dalam mobil nya, dia berniat untuk pergi ke Apartemen Veronica.


*Aku tidak pulang ke rumah, aku ingin menginap di Apartemen Kak Vero*


Kania yang membaca pesan dari Rendy dia merasa pertemuan Rendy dengan Bianca hambar tidak berkesan.


Kania pun lebih memilih untuk bertanya kepada Bianca.


*Bianca bagaimana pertemuan dengan Rendy,? apakah kamu menyukai anak saya*

__ADS_1


Bianca yang berniat untuk menyalakan mesin mobil nya dia pun langsung mengambil handphone nya.


"Oh, sudah ku duga ini pasti dari Tante Kania."


Bianca merasa bingung dia harus menjawab apa karena pertemuan itu sangat datar sekali.


*Terimakasih banyak atas kalung berlian ya Tante Kania dan Rendy pun memberikan aku bunga, untuk pertemuan malam ini kita hanya saling berkenalan nama saja*


"Seperti Rendy masih belum membuat Bianca tertarik kepada nya, Rendy harus bisa berusaha untuk mendapatkan perasaan Bianca."


Kania memikirkan bagaimana cara lagi agar mereka berdua bisa dekat dan saling mengenal lebih jauh lagi.


Kania tidak mau jika nanti ingatan Rendy kembali di saat mereka berdua belum menikah.


Dia merasa sangat bersalah sekali ketika dia yang sudah bertemu dengan Bianca dan bahkan memberikan bunga untuk Bianca.


"Siska aku tidak tahu kenapa aku merasa sangat bersalah seperti ini, maafkan aku jika aku yang sudah bertemu dengan wanita lain."


Rendy merasa ingin secepatnya sampai di Apartemen kakak perempuan, dia menakan bell tapi tidak ada yang membukakan pintu untuk nya.

__ADS_1


"Seperti nya Kak Vero sedang keluar yasudahlah lebih baik aku bertemu dengan Fabian."


Rendy pun menekan tombol bell dan Fabian dengan cepat dia langsung membuka pintu tersebut.


"Rendy silahkan masuk."


Fabian melihat Rendy yang sangat rapih dan harum sekali.


"Bagaimana pertemuan nya,? apakah sukses?."


Rendy pun sampai memejamkan mata nya dia merasa sangat tidak nyaman dengan pertemuan tersebut.


"Bianca adalah seorang pebisnis muda, dia sangat cantik sekali dan aku merasa aku tidak cocok dengan nya. Karena dia bukan tipe wanita sederhana dia tipe wanita mahal."


Fabian merasakan jika dia ada di posisi Rendy.


"Jika bersama dengan nya, jujur yaa aku nggak mampu memenuhi kebutuhan nya. Tadi saya hanya untuk pertemuan Mama memberikan dia kalung berlian seharga 2 Milyaran."


Fabian begitu sangat terkejut sekali mendengarnya hal tersebut.

__ADS_1


"Dan aku pun mengatakan hal jujur jika aku yang mengalami amnesia, aku tidak tahu apakah ada wanita di masa lalu ku. Tapi ketika aku menayakan hal tersebut Siska bilang bukan aku ayah dari anak biologis itu."


Fabian merasa jika Siska yang menginginkan Rendy yang membaca ingat bukan untuk menanyakan.


__ADS_2